Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
Obsesi


__ADS_3

Pagi itu Rai melakukan aktifitas seperti biasanya di kantor. Tak lama terdengar ketukan pintu di ruang kerjanya, Rai pun mempersilahkan masuk.


" Permisi pak Rainan, bapak di tunggu di ruangan pak Hendra sekarang, " Ucap sekretaris nya pagi itu.


Rai mengerutkan kening nya" Ada apa papa memanggil ku pagi pagi? " gumam nya.


"Oh Yasudah, saya akan segera ke sana," ucap Rai pada sekretaris nya yang langsung meninggalkan ruangan nya.


Rai bergegas melangkah kan kaki nya menuju ruang kerja papa nya.


Tok Tok Tok


"Masuk, " terdengar suara papa nya dari dalam ruangan, Rai segera masuk dan duduk di hadapan papa nya.


" Ada apa memanggil ku? " ucap nya saat kedua nya sudah saling berhadapan, terlihat raut wajah serius dari papa nya.


" Kemana kamu kemarin siang? kenapa tidak di kantor? "


" Oh, maaf aku lupa mengabari kemarin Dira jatuh dari motor, aku menemui nya di rumah sakit, " jelas Rai.


" Jatuh dari motor? lalu bagaimana keadaannya? " tanya papa dengan raut wajah yang panik.


" Tidak apa-apa, hanya lecet lecet saja, kandungan nya juga sudah di periksa dan tidak ada masalah, " sambung Rai.


Papa Rai menghela nafas lega sesaat tapi kemudian raut wajah terlihat lebih serius dari sebelumnya" Syukurlah, papa ingin memberitahukan kemarin bawahan Atmaja Grouf kesini, dia memberitahukan bahwa yang memegang kendali atas beberapa perusahaan pak Anthony sudah berpindah tangan pada putra nya Dimas Anthony, dan perusahaan nya telah memutus kerja sama nya dengan perusahaan kita, " jelas papa.


Rai terdiam, dan mencoba tenang mendengar nya.


ini pasti rencana si cowok tengik itu, ternyata dia sudah mulai bergerak. batin Rai.


" Jadi begitu, apa papa merasa takut? " tanya Rai yang melihat wajah gusar dari papa nya.


" Hanya tidak mengerti mengapa putranya tiba tiba memutuskan kerja sama dengan perusahaan kita dengan alasan yang tidak jelas, investasi nya di perusahaan ini juga sangat besar, sangat berpengaruh bagi perusahaan ini, "


Rai terdiam" Tidak usah berfikir terlalu jauh, investor di perusahaan kita bukan hanya perusahaan dia saja kan? Tenang lah semua akan baik-baik saja, " Rai berusaha menengkan papa nya yang tidak bisa menyembunyikan raut wajah gelisah nya.


Rai berdiri dari kursi nya" Aku akan berkerja lebih keras lagi untuk kelangsungan perusahaan ini, percaya pada ku, " ucap nya yang langsung melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


" Bocah nakal, apa kamu fikir kamu sudah sehebat itu, " gumam papa yang tersenyum tipis dengan perkataan putranya.


***


Siang itu Dira sedang menonton televisi sambil menikmati cemilan nya, tiba-tiba handphone nya berbunyi, Dira bergegas mengangkat nya.


" Halo, ini siapa? " ucap nya saat menerima nomor yang tidak di kenal nya.


" Ini aku Dimas, kenapa kamu mengganti nomor mu, jangan di tutup aku ingin mengatakan sesuatu yang penting pada mu, " jawab nya tanpa basa basi.


Hati Dira seketika merasa sangat jengkel dengan pria yang sedang bicara dengan nya" Mau bicara apa? "


" Temui aku di cafe dekat kantor, " titah Diimas.


" Aku tidak ada waktu, "


" ini tentang kelangsungan hidup suami mu dan keluarga nya, "


Jantung Dira berdegup kencang mendengar nya" Apa maksud mu? " tanya nya panik.


" Aku tunggu sekarang, " ucap Dimas yang langsung menutup telepon nya.


" Apa maksud ucapan mu? " tergurat wajah panik dan cemas di wajah Dira.


Dimas tersenyum tipis melihat wajah wanita yang di cintai nya" Santai saja, aku sudah memesan makanan untuk mu, "


" Aku tidak ingin makan, cepat beritahu saja apa maksud mu? " ucap Dira yang tampak geram dengan pria di hadapan nya.


