Lelaki Angkuh Itu Jodohku

Lelaki Angkuh Itu Jodohku
Part 2


__ADS_3

Aditya buru - buru pulang ke Apartament berharap, bisa melihat Anastasya


Aditya membuka pintu,


Ana pun terkejut melihat Aditya pulang secepat itu,


Tetapi Ana tak berbicara sama sekali


Ia benar - benar tak memperdulikan Aditya.


" Tumben dia belum tidur jam segini ?


Dia sedang menulis Apa?


Aditya penasaran apa yang sebenarnya sedang dikerjakan Ana,


Karena biasanya kalau ia pulang Ana sudah tertidur dikamar.


Ia melihat Ana menggulung - gulung kertas yang ia tulis.


" Sudah selesai !


Besok , aku akan pergi berdua Siska ihiyy...


Ana benar - benar , tak memperdulikan kedatangangan Aditya,


Sesuai permintaan Aditya, Ana melakukan semuanya,


Sebelumnya kan ia selalu memasak dulu,


Menyambut Aditya pulang walaupun hatinya tidak senang.


Dia benar - benar , tidak menyapaku sama sekali,


Padahal dengan melihatnya saja , hatiku bergetar,


"Adityaaa,,, sadar ! ngomong apa kamu!


Jangan bilang kau jatuh cinta padanya !


Tidak, itu tidak mungkin...


Ana melihat Aditya yang sedang melamun,


Lalu mencoba mencolok kedua bola mata Aditya dengan tangannya secara perlahan


"Apaan sih?!


Aditya memukul tangan Ana.


"Bagaimana hubunganmu dengan Amanda ?


Sudah mulai ke jenjang yang lebih serius ya?


Apaa ? Dia menanyakan hubunganku dengan Amanda?


" Tentu saja , kami sangat bahagia.


Aditya memaksakan senyumnya.


"Baguslah kalau begitu,


Baiklah selamat tidur,


Ana langsung menarik selimutnya.


Heyy , Anastasya ? kau !"


Apaa kau, hanya berkomentar itu saja !


Aditya tak bisa memejamkan matanya, karena begitu kesal dengan sikap Anastasya.


Ia tak habis pikir mengapa Ana, hanya bersikap sesantai itu.


Hey Aditya sadarlah ? kau ingin Ana bersikap


seperti apa?


jangan bermimpi terlalu tinggi, Lihat dirimu


bukankah kau , sudah mendapatkan semuanya.


Ayo lah, dia hanya bonekamu


Kau tak ingin berharap lebih kan ?


Aditya tetap tak bisa tertidur, ia pun sangat resah, membolak - balikkan posisi tubuhnya,


Lalu melihat keaarah Ana yang sudah tertidur sangat pulas.


Sedang tidur saja dia sangat cantik ?!


"Astaga , Apa - apaan ini !


Aku sama sekali tidak teripikir Amanda,


Aditya lalu berdiri dan menghidupkan televisi,


Dan tertidur disana.


****


Tak terasa Hari sudah pagi,


Ana buru - buru untuk berangkat kekampus


Ia melihat Aditya tertidur didepan televisi.


Ana sempat berpikir untuk membangunkan Aditya.


Ana hendak menyentuh , Aditya.


lalu,tiba - tiba,


Tangan Ana ditarik Aditya kedadanya.

__ADS_1


"Please, jangan tinggalkan Aku !


Aku mohon, aku mencintaimu.


Ana terkejut mendengar, kata - kata yang


keluar dari mulut Aditya,


Muka Ana langsung terdiam dan memerah seketika.


Tidak Ana, tidak..


Dia hanya mimpi, ya didalam mimpi itu pasti


ia mengingat Amanda,


Kau jangan lemah, ingat dengan semua yang ia ucapkan,


Ia tak akan pernah mencintaimu,


Dia hanya menganggapmu bonekanya.


cintanya hanya Amanda.


Ana cepat - cepat menarik tangannya


Ia melihat Aditya masih tertidur pulas,


"Benar kan, dia bermimpi !


Untunglah !


Ana langsung mengelus dadanya.


Lalu mengambil tasnya, untuk segera pergi kekampus,


Didalam perjalanan menuju kampus, ia masih membayangkan , kata - kata Aditya tadi,


benar - benar membuat ia merasa sangat terpesona


Pantas saja pikir Ana, Amanda menyukai Aditya,


Ia pasti begitu romantis jika berada dekat Amanda


Sudah lah Ana, kau jangan bermimpi


Ingat kau hanya Boneka , yang sebentar lagi akan dilepas oleh Aditya,


Ana langsung turun dari taksi ,


Ia sudah ditunggu oleh dimas di gerbang kampus.


Dimas memberikan Ana setangkai bunga Mawar merah


"Apa ini?


"Untukmu yang istimewa.


Ucap Dimas penuh cinta.


