Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
Selalu Rindu


__ADS_3

Pagi hari Dira menghampiri Rai yang masih tertidur di kamar tamu.


" Sayang, bangun, sudah siang nih.. katanya mau kerja? " Dira menepuk pelan tubuh Rai yang masih saja memejamkan matanya.


" Heeemmm," Rai perlahan membuka matanya dan melihat Dira yang sudah duduk di ranjang, di tarik nya tangan Dira sampai Dira tersungkur di pelukan nya.


"Kangen," ucap Rai sambil memeluk tubuh Dira yang berada di atas tubuhnya.


"Sudah yank, sudah siang nanti kamu terlambat, mama udah sudah nunggu di meja makan tuh," sahut Dira yang mencoba melakukan pelukan Rai tapi Rai semakin memeluk nya erat.


" Bentar lagi, cium dulu donk," pinta Rai.


" Dira.. sayang, rayyan mau susu nih," terdengar suara mama Rai yang semakin mendekat membuat Dira bergegas melepaskan pelukan Rai.


" Sayang, rayyan mau nyusu nih," ucap mams Rai yang menghampiri Dira di kamar dan memberikan bayi nya.


" iya mah," Dira segera memberikan asi pada bayi mungil nya.


" Yaudah, habis ini langsung sarapan ya," ucap mama Rai yang langsung meninggalkan kamar.


" Haus ya anak papa.. papa juga haus nih mau susu mama juga," goda Rai seraya mengusap lembut rambut bayinya.


" iiisshh.. apaan sih.. udah sana mandi," sahut Dira gemas.


Rai terkekeh geli dan mencium gemas pipi Dira lalu bergegas mandi, sarapan lalu ke kantor seperti biasanya.


Sampai siang hari Rai masih sibuk dengan perkerjaan nya,Rai beberapa kali melihat foto bayi nya di handphone nya di sela sela perkerjaan nya.


Lucu banget sih.. jadi pengen video call, tapi kerjaan masih numpuk lagi. gerutu Rai yang tampak dilema.


Rai tersenyum tipis melihat foto bayi mungilnya, ada perasaan aneh yang di rasakan nya, seperti ingin sekali rasanya dia pulang dan kembali bertemu bayi nya. Rai kembali tersenyum tipis mengingat dia


sebelumnya memang tidak menyukai anak kecil dan bayi tapi sekarang rasanya dia sangat merasakan rindu pada bayi nya meskipun baru tadi pagi meninggalkan nya.


Sampai jam istirahat tiba Rai bergegas menuju meja kerja Nanda.


" Kerja mulu kaya kuda, makan yuk, laper gue, " ucap Rai saat sudah di depan meja kerja Nanda.


" Yaudah yuk." Nanda beranjak dari kursi kerjaannya dan berjalan beriringan dengan Rai menuju cafe dekat kantor nya. Tak lama mereka duduk dan memesan makanan di sana.


Rai mengeluarkan handphone nya, dan menghubungi seseorang.


" Telepon siapa loe? " tanya Nanda saat melihat Rai seperti hendak video call.

__ADS_1


" Telepon anak gue lah,"


" Emang anak loe udah bisa ngomong, loe telepon? " ledek Nanda.


" Berisik loe, udah diem gue mau liat anak gue yang ganteng," sahut Rai yang tersenyum saat Dira mengangkat telepon nya dan tampak sedang menggendong bayi nya.


Nanda hanya tersenyum tipis mendengar obrolan Rai dan Dira dan Rai tampak tersenyum sumringah saat melihat wajah bayinya di telepon membuat Nanda sesaat sadar dia sudah berteman dengan seorang bapak muda.


***


Sampai sore hari Rai bergegas pulang. Tak lama Rai sampai rumah dan melihat Dira yang sedang menyusui bayi nya di kamar.


"Sayang.. papa pulang," ucap Rai yang langsung menghampiri bayi nya.


Dira tersenyum dan mencium tangan suaminya.


" Mandi dulu sayang, jangan pegang rayyan dulu.. bersih bersih dulu ya,"


"Oh, yaudah deh aku mandi dulu ya." Rai bergegas mandi.


