Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
akting


__ADS_3

Rai segera menyingkirkan tubuh Dira dari nya,  di lihat nya Dira yang langsung tertidur setelah muntah di tubuh Rai.


"Ya ampun.. apes banget sih gue malam ini,  " gerutu Rai sambil melihat bajunya yang penuh muntahan Dira. Rai segera melepas tshirt dan jaket nya, dan memperhatikan baju Dira yang juga tampak kotor karena muntahan tersebut.


"Halo, saya dari kamar 305, bisa bawa pewagai wanita ke sini? " ucap Rai saat menelepon pegawai hotel untuk segera ke kamar Dira.


Tak lama datang seorang pegawai wanita yang menemui nya .


"Bapak memanggil saya? ada yang bisa di bantu? " tanya pegawai tersebut yang sudah di depan pintu.


"Oia.. silakan masuk,  " jawab Rai yang langsung mempersilahkan pegawai tersebut masuk.


"Baju wanita ini kotor,  kamu bisa kan gantikan pakaian nya? "


"Oia bisa pak, tapi bagaimana kalau dia bangun? " tanya pegawai tersebut sambil memperhatikan Dira yang tengah tertidur.


"Dia tidak akan cepat bangun, tenang saja  ,  ini pakaian nya kalau sudah selesai langsung tinggalkan saja dia, " Rai memberikan pakaian Dira kepada pegawai tersebut dan pergi  meninggalkan kamar Dira. Setelah menganti pakain dan istirahat sebentar di kamarnya Rai pun kembali ke kamar Dira di lihat nya Dira yang sudah berganti pakaian dan masih tertidur.


"Gue kerjain aja kali ya,  " gumam nya i seraya tersenyum licik sambil membuka kembali tshirt nya dan tidur di samping Dira.


***

__ADS_1


Pagi hari Dira mulai membuka perlahan matanya, kepalanya masih terasa sangat berat. Dira melihat pakaian yang berserakan di lantai.


"Kenapa banyak pakaian di lantai? kenapa baju ku juga sudah ganti? " gumam Dira yang tampak bingung saat melihat pakaian nya berbeda dari yang sebelumnya.


"RAINAN!! " pekik Dira saat melihat Rai sudah tertidur di samping nya tanpa menggunakan baju.


"Rai.. bangun Rai bangun!! " ucap Dira sambil menepuk nepuk tubuh Rai.


"Apa sih? berisik banget, " ucap Rai seraya membuka matanya.


"Rai, kenapa kamu tidur di sini? kenapa gak pakai baju? terus kenapa baju aku beda dari yang semalam? "  Dira mulai panik.


"Oh.. itu.. semalam kamu mabuk terus muntah,  jadi aku ganti baju kamu,  "


"Iya... "


"Berarti kamu lihat tubuh aku? "


.


"Jelas dong, "

__ADS_1


"Kamu tuh benar-benar kurang ajar!! " umpat Dira yang mengambil ancang ancang untuk menampar Rai tapi dengan sigap Rai menahannya.


"Apa nya yang kurang ajar? aku kan suami mu itu hak aku bukan? lagi pula saat mabuk kita sudah melakukan itu, " Rai sambil tersenyum licik.


"Apa? gak mungkin.. aku gak mungkin melakukan hal itu sama kamu! "


"Enggak mungkin apa nya, semalam kita mabuk gak ada yang gak mungkin saat kita sedang mabuk Nandira,  "


Dira melepaskan tangan nya dari gengaman Rai dan mulai menangis.


"Aku sudah gak perawan lagi,  " ucap Dira di sela sela tangis nya.


"Dira, aku suami mu, kenapa kamu seperti habis di perkosa saja? " Rai tampak lucu melihat tingkah Dira.


"Iya kamu suami aku, tapi kenapa aki harus punya suami brengsek kaya kamu!! " umpat Dira sambil terus menangis.


"Brengsek? aku hanya tidur dengan istriku dari mana brengsek nya? " tanya Rai yang mulai emosi dengan ucapan Dira yang selalu memojokan nya.


"Kamu fikir aku senang tidur sama kamu? kamu itu pasti udah banyak tidur sama wanita lain dan setelah kamu puas pasti kamu tinggalin wanita itu aku enggak mau tidur sama kamu  karena aku tau nanti kamu pasti akan tinggalkan aku kan? " Dira semakin meneteskan air mata.


"Oh, jadi itu alasan kamu takut untuk tidur dengan ku? cetek banget ya fikiran kamu dan aku tegasin ke kamu, aku gak seperti itu,  " Rai langsung memakai tshirt nya kembali untuk kembali ke kamar nya dan meninggalkan Dira yang masih menangis.

__ADS_1


Rai  merebahkan tubuhnya di ranjang dan sejenak memejamkan matanya.


"Astaga.. benar-benar cetek banget fikiran tuh cewek, di kira gue sebejat itu apa,  tau gitu gue tidurin beneran deh semalem,  " gumam Rai yang tampak emosi dengan ucapan Dira yang sang berfikiran buruk tentang nya.


__ADS_2