Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
pesanan dira


__ADS_3

Sore hari rai mulai merapihkan meja kerjanya dan bersiap untuk pulang.


" Rai, nanti malem ke club yuk " ajak kemal yang menghampiri meja kerja rai


" enggak deh " tolak rai


" tumben, kenapa? " kemal mengerutkan kening nya


" gue udah janji sama dira buat enggak ke situ lagi " jelas rai yang sontak saja membuat kemal terkekeh geli


" waduh, repot juga jadi bucin " ledek kemal sambil terus tertawa


" ketawa aja terus, liat aja nanti loe kalau udah punya istri " sahut rai sambil memainkan handphone nya menunggu jam pulang yang tinggal beberapa menit lagi


" kalau udah nikah engga mau gue jadi bucin kaya loe, gue tuh cari istri yang pengertian, biar gue bisa tetap free.. "jawab kemal menjelaskan tentang cita cita nya


" loe nikah aja sama cewek yang ada di club kalau gitu" sahut rai yang langsung bangkit dari kursi nya untuk bersiap pulang


" ngambek? gitu aja ngambek.. yaudah deh, pulang sana, temenin bini loe jangan lupa sholat lima waktu " ucap kemal sambil menepuk nepuk punggung rai dan berlalu pergi


Rai hanya terdiam dan bergegas ke luar dari kantor nya.


" Rainan " panggil seorang wanita seraya mengejar langkah kaki rai


Rai menoleh ke belakang dan ada tania yang menghampiri nya.


" ada apa? " tanya rai singkat


kring.. kring terdengar suara handphone dan rai bergegas mengangkat nya.


" Rai kamu udah pulang belum? " terdengar suara dira di balik telepon


" nih baru mau pulang " sahut rai


" Rai, aku mau cireng isi " pinta dira

__ADS_1


cireng isi? makanan macam apa tuh


" aku enggak pernah liat makanan kaya gitu dira, cari nya di mana? " keluh rai


" di pinggir pinggir jalan rai, di depan sekolah sekolah juga biasa nya ada " jelas dira


" sekolah? sekolahnya juga udah tutup dira sore sore gini " rai mulai gemas


" aku enggak mau tau, aku pokoknya mau itu "rengek dira


" yaudah, yaudah aku cariin " ucap rai yang langsung menutup telepon nya


aduh dira tuh lagi ngidam apa laper sih, aneh aneh aja. keluh rai


" kamu masih di sini? " tanya rai saat melihat tania masih setia berdiri di samping nya


" iya rai , emm, boleh engga aku nebeng pulang sama kamu ban mobil aku bocor " ucap tania sambil tersenyum manis.


" maaf ya, enggak bisa aku mau buru buru pulang " tolak rai sambil tersenyum dan berlalu pergi meninggalkan tania


Rai bergegas melajukan mobil nya perlahan mencari makanan pesanan dira. Rai memberhentikan mobil di dekat penjual gorengan di pinggir jalan


" beli apa mas? " tanya penjual tersebut


" cireng isi bang " jawab rai


" cireng isi? " penjual tersebut mengerutkan kening nya


" iya, ada enggak? "


" enggak ada mas, ada cireng biasa " ucap penjual tersebut sambil menunjukkan cireng ke hadapan rai


" aduh enggak ada ya, di mana ya cari nya " ucap rai yang tampak bingung


" jarang sih mas yang jual kalau yang kaya gitu " ucap penjual tersebut

__ADS_1


" yaudah deh bang cireng yang itu aja enggak apa apa " ucap rai dan penjual tersebut langsung membungkus pesanan rai


Setelah selesai rai bergegas kembali melajukan mobil nya untuk kembali ke rumah.


" Rai " ucap dira yang melihat rai baru memasuki rumah dan mencium tangan suami nya tersebut


" mana? di beliin enggak pesanan aku? " dira menedengkan tangan nya sambil tersenyum


" nih " ucap rai sambil memberikan kantong kresek pada dira.


" asik, yuk kita makan " ajak dira sambil mengandeng rai ke meja makan dengan gembira


Dira mulai membuka kantong kresek tersebut


" Rai, kok cireng nya gini? " keluh dira dengan wajah yang cemberut melihat pesanan nya tidak sesuai harapan


" aku udah cari sayang tapi enggak ada "


" tapi aku mau nya cireng isi" rengek dira bak anak kecil yang minta di belikan mainan


" emang cireng isi tuh isi nya apa sih? " tanya rai yang belum pernah melihat bahkan memakan makanan semacam itu


 "  ya daging, daging ayam, daging sapi banyak deh macam nya " jelas dira


" yaudah kamu ambi pisau terus kamu belah cireng ini terus kamu masukin deh isi nya, beres kan " rai mencoba memberikan solusi


" Rai, beda lah, kamu tuh nyebelin tau enggak " ucap dira yang langsung beranjak dari kursi nya dah hendak meninggalkan rai dengan sigap rai memeluk dira dari belakang.


" iya, iya besok aku cari lagi.. jangan marah ya, aku capek nih baru pulang kerja " bujuk rai


Dira pun terdiam dan sedikit merasa bersalah seharusnya dia melayani rai yang baru pulang kerja bukan malah memarahi nya.


" oh iya, maaf ya, yaudah kamu mandi ya, aku siapin makan " ucap dira


" gitu dong " sahut rai yang langsung mencium gemas pipi dira dan bergegas untuk mandi.

__ADS_1


guys.. aku up lagi nih.. seneng kan.. tambah vote nya lagi yak biar aku juga seneng.. ok cinta ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2