
Rai dan Dira mulai keluar dari mall tersebut.
"Rainan? kamu Rai kan? " tampak seorang wanita sexy dengan tinggi semampai menghampiri mereka saat Rai hendak memasuki mobil nya, Rai mengerutkan kening nya seolah tidak mengenal wanita di hadapan nya.
"Kamu lupa sama aku? aku sisil.. dulu kita suka ke klub bareng, teman Arya, " ucap wanita itu mencoba mengigatkan Rai.
"Oia.. aku ingat, " Rai kembali mengingat wanita di hadapan nya itu seraya memberikan senyuman.
"Sykur deh kalau kamu inget, kamu ke sini sama siapa?" tanya nya seraya melirik Dira yang hanya diam mematung melihat mereka.
"Emm.. ini istri aku," sahut Rai mencoba mengenalkan Dira.
"Istri? kamu di jodohin? " wanita itu kembali melirik Dira dan langsung menebak kalau Rai pasti menikah karena di jodohkan, karena dia tau Dira bukan lah tipe rlRai.
"Kalian mau ngobrol? ngobrol aja aku mau pulang," sahut Dira saat Rai belum menjawab pertanyaan wanita itu.
"Oia.. sil, gue pulang dulu ya, " Rai memilih mengakhiri obrolan nya dengan sisil saat melihat wajah Dira yang tampak cemberut.
"Oh.. yaudah deh, nanti aku telepon ya Rai.. aku kangen kamu" jawab sisil dengan suara manja nya dan Rai hanya memberikan seulas senyum tipis di bibirnya dan langsung masuk ke mobil bersama Dira. Sepanjang jalan Dira hanya terdiam, Dira sebenarnya merasa jengkel dengan wanita tadi yang seperti nya sangat genit dan menyebalkan.
"Dir, kita langsung pulang atau ke mana lagi? " Rai mencoba mencairkan suasana.
"Pulang aja," sahut Dira sambil terus melihat jalan tanpa melihat Rai.
Tak lama Rai dan Dira sampai di hotel Dira segera masuk ke kamar nya dan Rai mencoba masuk ke kamar Dira.
"keluar Rai, aku pengen sendiri, " ucap Dira sambil berusaha mendorong Rai keluar.
"Kenapa sih, jutek banget.. ada yang salah? " Rai merasa wajah Dira sangat murung setelah bertemu dengan sisil barusan.
__ADS_1
"Enggak apa apa, udah kamu keluar! " sentak Dira mulai merasa jengkel dengan Rai.
"Kamu cemburu karena sisil? " Rai mencoba menebak gelagat Dira yang aneh.
"Untuk apa cemburu, kamu kan udah biasa kaya gitu udah biasa di goda wanita malam kan? " sahut Dira.
"Oh gitu.. yaudah kalau gitu kita pulang aja ya sekarang, " ucap Rai yang langsung kembali menuju koper Dira untuk merapihkan pakaian nya.
"Lho kok pulang sih? " Dira mengikuti rai dan memperhatikan dengan bingung Rai yang sedang memasukkan pakaian nya ke koper.
"Rai kamu tuh apa apaan sih, aku gak mau pulang, " Dira mengeluarkan kembali pakaian nya dari dalam koper.
"Yaudah turuti permintaan ku kalau gak mau pulang, " Rai tersenyum licik.
"Permintaan? permintaan apa lagi? "
"Tidur dengan ku malam ini,"
"Iya, perlu aku ulangi? " ucap Rai sambil tersenyum.
"Enggak , aku gak mau! " tegas Dira.
"Yaudah kalau gak mau kita pulang sekarang," Rai kembali memasukkan pakaian dira ke koper.
"Yaudah, yaudah! hanya sebatas tidur, jangan macam macam! "
"Iya " Rai tersenyum puas mendengar ucapan Dira
Sepanjang hari Rai menghabiskan waktunya di kamar Dira, walaupun mereka hanya saling terdiam sambil memainkan handphone mereka masing-masing. Sore hari Rai mulai beranjak dari sofa dan mengambil handuk di kamar Dira.
__ADS_1
"Rai, kamu mau ngapain? " tanya Dira yang melihat Rai mengambil handuk.
"Mandi lah, "
"Kok mandi di sini, kan bisa d kamar kamu? "
"Aku kan bermalam di sini, ya jadi mandi di sini juga," sahut Rai yang langsung menuju kamar mandi.
"Dasar nyebelin, " gumam Dira.
Tak lama Rai keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada, Dira melirik Rai sejenak tampak Rai yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk, terlihat tubuh Rai yang bersih dan kekar membuat dira sedikit terpana di buat nya.
"Biasa aja kali lihat nya, " ucap Rai sambil tersenyum yang memergoki Dira sedang memandangi tubuhnya
Dira tampak malu dengan wajah memerah dan langsung mengalihkan pandangan nya, Rai mencoba duduk di ranjang di samping nya . Dira bergegas beranjak dari ranjang.
"Mau ke mana? "
"Mandi, " sahut Dira yang langsung bergegas ke kamar mandi.
Tak lama Dira ke luar dari kamar mandi, di lihat nya Rai yang masih bersandar di ranjang sambil memainkan handphone nya, Dira mencoba duduk di sofa.
"Mau tidur di situ? " tanya Rai yang melihat Dira mulai merebahkan tubuhnya di sofa.
"Iya,"
"Bagus lah.. semoga kamu gak sakit badan tidur si sofa, " sahut Rai sambil tersenyum kecut.
Dira hanya terdiam seolah tidak memperdulikan ucapan Rai, sampai beberapa saat Dira merasa mata nya sangat berat sampai akhirnya dia tertidur. Rai melihat dira yang sudah terlelap di sofa.
__ADS_1
Rai beranjak dari ranjang dan mulai mengendong tubuh Dira ke ranjang dan menyelimuti nya. Rai tersenyum ripis melihat wajah dira yang sedang tertidur.
hay guys.. maaf yak mungkin untuk beberapa hari aku gak akan up dulu.. soalnya ada kesibukan, tetap stay tune ya.. jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen di novel ini.. lope yu.. ❤️❤️❤️