Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
Mangga


__ADS_3

Aku crazy up yak, soalnya mungkin besok aku sibuk jd enggak up.. tetap stay tune yak dan jangan lupa kasih vote.. ok ❤️❤️


***


Pagi itu rai sedang menyantap sarapan nya bersama dira pagi itu.


" Rai, kamu mau cari kerja kapan terus di mana? " tanya dira di sela sela sarapan mereka


" mungkin lusa, di perusahaan tempat kemal katanya lagi butuh karyawan di sana " sahut rai sambil mengunyah makanannya


" Oh " jawab dira sambil menghabiskan sarapan nya.


Setelah sarapan dira membereskan dan mencuci piring kotor, setelah selesai dira menghampiri rai yang sedang duduk di sofa dan fokus menonton televisi.


" Rai.. " suara dira bergelayut manja dan mulai duduk di samping rai dan menyandarkan kepala nya di bahu rai


" iya sayang " sambil mengusap pelan rambut dira


" aku pengen mangga " pinta dira


" oh, yaudah nanti aku beliin " sahut rai santai


" aku mau sekarang, terus aku enggak mau mangga yang di beli di supermarket atau di pasar "


" Lah terus beli di mana? " rai memasang wajah heran dengan ucapan dira


" mau yang langsung dari pohon nya " jelas nya


" ya ampun, emang beda gitu yang di supermarket sama yang langsung dari pohon kan awalnya juga dia tumbuh dari pohon " protes rai yang sedikit bingung jika harus mencari pohon mangga mengingat di sekitar rumahnya tidak ada yang menanam pohon mangga.


" Beda lah, anak aku mau nya kaya gitu " sahut dira sambil mengusap pelan perut nya


Rai menghela nafas dan mencoba mengerti kalau istrinya tersebut sedang mengidam.


" yaudah aku cariin sekarang "


" yang manis ya, aku enggak mau yang asem " sambung dira sambil tersenyum


Rai mulai bangkit dari kursi nya dan mengambil jaket nya lalu bergegas masuk ke mobil nya.


aduh, cari di mana ya pohon mangga? batin rai bingung


Rai pun multi melajukan mobilnya dengan perlahan dan mencari pohon mangga yang sedang berbuah di sepanjang jalan. Hampir satu jam rai menyusuri jalanan tapi rai tidak kunjung menemukan nya kalau pun ada tapi sedang tidak berbuah.


aduh, kalau di cari emang susah tuh mangga persis banget kaya jodoh, pusing gue. batin rai


Rai pun akhirnya memberhetikan mobil nya di sebuah supermarket, dan mulai mencari mangga di sana.


gue beli di sini aja deh, masa iya dira tau, nanti kantong plastik supermarket nya gue ganti sama kantong kresek biasa. gumam rai yang mulai putus asa.


Setelah membeli mangga tersebut rai pun bergegas pulang.


" Rai, sudah dapat? " tanya dira saat melihat rai mulai memasuki rumah


" sudah, nih " sambil memberikan kantong kresek hitam berisi mangga


Dira tersenyum gembira menerima mangga tersebut.

__ADS_1


" yuk kita makan " ajak dira sambil menuntun rai ke meja makan


Dira perlahan mulai mengupas mangga tersebut dan menaruh nya di piring, lalu mulai mencicipi mangga tersebut.


hiks.. hiks..


air mata mulai jatuh membasahi pipi nya.


" Dira kamu nangis karena terharu ya? enggak apa apa aku iklas kok, aku kan sayang kamu " ucap rai dengan percaya diri


" kenapa sih kamu bohongin aku? " sahut dira dengan air matanya yang semakin berjatuhan


" bohongin gimna? " rai memasang wajah tanpa dosa


" ini bukan mangga yang langsung dari pohon kan? " protes dira


" dari pohon kok " rai mencoba berkilah


Dira mengambil kembali mangga yang masih ada di kantong kresek.


