
Arya masih membujuk Aditya agar segera meredam amarahnya " Sudah brow, jangan kau hiraukan dia, dia itu tak mengerti masalahmu "
Arya menepuk -nepuk pundak Aditya
Sedangkan Arjuna langsung beranjak keluar meninggalkan ruangan karena ia bukan tipe orang yang hobi terlibat konflik gara -gara masalah yang tidak penting
" Ah sudahlah, kau tak mengerti perasaanku. kau tau dari mana aku disini"
Aditya terdengar marah sekali
" Santai aku tau dari papa mu dia menelponku untuk menemanimu di sini "
Tak berapa lama rombongan keluarga Aditya dan keluarga Ana datang semua tampak bahagia menantikan kelahiran anak Adity dan Ana apa lagi kedua orang tua Aditya dan oma Rita mereka sangat menantikan sekali kelahiran cucu dan cicit pertama keluarga mereka ,tentu saja pewaris tunggal Bratawijaya grup
" Aditya " Mama nya langsung memeluk Aditya
" Maamaa..... " Aditya langsung menangis di pelukan mamanya seperti anak kecil
" Dit kenapa kau menangis tenanglah Nak, " Ibu Ana pun mendekati nya
" Iya menantu kau tak perlu menanagis Ana akan baik -baik saja di dalam sana"
__ADS_1
" Iya bu tapi Adit takut sekali melihat darah yang keluar dari perut Ana lagian ini kan belum sembilan bulan bu usia kandungan Ana oaaaaaaaa..... huhuhuhuhu "
Aditya kembali menangis Arya yang iseng mengeluarkan ponsel miliknya lalu merekam kelakuan Aditya yang menangis meraung-raung
Siska melihat apa yang di lakukan Arya, dan menepuk pundaknya
" Hey kak Arya kau benar -benar sudah gila rupanya ,lihatlah kelakuanmu itu kau mengambil kesempatan dalam kesedihan temanmu "
Arya menoleh kearah Siska " Bukan urusanmu lebih baik kau urus saja suamimu yang berada di luar sana "
Arya menjawab dengan jutek Siska hampir naik pitam ia ingin segera menjawab perkataan dari Arya untung saja salah satu Dokter keluar dari ruangn operasi
Semua wajah orang disana mendadak tegang kecuali Arya yang sibuk tertawa melihat video rekaman Aditya yang meraung -raung cemas
" Saya Dok ada apa "
Aditya yang berbicara terbata- bata langsung berdiri dengan tegap meski hatinya sudah tak karuan
" Permintaan istri anda ia ingin suaminya ikut menemaninya di dalam ruangan "
" Awwwwwww" Aditya mendadak lemas ia langsung memegang perutnya seperti orang yang sedang kesakitan, langsung terduduk di lantai
__ADS_1
" Aduh Dok, mama ... mama kenapa perutku mendadak sakit sekali seperti ini " Aditya menungging -nungging di lantai dengan mata merem melek dan bibir yang di gigitnya
Arya semakin cekikian tertawa masih dengan merekam keadaan Aditya, berbeda dengan keluarganya dan orang tua Ana mereka sangat panik melihat keadaan Aditya
" Dok tolong segera anak saya ini kenapa "
Mama nya yang paling panik,
Sepupu Aditya juga keluar dari ruangan
" Kau masuklah kedalam biar aku di sini sementara "
Dokter pertama masuk
" Paman,bibi, kalian tak perlu khawatir dengan Aditya ia hanya mengalami apa yang di rasakan seorang ibu yang hendak melahirkan. itu sering terjadi pada beberapa orang suami pada umumnya ,jangan khawatir "
Memegang Aditya yang masih saja menungging " Sepupu kau terpaksa aku tandu kedalam karena permintaan istrimu kau harus di sampingnya "
Aditya sebenarnya tak mau masuk karena ia sangat takut., tapi sekali lagi ia tak bisa berbuat apa -apa saat sepupunya menandunya masuk kedalam ruangan
" Suster, tolong bawa tuan Aditya kedalam "
__ADS_1
Dua orang perawat jaga siap membawa Aditya masuk kedalam
Tatapan mata Aditya pada Arya yang seolah meminta tolong malah semakin membuat Arya tertawa terpingkal - pingkal