Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
S2 Baby sister baru


__ADS_3

Dua hari sudah Rai dan Dira kembali ke rumahnya.


" Assalamualaikum." terdengar salam dan suara ketukan dari pintu depan sore itu, Dira segera membuka pintu.


" Walaikumsalam."


Di lihatnya gadis muda nan cantik di hadapan nya dengan seulas senyum tipis di bibirnya.


" Mbak Dira." seru nya dengan senyum ceria nya.


" Shanum? " Dira tampak tak percaya dengan penampilan shanum sekarang yang sudah lama tidak di lihat nya, yang dulu hanya gadis kecil sekarang sudah tumbuh dewasa dan cantik.


" Iya mbak, aku shanum." gadis muda itu mencium punggung tangan Dira.


" Ya ampun, kamu cantik banget sekarang aku sampai pangling lihat nya." puji Dira.


" Mbak Dira bisa aja, mbak juga makin cantik." wajah gadis itu merona mendengar pujian Dira, di lihat nya juga penampilan Dira yang sudah berubah, tampak modis layaknya orang kota tidak seperti dirinya yang selama ini menetap di kampung.


" Yaudah ayo masuk." Dira mempersilahkan nya masuk, dan membuatkan nya minum.


" Di minun sya." Dira meletakkan minum di meja dan duduk di samping shanum.


" Makasih mba, ini anak mbak? " tanya nya seraya menatap gemas Rayyan yang sedang di gendong Dira.


" Iya, ini anak aku namanya Rayyan."


" Ya ampun, ganteng banget mbak, boleh aku gendong? "


Dira mengangguk dan memberikan Rayyan pada shanum tampak Shanum yang mengajak nya bercanda dan sukses membuat balita tersebut tertawa.


" Kebetulan aku sedang hamil lagi, aku merasa kerepotan kalau harus mengurus Rayyan sendiri, aku juga masih mual mual, kamu mau kan bantu jaga Rayyan? "


Shanum tersenyum" Mau mbak, aku mau banget." jawab nya antusias.


" Syukurlah, kamu masih menetap di kampung sya? "

__ADS_1


" Masih mbak, susah cari kerja di sana, aku sudah pernah ke kota cari kerja tapi engga dapat juga, susah sekarang kalau hanya lulusan SMA mbak." keluh nya.


" Yasudah, semoga kamu betah ya kerja di sini."


" Iya, makasih banget ya mbak." gadis itu tampak senang akhirnya bisa mendapatkan perkerjaan.


" Assalamualaikum." terdengar suara pria dari balik pintu.


" Walaikumsalam, sayang sudah pulang? " sahut Dira yang melihat Rai baru pulang berkerja, Dira menghampiri Rai dan mencium punggung tangan suaminya.


" Sayang, ini Shanum yang akan jadi baby sister Rayyan, dan Shanum kenalkan ini Rainan suami aku." ujar Dira.


" Oh, saya Shanum pak." Shanum memberi salam dan tampak canggung.


Rai sekilas melirik gadis itu " Oh, ya sudah semoga kamu betah ya kerja di sini, sayang aku mandi dulu ya." ucap Rai singkat yang langsung menuju kamarnya.


" Shanum aku mau siapkan air hangat untuk suami ku dulu ya, kamar kamu ada di belakang, kamu rapihkan dulu saja pakaian kamu ya." titah Dira yang juga langsung meninggalkan Shanum ke kamar sambil menggendong Rayyan.


Suaminya mbak Dira ganteng banget, seperti artis di tv, orang kota memang beda.. mbak Dira juga sekarang cantik banget, mereka benar-benar pasangan yang serasi. gumam gadis itu yang langsung melengang pergi menuju kamarnya.


" Sayang, apa Shanum itu baru lulus SMA? " tanya Rai seraya mencium gemas pipi putra nya.


Dira mengerutkan kening nya" Kenapa memang nya? "


" Dia terlihat masih seperti anak kecil, sepertinya belum berpengalaman sebagai baby sister, apa kamu yakin dia bisa menjaga Rayyan? " Rai merasa tidak yakin dengan baby sister barunya tersebut.


" Shanum memang baru satu tahun lulus sekolah, aku yakin kok dia bisa jaga Rayyan aku sudah mengenalnya sejak dia kecil dia juga menyukai anak anak, lagi pula kasian dia belum juga mendapatkan perkerjaan." jelas Dira yang berusaha meyakinkan Rai.


" Oh begitu, Yasudah terserah kamu saja, oia aku belum cerita aku punya projeck baru sama tiga jomblo akut."


" Projeck, projeck apa? " tanya Dira yang langsung mengerti jomblo akut yang di maksud tak lain pasti Arya, kemal dan Nanda.


" Aku mau belajar memulai bisnis, kita mau buat cafe." jelas Rai antusias.


" Cafe?"

__ADS_1


" Iya, dana nya sih udah ada, cuma tinggal cari lokasi dan bangun konsep untuk cafe nya saja, aku mau menamai cafe nya " Tongkrongan error" bagaimana? "


Seketika Dira terkekeh geli mendengar nama yang di ciptakan suami nya untuk cafe tersebut.


" Enggak ada yang lebih normal lagi namanya? nanti pengunjung nya orang orang error seperti kamu dan teman teman kamu? " cletuk Dira masih dengan tawa nya.


" Memang nya harus aku namai apa? apa harus nama nya cafe sweet atau cafe pink gitu? " sahut Rai.


" Yasudah terserah kamu saja."


Sampai terdengar suara bell dari pintu depan.


" Kayaknya jomblo akut udah pada datang tuh, mau bahas projeck ini lagi, aku temuin mereka dulu ya." Rai bergegas keluar kamarnya.


" Assalamualaikum." terdengar suara dari balik pintu.


" Walaikumsalam." sahut Shanum yang bergegas membuka pintu.


Tiga mahluk di hadapan nya sejenak cukup terpana dengan wanita cantik di hadapan mereka, wajah imut, rambut panjang tanpa riasan di wajahnya membuat nya terlihat cantik alami.


" Udah datang loe? " suara Rai membuyarkan lamunan mereka yang sudah ada di belakang Shanum.


" Ini ponakan Dira ya? " tanya Kemal yang tidak dapat menahan rasa penasaran nya.


" Oh ini baby sister Rayyan."


" Baby sister?? " mereka ber tiga tampak terkejut dengan ucapan Rai.


Tampak Arya dan Kemal yang masih terkesima pada wanita yang tersenyum dan sedikit menundukkan kepala nya di hadapan mereka. Hanya Nanda yang menunjukkan ekspresi biasa saja karena Sabrina sudah memenuhi memori otak nya.


Baby sister bening gini, jadi pengen jadi Rayyan gue. batin kemal.


Bening banget nih cewe, masih alami kayanya tanpa pemanis buatan. batin Arya.


Guys, jangan lupa tinggalkan like, komen, dan vote nya yak 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2