Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
S3 Menghidar


__ADS_3

"Res, gimana kabar loe? kenapa enggak pernah mau temui dan hubungi gue lagi?" tulis Rayyan dalam emailnya untuk kesekian kalinya walaupun pun tidak pernah di balas oleh Reska.


5 tahun kemudian.


Saat ini Rayyan baru menyelesaikan kuliahnya dan hendak kembali ke Indonesia. Sedangkan Reska dan teman temannya masih duduk di bangku kuliah. Ini bukan pertama kalinya Rayyan kembali ke Indonesia, saat libur kuliah Rayyan selalu menyempatkan untuk kembali ke Indonesia untuk bertemu orang tua dan teman temannya tapi hanya Reska yang tidak pernah bisa dia temui. Entahlah Reska selalu menghindar bertemu dengannya walau Rayyan kerap kali memaksa Reska untuk meluangkan waktu bertemu dengannya sebentar saja tapi Reska seakan tidak perduli dan Rayyan pun tidak mengerti mengapa Reska bersikap seperti itu.


Suara handphone gadis itu berdering dan Reska bergegas mengangkatnya."Halo Res, loe di mana?" terdengar suara Devan dari balik telepon.


"Di rumah, kenapa emang?"


"Rayyan udah pulang, hari ini kita kumpul di cafe biasa loe ke sini.. ok." pinta Devan


"Oh, gimana ya gue ada urusan." tolak Reska.


"Urusan terus?" Devan tak percaya.


"Iya, yaudah ya gue buru buru." Reska menutup teleponnya.


Gadis itu menghela nafas panjang untuk sesaat.


"Menghindarinya adalah cara terbaik untuk melupakannya.. walaupun sampai saat ini gue masih mencintainya." batin Reska.


Di cafe.


Beberapa saat kemudian Rayyan datang dan langsung menghampiri teman temannya.


"Si Reska mana?" tanyanya yang tidak melihat Reska sore itu.

__ADS_1


"Ada urusan katanya," sahut Devan.


"Urusan?" Rayyan mengerutkan keningnya.


"Urusan mulu perasaan, sibuk bener kaya pejabat." cletuk Rayka.


"Iya, makin aneh tuh anak sekarang." timpal Elang.


Sedangkan Rayyan hanya terdiam yang lagi lagi menelan kekecewaan karena tidak bisa bertemu Reska untuk yang kesekian kalinya. Malam harinya Rayyan mencoba ke rumah Reska tapi Reska sedang tidak ada di rumah. Ke esokan harinya Rayyan datang ke kampus Reska yang juga satu kampus dengan teman temannya.


"Yan, sini." panggil Elang saat melihat Rayyan memasuki kantin.


"Si Reska masuk kampus enggak hari ini." tanyanya kemudian.


"Masuk, lagi ada kelas." sahut Rayka.


"Gue sms deh, biar kesini." Devan hendak mengambil ponselnya.


"Oh yaudah," balas Devan.


Siang itu Reska bergegas merapihkan buku bukunya karena mata kuliahnya sudah selesai.


"Res," panggil seorang pria saat suasana kelas sudah sepi dan hanya ada Reska di sana.


Reska menoleh ke arah suara tersebut. Matanya membulat melihat sosok pria yang selama bertahun tahun tidak pernah lagi di temuinya. Terlihat Rayyan yang semakin tampak dewasa dan tampan di matanya.


"Rayyan?" gumamya

__ADS_1


"Udah selesai kan kelasnya?" Menghampiri Reska yang masih duduk di kursinya dan memperhatikan penampilan gadis itu yang tampak terlihat lebih feminim dan cantik.


"I..iya..gue mau balik."bergegas beranjak dari kursi dan hendak meninggalkan Rayyan tapi dengan cepat Rayyan menahan lengannya.


"Balik sama gue." pintanya menatap tajam gadis itu.


"Enggak bisa." tolak Reska yang berusaha melepaskan tangan Rayyan.


"Apa salah gue? kenapa loe selalu menghindar dari gue?!!!" sentak Rayyan yang sedikit terpancing emosi.


"Menghidar? gue enggak merasa Menghidar kok." kilah Reska.


"Pokoknya balik sama gue sekarang." menarik paksa tangan Reska keluar kelas.


"Enggak bisa, gue mau pulang sama pacar gue!!" Reska setengah berteriak.


Rayyan menoleh ke arah gadis itu."Pacar?!"


"Iya, maaf gue harus pulang sama pacar gue." ucapnya lirih.


Rayyan perlahan melepaskan tangannya."Jadi loe udah punya pacar?" tanyanya sambil tersenyum kecut.


"Iya."


"Jadi itu sebabnya loe enggak pernah ada waktu untuk gue?"


"Iya."

__ADS_1


Rayyan tersenyum tipis."Baguslah." berjalan meninggalkan Reska yang masih diam mematung.


Guys.. maaf ya dikit, ngetiknya masih ngantuk banget soalnya.. jangan lupa like, komen dan votenya yak cinta.. ❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2