Ana jangan sampai Dimas mencintaimu


Ini bisa bahaya, karena saat ini aku tidak mau


membuka hatiku , untuk siapapun..


Aku tak ingin membuat hatinya terluka, terlebih ia adalah kakak teman baikku.


Dimas tampak begitu bahagia membuat Ana.


semakin tak enak saja.


Tak disangka, rupanya Aditya sudah berada dikampus.


Hah, Anak itu sudah ada dikampus, bukankah tadi ia masih tertidur sangat pulas.


Ana berusaha menghindari Aditya,


Sepertinya Dimas tau itu , mereka pun memutuskan untuk lewat jalan didepan lapangan basket, meski berarti mereka harus memutar arah.


*Hmm Ana benar - benar , sudah tidak ingin lagi bersamaku,


Apa perjanjian itu harus ku ubah teksnya,


Agar ia bisa lebih patuh dariku?


Hey !! Aditya bangunlah,


Kau ingin Ana dekat dengan mu juga,


Amanda juga tak ingin kau lepaskan!


Kau benar - benar serakah Aditya*.


Amanda menghampiri Aditya dan meminta , Aditya mengantarkan ia kedalam ruangan kelasnya,


Tampak oleh Aditya Ana pun sudah berada didalam kelas,


Ana tampak sedang sibuk mengerjakan tugas.


Karena buku - buku berserakan diatas mejanya,


Lalu Amanda menarik tangan Aditya kedalam kelas,


Tentu saja seluruh mahasiswa dikelas itu,


Semuanya memandang mereka , tidak tau , apa tujuan dari Ana tersebut.


"Dit, aku dikelas duduk disini loe disamping dia !


Menunjuk kearah Ana.


Ana masih tak perduli karena tugas didepannya begitu banyak.


"Ana, an.. kenalin ini, pacar aku ?

__ADS_1


Pacar sejak kapan aku mengajakmu balikan


kita hanya menjalankan atas dasar suka sama suka Amanda.


Ana melihat kearah Amanda, ia juga melihat Aditya.


Apa - apaan mereka, berada didepanku,


Apa maksudnya?


"Oh, iya.. Amanda.


Ana memandang wajah keduanya dan tersenyum dengan memperlihatkan giginya.


Aditya langsung berlari keluar ruangan tersebut,


Amanda langsung keluar


"Dit, kamu kenapa keluar, ?


"Ngapain juga pake acara dikenalin sama temen kamu itu siapa?


"Ana, Anastasya debora, quenn kampus tahun ini,


Mahasiswi tercantik angkatan tahun ini dan juga sekaligus Mahasiswi berprestasi ?


"Aditya ? hey..


Amanda menjentik jarinya ke wajah Aditya.


"Ia panggilannya Ana?


Apakah kau mengenalnya?


Sepertinya Amanda mulai curiga, dengan Anastasya dan juga Aditya,


Yah mungkin saja Amanda sudah banyak mendengar cerita Ana dari Marisa.


*Tentu saja Amanda, dia istriku, nyonya Aditya kusuma.


Hah ? Puas apakah kau tau itu ?


terus kau mau apa dariku ?!


Mau menjauh dariku oh silakan !!


Upps Aditya, sadarkah apa yang kau pikirkan?


di depan mu ini Amanda loh?


Bukan kah dia cinta pertama kamu*.


"Terus kenapa kalau dia paling cantik dan


pintar ?


Apa urusannya denganku.


"Kau yakin tak ada hubungan dengannya?


"Ya tidak mungkinlah, lagian apa urusanku dengannya.


"Oke , baiklah.


Dari kejauhan Ana melihat Aditya dengan Amanda,


masih berdiri diluar ruangan.


"Apa yang sedang mereka lakukan diluar sana.


Ana mendongakkan kepalanya untuk melihat mereka lebih jelas.


Ana kenapa kau melihat keluar ruangan


ayo menunduklah,


Aku mohon !


Amanda sudah mulai mencurigaimu,


Aku takut ini semua akan terbongkar,


kau tidak mengenal seberapa bahayanya


Amanda.


Amanda pun langsung masuk kedalam ruangan kuliah,


dan duduk kembali disamping Ana,


Ana yang sedang pura - pura sibuk


diajak Amanda berbicara.


"Ana kamu udah punya pacar nggak?


Aneh kenapa dia tiba - tiba bertanya , itu kepadaku.


Apakah Aditya menyuruhnya?


Ana menggelengkan kepalanya.


"Aku nggak pernah pacaran ?


"Ah bohong, masa iya sih ?


Tapi kamu masih perawan kan ?!


Dengan berbisik Amanda mengatakan itu.


Ana langsung terbatuk - batuk.


Ia harus menjawab apa.


Untunglah pembicaraan mereka terhenti, Dosen mata kuliah sudah masuk.

__ADS_1


__ADS_2