Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 48


__ADS_3

" Kau kenapa ?


Dimas tampak heran melihat Siska yang dari tadi mondar - mandir seperti orang yang sedang cemas


" Siska !!


" Kak Dimas ,


Apa penting aku memberi tau kak Dimas , aku tak yakin Ana lebih bahagia dengan Aditya jika aku memberitahu Dimas maka ia akan cemas , justru akan membuat kakakku ini semakin luka , ditambah lagi ia belum mengetahui jika Ana sedang mengandung anak Aditya


" Kau kenapa cepat ceritakan ,


Dimas menatap Siska dengan menyelidik untung saja Dimas baru pulang ntah dari mana dia baru pulang selarut ini


" Aku hanya mengantuk kak,


Ponsel Siska terjatuh dari tangannya


Dimas mengambil ponsel Siska


Dengan cepat Siska merebutnya dari tangan Dimas . ia takut Dimas membuka ponselnya yang berisi banyak pesan ke ponsel Ana yang tidak terkirim sampai saat ini


Untunglah kak Dimas tidak ada di rumah saat Aditya dan Arya datang kemari tadi maafkan aku kak , aku terpaksa tidak memberi tahumu untuk menjaga hatimu agar lukanya tidak bertambah dalam.


Siska berlari kedalam kamar lalu menutup pintu


.....


Aditya membuka pintu kamar ia melihat Ana sedang tertidur pulas sambil membuka mulutnya dengan baju yang juga terbuka seperti sedang menantang jagoan kecil miliknya


" Dia benar - benar ceroboh sekali tidur dengan posisi seperti itu , untung saja kau bertemu denganku


berterimakasihlah padaku


Aditya mendekat kearah Ana , ia melihat pakaian Ana tersingkap hingga kelihatan bagian perutnya


Aditya menaruh telinganya di atas perut Ana


" Anakku apa kau mendengarku


kau baik - baik saja kan disana


Woy baru dua minggu woy yang suara detak - detak cinta dari hati Ana yang kau dengar itu aku bahkan sedang berjuang untuk menjadi segumpal daging tuan Aditya


" Kau lihat kan perempuan itu , dia masih saja tertidur dengan mulut yang ternganga


benar - benar memalukan sekali kelakuannya


Ana merasakan sesuatu yang berat sedang berada diatas perutnya membuat ia terbangun dari mimpi indahnya


" Hey apa yang sedang kau lakukan diatas perutku ?


Ana berteriak


Aditya menoleh kearah Ana


" Kau diam sajalah jangan terlalu berisik aku hanya ingin mendengarkan apa yang sedang ia lakukan didalam perutmu


Ana merasa heran melihat tingkah Aditya yang semakin hari semakin Aneh saja


Apa dia sudah gila ? bagaimana mungkin ia dapat mendengar suara sedangkan usiw kandunganku baru dua minggu

__ADS_1


Ana menaruh tangannya di kening Aditya


" Kau tidak sedang sakit


Aditya langsung berhenti dan kembali berdiri seolah ia baru menyadari kekonyolan yang ia lakukan pada Ana .


Dia berpikir aku sedang sakit panas , berani sekali dia


" Cepatlah kau mandi , lihat bentukmu itu sudah berantakan , apa yang kau lakukan semalaman di kamar ini malam tadi ha ?


Cepatlah kau mandi lama - lama kau seperti ini membuat niatku bisa berubah kepadamu


" Aku hari ini sudah libur tidak ada ujian dikampus


Ana berbicara dengan sangat manja ia berharap Aditya akan mengiba padanya


" Aku hari ini juga tidak masuk kerja , apa kau mau menemaniku untuk mencari sesuatu


Aditya sedang berencana untuk mengajak Ana berjalan - jalan kerumah mertuanya , ia ingin melihat bagaimana raut wajah Ana kena marah oleh orang tuanya karena sudah mencoba kabur darinya


" kau sudah rapi sekali , apa kita akan pergi berdua saja ?


" Tidak kita akan membawa seluruh pelayan.


