
Sore hari rai mulai merapihkan meja kerjanya dan bersiap untuk pulang.
" Rai, nanti malem ke club yuk " ajak kemal yang menghampiri meja kerja rai
" enggak deh " tolak rai
" tumben, kenapa? " kemal mengerutkan kening nya
" gue udah janji sama dira buat enggak ke situ lagi " jelas rai yang sontak saja membuat kemal terkekeh geli
" waduh, repot juga jadi bucin " ledek kemal sambil terus tertawa
" ketawa aja terus, liat aja nanti loe kalau udah punya istri " sahut rai sambil memainkan handphone nya menunggu jam pulang yang tinggal beberapa menit lagi
" kalau udah nikah engga mau gue jadi bucin kaya loe, gue tuh cari istri yang pengertian, biar gue bisa tetap free.. "jawab kemal menjelaskan tentang cita cita nya
" loe nikah aja sama cewek yang ada di club kalau gitu" sahut rai yang langsung bangkit dari kursi nya untuk bersiap pulang
" ngambek? gitu aja ngambek.. yaudah deh, pulang sana, temenin bini loe jangan lupa sholat lima waktu " ucap kemal sambil menepuk nepuk punggung rai dan berlalu pergi
Rai hanya terdiam dan bergegas ke luar dari kantor nya.
" Rainan " panggil seorang wanita seraya mengejar langkah kaki rai
Rai menoleh ke belakang dan ada tania yang menghampiri nya.
" ada apa? " tanya rai singkat
kring.. kring terdengar suara handphone dan rai bergegas mengangkat nya.
" Rai kamu udah pulang belum? " terdengar suara dira di balik telepon
" nih baru mau pulang " sahut rai
" Rai, aku mau cireng isi " pinta dira
__ADS_1
cireng isi? makanan macam apa tuh
" aku enggak pernah liat makanan kaya gitu dira, cari nya di mana? " keluh rai
" di pinggir pinggir jalan rai, di depan sekolah sekolah juga biasa nya ada " jelas dira
" sekolah? sekolahnya juga udah tutup dira sore sore gini " rai mulai gemas
" aku enggak mau tau, aku pokoknya mau itu "rengek dira
" yaudah, yaudah aku cariin " ucap rai yang langsung menutup telepon nya
aduh dira tuh lagi ngidam apa laper sih, aneh aneh aja. keluh rai
" kamu masih di sini? " tanya rai saat melihat tania masih setia berdiri di samping nya
" iya rai , emm, boleh engga aku nebeng pulang sama kamu ban mobil aku bocor " ucap tania sambil tersenyum manis.
" maaf ya, enggak bisa aku mau buru buru pulang " tolak rai sambil tersenyum dan berlalu pergi meninggalkan tania
Rai bergegas melajukan mobil nya perlahan mencari makanan pesanan dira. Rai memberhentikan mobil di dekat penjual gorengan di pinggir jalan
" beli apa mas? " tanya penjual tersebut
" cireng isi bang " jawab rai
" cireng isi? " penjual tersebut mengerutkan kening nya
" iya, ada enggak? "
" enggak ada mas, ada cireng biasa " ucap penjual tersebut sambil menunjukkan cireng ke hadapan rai
" aduh enggak ada ya, di mana ya cari nya " ucap rai yang tampak bingung
" jarang sih mas yang jual kalau yang kaya gitu " ucap penjual tersebut
__ADS_1
" yaudah deh bang cireng yang itu aja enggak apa apa " ucap rai dan penjual tersebut langsung membungkus pesanan rai
Setelah selesai rai bergegas kembali melajukan mobil nya untuk kembali ke rumah.
" Rai " ucap dira yang melihat rai baru memasuki rumah dan mencium tangan suami nya tersebut
" mana? di beliin enggak pesanan aku? " dira menedengkan tangan nya sambil tersenyum
" nih " ucap rai sambil memberikan kantong kresek pada dira.
" asik, yuk kita makan " ajak dira sambil mengandeng rai ke meja makan dengan gembira
Dira mulai membuka kantong kresek tersebut
" Rai, kok cireng nya gini? " keluh dira dengan wajah yang cemberut melihat pesanan nya tidak sesuai harapan
" aku udah cari sayang tapi enggak ada "
" tapi aku mau nya cireng isi" rengek dira bak anak kecil yang minta di belikan mainan
" emang cireng isi tuh isi nya apa sih? " tanya rai yang belum pernah melihat bahkan memakan makanan semacam itu
" ya daging, daging ayam, daging sapi banyak deh macam nya " jelas dira
" yaudah kamu ambi pisau terus kamu belah cireng ini terus kamu masukin deh isi nya, beres kan " rai mencoba memberikan solusi
" Rai, beda lah, kamu tuh nyebelin tau enggak " ucap dira yang langsung beranjak dari kursi nya dah hendak meninggalkan rai dengan sigap rai memeluk dira dari belakang.
" iya, iya besok aku cari lagi.. jangan marah ya, aku capek nih baru pulang kerja " bujuk rai
Dira pun terdiam dan sedikit merasa bersalah seharusnya dia melayani rai yang baru pulang kerja bukan malah memarahi nya.
" oh iya, maaf ya, yaudah kamu mandi ya, aku siapin makan " ucap dira
" gitu dong " sahut rai yang langsung mencium gemas pipi dira dan bergegas untuk mandi.
__ADS_1
guys.. aku up lagi nih.. seneng kan.. tambah vote nya lagi yak biar aku juga seneng.. ok cinta ❤️❤️❤️❤️