Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
salah paham lagi


__ADS_3

Setelah cukup lama di kamar mandi Dira pun keluar dan bersandar di ranjang.


"Kamu sudah selesai? kenapa tidak memanggil ku? " tanya Rai saat melihat Dira duduk di samping nya.


"Aku bisa jalan sendiri, " jawab Dira singkat.


Dira memicingkan matanya melihat noda darah di sprai yang berwarna putih.


Darah apa itu? apa darak keperawan ku? bukankah rai bilang kita sudah melakukan nya di hotel saat kami mabuk? lagi pula kenapa rasanya sakit sekali seperti baru melakukannya.. gumam dira dengan ekspresi bingung


"Rai, " panggil Dira saat melihat Rai yang tengah sibuk dengan handphone nya.


"Heeemm, " sahut Rai yang masih fokus menatap layar handphone nya.


"Apa aku masih perawan? kenapa ada darah? bukankah kamu waktu itu bilang kita sudah melakukan nya saat mabuk? "


Rai terdiam, mengingat waktu itu dia pernah mengerjai Dira dengan mengatakan mereka sudah berhubungan badan saat sedang mabuk.


"Oh, maaf waktu itu aku berbohong, "


"Berbohong? " tanya Dira sambil mengerutkan kening nya seolah tidak mengerti dengan ucapan Rai.


"Iya waktu itu kamu memang mabuk lalu aku menyuruh pegawai hotel untuk mengganti pakaian mu dan kita tidak melakukan apapun, " jawab Rai santai.


"Apa? kenapa kamu melakun itu Rai? " ucap Dira yang tampak terkejut dengan perkataan Rai.


" Ya tidak apa apa, hanya iseng saja, " jawab Rai dengan enteng nya.


"Jadi ini pengalaman pertama aku? "

__ADS_1


"Iya, "


kenapa pengalaman pertama aku harus seperti ini, harus sekasar ini.. gumam dira sambil meneteskan air mata, padahal dulu dira berharap suatu saat saat dia melakukan pengalaman pertama dengan suaminya akan penuh keromantisan dan kelembutan bukan seperti yang rai lakukan pada nya barusan.


Rai menoleh ke arah Dira " ya ampun, sekarang nangis, kamu itu seperti habis di perkosa saja Dira, aku ini suami mu " ucap Rai yang tampak gemas dengan tingkah Dira.


"Apa kamu enggak ngerasa perlakuan kamu tadi seperti sedang memperkosa ku? sangat kasar! " ucap Dira yang semakin menangis terisak.


"Maaf tadi aku emosi sama si dimas itu, " ucap Rai yang mengakui kesalahan nya.


"Mungkin seperti ini rasanya menikah dengan orang yang tidak mencintai kita, berhubungan badan pun harus sekasar itu," ucap Dira sambil berusaha menghapus air matanya.


"Aku kan sudah minta maaf Dira, yasudah kita lakukan lagi ya, kali ini aku aku janji akan lebih lembut " jawab Rai sambil memberi tawaran konyolnya.


"Enggak aku enggak mau, aku mau kita pisah saja, aku fikir aku bisa menjalani pernikahan ini ternyata rasanya sangat tidak enak, kamu enggak pernah menghargai aku, enggak pernah menggangap aku istri kamu kan," seru Dira yang mencoba melupakan perasaanya.


"Maksud kamu apa sih? dari hubungan badan jadi ke pisah?" Rai mulai terpancing emosi.


"Kalau aku enggak cinta sama kamu, untuk apa aku pukul pria itu tadi! " sentak Rai.


"Cinta? kamu itu pukul dia ya karena kamu suka hal seperti itu, dari sekolah juga kamu selalu bikin ulah," sahut Dira yang mengingat kembali dulu Rai memang senang berkelahi di sekolah.


"Sekolah lagi, sekolah lagi, aku itu udah bukan anak SMA lagi, kenapa sih selalu ungkit itu! " ucap Rai yang tidak mengerti dengan fikiran Dira.


"Ya karena aku selalu ingat waktu sekolah kamu pernah mempermainkan ku, jadi bisa aja sekarang atau nanti kamu mempermainkan ku lagi! "


"Astaga.. ungkit itu lagi aja." geram Rai yang mulai frustrasi saat Dira selalu mengungkit perbuatanya dulu.


"Udahlah, aku mau pulang saja ke rumah orang tua aku! "

__ADS_1


"Yaudah pulang saja sana, terserah! " sahut Rai yang sudah enggan meladeni istrinya .


Dira bergegas keluar kamar, dan menuju pintu luar tapi Rai mengejar nya dan menahan lengan nya tepat di halaman depan.


"Mau ke mana sih? " sentak Rai yang sudah mulai habis kesabaranya.


"Kan tadi udah bilang, aku mau ke rumah orang tua aku! "


"Ya enggak mesti sekarang juga, sekarang udah malam,"


"Aku mau sekarang! " Dira mencoba melepaskan tangan Rai.


Tiba-tiba saja ada mobil yang masuk ke halaman mereka.


"Rai." ucap Nanda di susul Arya dan Kemal yang keluar dari mobil,  yang membuat Rai dan Dira diam mematung melihat kedatangan mereka.


astaga.. ngapain lagi tiga serangkai pake acara datang.. ganggu aja! gumam rai


"Urus aja tuh teman teman kamu! " Dira langsung berlari meninggalkan Rai dan Rai pun begegas mengejar nya tapi dira segera menaiki taxy yang melintas di depan rumah mereka.


"Dira turun dira!! " perintah Rai sambil mengetuk kaca mobil, tapi Dira tak menghiraukan nya dan berlalu pergi.


Raibergegas kembali ke rumahnya.


"Rai lagi ngapain sih? kaya film india kejar kejaran gitu." ledek Nanda di iringi tawa Kemal dan Arya.


Rai segera mengunci rumahnya.


"Mau ke mana Rai? tanya Kemal yang melihat Rai terburu buru.

__ADS_1


"Mau ngejar istri gue lah. " sahut Rai yang langsung masuk ke mobil nya dan meninggalkan ke tiga teman nya.


__ADS_2