Ana terdiam mendengar ucapan dari mulut Aditya


" Sungguh polos dan ***** itu sangat tipis


Cepatlah kau mandi aku menunggumu dibawah


Ana bersiap dengan memakai celana jeans dan baju casual


Aditya kaget melihat body yang tercetak sangat jelas jika Ana menggunakan celana jeans tersebut


Ana merasa sangat sakit mendengar ucapan yang keluar dari bibir Aditya


" Jadi siapa yang cantik


Ana terlihat tidak bersemangat


" Kalau begitu aku tidak jadi pergi ,


" Kau mau ikut atau tidak


Aditya menekankan suaranya


Dengan kesal Ana ikut berjalan dibelakang Aditya


" Ayo naik


Aditya mengendarai motor harley davidson miliknya


Ana melihat tempat duduknya sangat kecil dan sempit sekali


" Bagaimana aku mau duduk ,


" Tentu saja dibelakangku ini kenapa kau malu duduk dibelakangku , hey kau lihat diperutmu itu bukti kalau kau sudah tidak punya malu dihadapanku


Ana memanyunkan bibirnya


karena apa yang dikatakan Aditya itu memang benar hanya saja dia merasa sangat canggung jika harus naik motor berdua dijalanan dan harus dilihat banyak orang

__ADS_1


" Arya mana ?


" Kenapa kau menanyakannya , ingat ya kau tidak boleh menanyakan lelaki lain selain aku


cepat berpeganganlah padaku


Ana masih saja tidak mau memeluk Aditya dengan terpaksa Aditya membawa ngebut motor tersebut lalu mengerem mendadak


" Aditya berhati - hatilah


" Kau mau memelukku atau tidak. atau kau hanya ingin naik motor berduaan dengan Dimas saja


Aditya sengaja mengajak Ana untuk naik motor ,karena ia tanpa sengaja pernah membuntuti Dimas dan Ana yang sedang berboncengan meski Ana tak memeluk Dimas tapi Aditya melihat mereka berdua sangat mesra mengobrol diatas motor tersebut , seperti janjinya ia akan mengeluarkan secara paksa siapapun yang berada dalam hati Ana


" Dari mana kau tau jika aku pernah naik motor bersama Dimas , Tanya Ana heran


Aduh kacau kenapa kau ceroboh sekali Aditya bagaimana jika Ana tau kau pernah membuntutinya dan Dimas malam itu sampai kerestoran


" Aku menebaknya saja , jadi betul ya


Aditya pura - pura membalikkan pertanyaan kembali


" Tidak penting


Aditya melajukan motornya mau tidak mau Ana harus memeluknya meski tidak munafik perasaan Ana sebenarnya sangatlah nyaman dan senang saat bisa memeluk Aditya


Rasanya senyaman ini memeluknya aku bahkan sangat egois ingin memilikimu seutuhnya masa bodoh dengan Amanda


Ana meletakkan kepalanya dipunggung Aditya


" Nyaman kan ,


Sudah kukatakan kau akan menyukainya


" Kau ini cerewet sekali , sebenarnya kita mau kemana sepagi ini


Aditya tidak menjawab pertanyaan Ana ia merasa sangat senang melihat Ana memeluknya


.


Mereka berhenti dilampu merah


Rupanya Dimas juga berhenti dilampu merah yang sama enatah dari mana ia sepagi ini menggunakan motor ninja miliknya dan memakai jaket kulit berwarna coklat muda itu


Dimas tak sengaja menoleh kesamping


ia melihat Ana sedang memeluk Aditya dengan mesra diatas motor yang dikendarai oleh Aditya


Rasa sakit masih tampak tertancap jelas dari mata Dimas


Ana dan Aditya tak menyadari kehadiran Dimas didekat mereka


bayangkan saja perempuan yang selalu ia bela saat pertama masuk kuliah ternyata Ada dihadapannya memeluk laki - laki yang merupakan sahabat baiknya


memang Aditya adalah suaminya tetapi bukankah Aditya dari awal tidak mencintainya


Sebuah mobil melaju dengan cepat menerobos lampu merah hingga tak sengaja menyenggol Dimas yang dari tadi hanya memandang kearah Ana


Semua orang terkejut melihat kearah motor yang terjatuh termasuk Ana dan Aditya


Helm Dimas terlepas dari kepalanya

__ADS_1


Ana menoleh kearah suara tersebut


" Kak Dimas , Ana langsung berteriak dan turun dari motor


__ADS_2