Tak lama Rai selesai mandi dan kembali menghampiri bayinya.


" Sini aku gendong," pinta nya saat melihat bayi mungil nya sudah tertidur di gendong Dira.


Sampai malam hari Rai terus menemani bayi nya di kasur bersama Dira.


"Rai, mama mau tidur, sana kamu pindah," ucap mama Rai saat kembali masuk ke kamar Rai dan hendak tidur bersama menantu dan cucu nya lagi.


" Rai aja lah mah yang tidur di sini," tolak Rai yang enggan beranjak dari kasur nya.


" Kamu tuh, udah mama bilang engga boleh tidur bareng dulu, udah sana," usir mama.


" Ya ampun mah, enggak bakal khilaf ini, cuma tidur aja,"


"Kamu ini mana bisa di bisa di percaya, udah sana," mama Rai kembali mengiring Rai keluar kamar dan mengunci pintu membuat Rai tampak jengkel. Dira kembali tertawa melihat perdebatan ibu dan anak di hadapan nya.


Rai berjalan gontai menuju kamar tamu, di rebahkan tubuhnya ke ranjang dengan wajah yang gusar.


Bt banget sih tidur sendiri. gumam nya.


Malam hari Dira merasa sangat haus, Dira bergegas ke dapur untuk mengambil segelas air. Sampai Dira merasa ada yang melingkarkan tangan di pinggang nya dari belakang saat dia sedang minum.


" Rai?!! " pekik Dira saat melihat Rai yang memeluknya dari belakang.

__ADS_1


" Ssssstttthh.. aku kangen," ucap nya seraya menyandarkan dagunya di pundak Dira.


" Sudah tidur yuk, nanti kamu kesiangan," sahut Dira sambil berusaha melepaskan pelukan Rai tapi Rai menahannya.


" Tidur sama aku ya,"


" Sayang kata mama kita enggak boleh berhubungan badan dulu," ucap Dira yang mengerti arah ucapan Rai.


Rai tertawa " Apa aku semesum itu? cuma mau di temani tidur aja kok bukan berhubugan badan,"


" Tapi nanti aku takut Rayyan minta susu,"


" Sebentar aja ya.. " bujuk Rai.


Dira terdiam sampai Rai menuntut ke kamarnya. Mereka pun berbaring di kasur Rai memeluk erat tubuh Dira dari belakang.


" Aku kangen, enggak enak tidur sendiri," ucap Rai seraya mencium sisi leher Dira.


" Jangan nakal, " sahut Dira yang mulai ketar ketir dengan kelakuan Rai.


" Iya, " Rai berhenti menciumi Dira dan mulai memejamkan matanya.


Di tempat lain mama Rai terbangun karena mendengar suara tangisan dari cucunya.


" Sayang, kamu haus ya," mama Rai bergegas mengendong cucunya.


" Dira, Dira.. kemana Dira? " mama Rai tampak bingung melihat Dira yang tidak ada di kamar dan bergegas mencari nya ke seluruh ruangan sambil mengendong cucunya.


Sampai mama masuk ke kamar tamu dan melihat Dira dan Rai tidur bersama.


" Rainan!! " pekik mama Rai yang membuat Rai dan Dira tersentak kaget.


" Mama? " Dira tampak gugup dan bergegas melepaskan pelukan Rai dari tubuhnya.


" Sayang ini, Rayyan mau minum asi," mama Rai menyerahkan Rayyan pada Dira.


" Dasar anak bandel!! sudah mama bilang jangan tidur bareng, " omel mama Rai yang tampak kesal padanya.


" Ya ampun mah, enggak ngapain ngapain juga cuma peluk aja," elak Rai.


" Kalau mama engga ke sini pasti kamu udah ngapain ngapain, sudah ayo sayang, jangan tidur di sini lagi, " ucap mama Rai yang langsung menuntun Dira keluar dari kamar tamu tersebut.


Ya ampun.. begini banget sih!! gumam Rai yang seperti di perlakuan layaknya anak abg yang di larang berpacaran.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan vote ya guys.. ❤️❤️


__ADS_2