" rasa nya beda, terus nih lihat mana ada yang dari pohon ada stiker nya gini? " ucap dira sambil memperlihatkan stiker kecil yang menempel di mangga tersebut.


astaga, bodoh banget gue lupa copot stiker nya lagi. sesal rai


" kenapa sih bohong? katanya sayang sama aku " keluh dira sambil menangis


" iya, iya maaf ya tadi aku udah muter muter cari pohon mangga tapi engga ketemu, yaudah aku cari lagi ya " bujuk rai sambil mengusap air mata dira


" yaudah, cari sekarang " rengek dira


" halo rai, kenapa? " terdengar suara nanda dari balik telepon


" loe tau orang yang punya pohon mangga manis yang lagi berubah engga? " tanya rai


" pohon mangga? ngapain loe siang siang gini nyari pohon mangga? "


" Dira ngidam, mau mangga yang langsung dari pohon "


nanda terkekeh geli mendengar ucapan rai.


" bucin.. bucin " ledek nanda sambil terus tertawa


" puas loe ya, belum ngerasain aja loe punya bini yang lagi hamil " tangkis rai


" ogah gue ngerasain, loe aja " cibir nanda


" yaudah, tau enggak pohon mangga? "


" tente gue punya pohon mangga rai lagi berbuah kaya nya "


" manis engga? "


" manis, gue udah pernah coba "


" ok, anterin deh, gue jemput loe sekarang " ucap rai yang langsung melajukan mobil nya ke rumah nanda. tak lama mereka pun menuju rumah tante nanda.


" sepi banget nan? " tanya rai begitu memarkirkan mobil nya di rumah tersebut

__ADS_1


" iya, lagi pulang kampung tante gue, tuh pohon mangga nya " tunjuk nanda pada pohon mangga yang sedang berbuah lebat yang bertenger di depan rumah tante nya


" tinggi juga ya? ambil nya pake apa ya? " ucap rai sambil melihat pohon mangga yang cukup tinggi


" pake gigi, ya manjat lah " cletuk nanda


" manjat? aduh gue enggak bisa manjat pohon, loe aja deh yang manjat " perintah rai


" loe ya di kasih hati minta jantung, loe yang bikin anak gue yang suruh manjat, engga bisa gue juga biasanya yang manjat suami tante gue "


" aduh, terus gimana dong? " ucap rai sambil mengaruk kepala nya yang tidak gatal dan tampak bingung.


Sampai ada tiga orang anak remaja yang melintas di depan mereka.


" Dek, dek, sini " panggil rai


" ada apa om? " tanya salah seorang anak tersebut


" bisa manjat pohon mangga enggak? ambilin ya ntar om kasih uang? " ucap rai


" berapa om? "


" berapa apanya? "


" uang nya "


ampun deh kerja aja belom udah nanya upah. batin rai


" 50 ribu "


" kurang om "


" kurang? terus berapa? " rai mengerutkan kening nya


" 100 ribu om "


" buset dah mahal bener " rai terbelalak kaget


" yaudah kalau engga mau " ucap anak anak tersebut dan hendak meninggalkan rai


" udh kasih aja rai, mau loe dira ninggalin loe lagi cuma gara gara mangga " bisik nanda


" yaudah deh yaudah 100 ribu " panggil rai sambil menghentikan langkah kaki anak anak tersebut


Mereka pun tersenyum dan mulai memanjat pohon mangga tersebut, setelah dapat rai pun mengantar nanda pulang dan bergegas kembali ke rumahnya.


" Rai sudah pulang? "tanya dira saat rai baru memasuki rumah nya


" sudah, nih " sambil memberikan kantong kresek berisi mangga


" kok banyak banget daun nya rai? " tanya dira yang melihat kantong tersebut hampir penuh dengan daun mangga


" iya, biar kamu percaya, aku ambil sama daun daun nya juga " ucap rai


Dira pun tertawa geli dengan ucapan rai.


semoga aja dira enggak ngidam yang aneh aneh lagi deh. batin rai sambil tersenyum melihat dira yang tampak senang.

__ADS_1


__ADS_2