" Aku mencintaimu, " Dimas kembali tersenyum.


Dira benar-benar merasa mual dengan ucapan pria tersebut" Aku tidak mencintaimu, "


" Bagaimana jika aku memaksa mu untuk mencintai ku? "


" Aku tetap tidak mencintai mu, "


Dimas tertawa kecil mendengar nya" Begitu, jadi kamu lebih memilih Rainan dan keluarga nya menderita karena mu? "

__ADS_1


Dira mengerutkan kening nya" Apa maksud mu? "


" Aku Dimas Michael Anthony, putra dari Rudy Hartono Anthony, pemilik beberapa perusahaan besar di Jakarta, aku menggunakan identitas palsu untuk masuk ke kantor mu, "


Dira teesentak mendengar ucapan Dimas" Apa? kenapa kamu melakukan itu? "


Dimas terdiam sampai ada pelayan yang mengantar makanan ke meja mereka, Dimas meminum ice Coffee di hadapan nya" Aku akan menceritakan sedikit tentang ku, Keluarga ku keluarga yang sangat kaya raya, ibu ku sudah meninggal sejak aku berusia lima tahun, sejak saat itu hidup ku berubah, Papa ku sangat gila berkerja, dia hanya menghabiskan waktunya untuk berkerja dan berkerja bahkan aku pun sering di lupakan nya, tapi dia mendidik ku dengan sangat keras, aku harus mengikuti jalan hidup nya yang gila berkerja, hidup ku penuh dengan aturan konyol nya sampai aku menjadi anak yang sangat tertutup, setelah dewasa aku sangat jenuh dengan hidup ku, aku mencoba berontak hingga sering terjadi perselisihan dengan papa ku, sampai aku memutuskan untuk keluar dari rumah dan berkerja di kantor mu sebagai karyawan biasa, itu membuat ku lebih nyaman, " jelas Dimas


Dira hanya terdiam dan cukup prihatin dengan masa lalu Dimas yang ternyata cukup menyedihkan.


" Sampai aku bertemu denganmu, aku jatuh cinta pada mu sempat aku mengatakan pada papa ku, aku ingin menikah dengan mu, tapi dia tidak setuju, karena kamu gadis biasa dan bukan putri kolega bisnis nya yang kaya raya, tidak mungkin aku memaksa mu untuk menikah tanpa persetujuan bukan? kamu juga pasti menolak ku, "


" Kamu bisa mencari wanita lain, " ucap Dira


" Awalnya aku bisa menerima kenyataan kamu menikah dengan pria itu, tapi aku semakin tau tentang pria yang kamu nikahi, dia tidak lebih hanya pria brengsek dan banyak tidur dengan wanita di klub malam, bukan begitu? aku merasa sangat tidak bisa menerima itu, dia tidak layak menikah dengan mu. Aku sudah membicarakan ini dengan papa ku dengan seribu cara aku mengatakan aku ingin memiliki mu, dan akhirnya dia setuju, jadilah milik ku dira? "


Dira meremas telapak tangannya mencoba meredam keresahan nya" Aku tetap tidak bisa mencintai mu, apa pun yang kamu ketahui tentang Rainan, aku tetap mencintai nya, "


" Baik lah, aku akan menghancurkan dia dan keluarga nya, "


Dira sudah tak dapat menahan amarah nya Dira mengambil gerakan untuk menampar Dimas, tapi dengan cepat Dimas menangkisnya.


" Menampar ku tidak akan mengubah apa pun, "ucap nya sambil tersenyum.


" Urusan mu hanya dengan ku, jangan melibatkan orang lain!! " geram Dira.


" Kalau begitu buatlah urusan kita selesai, tinggalkan pria itu dan jadi milikku, "


" Bagaimana bisa kamu sebodoh ini? kamu mencintai wanita hamil seperti ku? yang bukan anak mu? "


" Aku akan menerima anak itu, asal kau bersama ku, "


" Kamu benar benar sakit jiwa!! " umpat Dira


" Kamu yang membuat ku seperti itu, "


Dira bangkit dari kursi nya dan bergegas pergi meninggalkan Dimas dengan amarah nya yang masih memuncak. Dimas tersenyum tipis saat tubuh Dira perlahan menghilang dari pandangan nya.

__ADS_1


Guys. aku up lagi nih.. minta vote nya ya.. 😢😢😢❤️❤️


__ADS_2