Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
Rai gelisah


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan cukup lama akhirnya dira sampai di rumah. Dira bergegas masuk rumah, menuju kamar nya, lalu berbaring sebentar untuk nerengangkan otot otot nya terasa kaku.


Lelah sekali, lebih baik aku mandi dulu. gumam nya.


Dira segera beranjak dari kasur nya menuju kamar mandi, untuk menyegarkan kembali tubuhnya.


Sora itu rai dan kemal sedang berada di sebuah cafe dan menikmati hidangan di sana.


" Sok sibuk loe " ucap kemal yang sedari tadi melihat rai berulang kali mencoba menghubungi seseorang.


" Gue telepon dira kok enggak di angkat angkat ya? harus nya kan dia udah sampai rumah? " keluh rai sambil mencoba menekan kembali nomer dira.


" Ya ampun rai, belum juga ada 24 jam, udah panik gitu, lebay banget, lagi sibuk kali " cketuk kemal


" Dira tuh sendirian di rumah, lagi hamil juga, jelas lah gue khawatir " tangkis rai sambil terus mencoba menghubungi dira


" Dira sih bisa di percaya jadi enggak usah di khawatirin, harus nya dira yang khawatir sama loe, takut loe ke pincut cewek lain lagi " ledek kemal sambil tertawa renyah.


" Sialan loe " umpat rai


Kemal masih sedikit tertawa sambil melihat suasana sekitar, tampak dari kejauhan wanita cantik yang seperti nya akan menghampiri mereka.


" Nah, tuh cewek yang gue maksud dateng "ucap kemal sambil menyikut lengan rai yang terlihat masih sibuk dengan handphone nya. Rai menoleh dan mengikuti arah mata kemal, tampak gizza yang sedang berjalan menuju ke arah mereka.


" Hay lagi pada nongkrong aja nih, aku boleh gabung kan? " ucap gizza yang sudah berada di hadapan mereka.


" Oh, boleh lah " sahut kemal yang hanya di respon anggukan dari rai tapi mata nya tetap fokus menatap ke layar handphone tanpa memperdulikan gizza yang memandang ke arah nya.


" Jadi kalian masih ada kerjaan di sini ya? sampai berapa hari? " sambung gizza yang sudah duduk di bangku kosong di hadapan rai


" 3 hari " sambung kemal karena rai terlihat tak menanggapi dan masih sibuk dengan handphone nya.


" Bagus deh, Rai kamu enggak mau jalan jalan sore? bagus lho pemandangan di sini " ucap gizza seraya menompang dagu dengan sebelah tangan nya.

__ADS_1


Rai menaruh handphone nya di saku jaket nya dan berdiri dari kursi nya" Enggak, aku capek, aku ke hotel duluan ya " ucap nya pada gizza


" Mau balik rai? yaudah gue balik juga deh, kita balik dulu ya gizz " pamit kemal yang juga beranjak dari kursi nya dan berjalan beriringan dengan rai meninggalkan gizza sendirian.


Gizza tersenyum kecut memperhatikan punggung rai yang perlahan meninggalkan nya.


***


Selesai mandi dira beres beres rumah dan makan. Sampai malam hari dira kembali ke kamar nya dan mengambil handphone nya, tampak banyak sekali pesan dan panggilan taj terjawab dari rai.


" Ya ampun sampai 30 panggilan tak terjawab, aku telepon balik aja kali ya " gumam dira sambil mencoba menghubungi rai, tapi tiba-tiba saja perutnya terasa sakit.


" Ya ampun melilit banget sih perut aku, aku kemar mandi dulu aja " dira bergegas menuju kamar mandi dan kembali menaruh handphone nya.


Tok, Tok, Tok


Terdengar suara ketukan dari pintu kamar hotel, rai bergegas membuka nya.


" BT gue, gue tidur di sini aja ya, engga ada dira ini " kemal masuk ke kamar rai sebelum rai menyuruh nya masuk.


" Yaudah, tapi tidur di sofa jangan di kasur sama gue, risih gue " cletuk rai yang langsung menutup pintu kamarnya.


" Iya tenang aja, loe berubah jadi cewek juga gue enggak nafsu sama loe " kemal langsung membaringkan tubuhnya di sofa dan menyalahkan televisi di kamar rai.


" Astaga.. kemana sih dari tadi enggak ada kabar, engga telepon balik juga lagi " gerutu rai melihat handphone nya yang sama sekali tidak ada balasan dari dira.


Rai kembali menekan nomer dira dab mencoba menelepon nya kembali. Tapi terdengar suara operator yang berkata nomer tersebut sedang tidak aktif.


" Ya ampun, sekarang malah enggak aktif " gerutu rai dengan sangat gemas seperti ingin mengoceh panjang lebar jika dira ada di hadapan nya.


" Ampun dah, berisik banget " cletuk kemal yang merasa terganggu dengan rai yang sedari tadi mengoceh ngoceh sendiri.


" Si dira, dari tadi sudah banget di hubungin " keluh rai sambil membanting handphone nya.

__ADS_1


Kemal menoleh ke arah rai dan melihat nya dengan tatapan geli.


" Serasa lagi bareng sama abg labil gue " ledek kemal yang melihat tingkah rai tampak sangat risau seperti anak remaja yang cinta nya sedang di gantung.


Rai merebahkan tubuhnya di ranjang dan menarik nafas dalam dalam" Lagi apa sih kamu " batin rai yang sangat gelisah dan memejamkan matanya perlahan.


Setelah cukup lama di kamar mandi dira keluar dan kembali mengambil handphone nya yang masih tergeletak di kasur.


" Kok mati ya handphone aku? " perasaan tadi enggak lowbet deh?" gumam dira sambil mencoba menghidupkan kembali handphone nya tapi tak kunjung hidup.


" aku caeger aja dulu lah " dira bergegas mengambil carger dan mengisi daya handphone nya, lalu merebahkan tubuhnya di ranjang dan perlahan menutup mata nya.


Pagi hari rai perlahan membuka matanya dan di lihat nya kemal yang sudah tidak ada di kamar nya. Rai mengambil handphone nya yang tergeletak di lantai dan menghidupkan nya kembali.


" Astaga.. belum juga ada balasan " geram rai yang melihat semua pesan dan panggilan nya tak kunjung mendapat balasan dari dira.


Rai bergegas mencoba menghubungi dira kembali tapi yang terdengar tetap suara operator.


.


" Ya ampun, masih aja enggak akif, kemana sih kamu " gumam nya yang sudah tidak bisa menutupi rasa kesal, cemas dan penasaran layaknya remaja yang sedang menunggu kepastian cinta.


Dira perlahan membuka mata nya dan melihat pantulan sinar matahari yang sudah memasuki ventilasi kamarnya.


" Aku kesiangan deh " gumam nya sambil mengucek kedua matanya dan beranjak ke meja melihat handphone nya yang sudah semalaman di carger nya.


" Loh kok masih mati aja? " dira mencoba menghidupkan handphone nya berulang kali tapi tetap tidak menyala.


" Masa sih rusak? " dira terus mencoba menghidupkan nya tapi hasil nya tetap nihil.


" Ya ampun kaya nya handphone aku rusak beneran, aduh gimana nih " gumam nya dengan wajah bingung bercampur panik pagi itu.


Guys masih gemes kan sama cerita rai dan dira? pasti aku up lg kok, tapi bantu aku vote ya, hari ini hari terakhir vote mingguan, vote sebanyak banyaknya ya, biar aku makin sering up juga.. ok ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2