Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
S2 Cinta terpendam


__ADS_3

Arya hanya terdiam dan tidak mengerti mengapa Chika mengajaknya sedangkan ada kekasihnya di sana.


"Chika." terdengar suara wanita memanggilnya.


"Sayang, sebentar ya." pamit Chika pada kekasihnya.


"Arya, ayo ikut aku." Chika menarik lengan Arya dan menghampiri temannya.


"Vania, ini Arya yang sering aku ceritakan, dia tampan kan?" ucap Chika pada gadis itu.


"Arya, ini Vania dia teman kuliah ku di Singapura aku sering menceritakan tentang mu padanya." sambung Chika yang mencoba mengenalkan temannya pada Arya.


Gadis itu mengulrkan tangannya dan memperkenalkan diri, Arya menyambutnya dengan ramah.


"Arya, kamu ngobrol sama Vania ya, nanti pulangnya bareng aku." bisik Chika di telinga Arya.


Arya mengerutkan keningnya "Kamu enggak bareng pacar kamu?"


Chika hanya menggeleng.


"Bersenang senang ya." bisik Chika kembali dan berlalu pergi meninggalkan Arya lalu menghampiri kekasihnya.


Arya duduk di kursi dan mengobrol dengan Vania, sesekali dia melirik Chika yang tampak mersa dengan kekasihnya. Pesta semakin meriah tapi Arya sangat tidak nyaman berada di sana, dia pun menghampiri Chika yang sedang mengobrol bersama kekasihnya.


"Chika, aku mau pulang." ucap Arya.


Chika menoleh "Kok buru buru banget?" tanya Chika yang sebenarnya masih ingin menikmati pesta.


"Aku besok harus ke kantor." Arya mencoba mencari alasan.


"Oh yaudah, sayang aku pulang dulu ya." pamit Chika pada kekasihnya yang di respon seulas senyum darinya dan sedikit tatapan jengkel pada Arya.


Mereka pun keluar dari hotel tersebut dan bergegas masuk ke mobil.

__ADS_1


"Bagaimana tadi?" tanya Chika memecah keheningan.


"Bagaimana apanya?" Arya balik bertanya.


"Vania, dia cantik kan? kamu menyukainya?"


"Biasa saja." jawab Arya datar.


Chika tertawa" Selera mu sepertinya tinggi ya? atau jangan jangan kamu sudah punya pacar?"


Arya menggeleng " Aku belum punya pacar." jawabnya sambil terus fokus menyetir.


"Ayo lah Arya, aku ingin lihat teman terbaik aku ini bahagia, aku saja sudah punya pacar, kamu juga harus punya pacar." ucap Chika dengan nada cerianya.


"Apa kamu bahagia? papa mu menyukai kekasih mu?" tanya Arya yang langsung menoleh ke arah Chika.


Gadis itu terdiam.


"Tidak, tidak menyukainya." jawabnya lirih.


Chika menggeleng "Entahlah, sejak aku mengenalkannya di Singapura papa langsung tidak menyukainya, padahal dia teman kuliah ku."


"Lalu kamu mencintainya?" tanya Arya kembali.


"Aku sangat mencintainya."


"Baguslah." Arya berusaha tersenyum.


"Maafkan aku ya, aku tadi memanfaatkan mu." lirih Chika.


"Tidak masalah." jawab Arya singkat.


Chika tersenyum " Seperti apa wanita idaman mu?" tanya Chika kembali seraya menatap Arya yang fokus menyetir.

__ADS_1


"Kenapa memangnya?"


"Kamu itu baik dan tampan aku ingin kamu bahagia, kita sama-sama punya kekasih, menikah lalu punya anak lalu kita ceritakan kepada anak kita kalau kita bersahabat sejak kecil kelak anak kita bisa saling bersahabat juga." ucap Chika dengan cita citanya di masa mendatang.


"Fikiran mu terlalu jauh." Arya menyentil gemas kening gadis itu.


"Jauh bagaimana? sudah cepat katakan apa ada wanita yang kamu sukai?"


"Ada."


"Siapa?" tanya Chika antusias.


"Rahasia."


"Menyebalkan, lalu seperti apa dia?" tanya Chika kembali penasaran.


"Dia cantik dan menyenangkan." jawab Arya singkat.


"Aku mau berkenalan dengannya." pinta Chika dengan mata yang berbinar binar.


Arya memberhentikan mobilnya di depan rumah Chika.


"Sudah sampai, cepat masuk kedalam." ucap Arya.


"Kamu belum menjawab pertanyaan ku, kapan kamu mengenalkan aku dengan wanita idaman mu?"


"Aku ngantuk, cepat turun."


Chika menekuk wajahnya "Yasudah, makasih ya, kamu yang terbaik." Chika megacak rambut Arya dan bergegas turun dari mobil.


"Dasar." gerutu Arya yang kembali merapihkan rambutnya dan memasukkan mobilnya ke dalam rumah.


Tak lama Arya bergegas menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya di kasur.

__ADS_1


"Enggak ada gunanya juga berharap sama dia." gumam Arya yang merasa putus asa, karena mencintai Chika tapi gadis itu tidak sedikit pun menyadarinya.


Dikit yak, nanti malam aku up lagi yak, tapi vote dulu.. ok ❤️❤️❤️


__ADS_2