Menikahi Gadis Culun

Menikahi Gadis Culun
Hadiah kecil


__ADS_3

Malam itu Rai bergegas pulang dan melajukan mobilnya perlahan meninggalkan cafe tersebut, sampai di tengah jalan mata Rai sedikit melirik toko di pinggir jalan dan memberhentikan mobil nya. Rai mengambil handphone nya sambil tetap berjalan menyusuri toko tersebut.


" Ada apa? " terdengar suara Dira di balik telepon setelah menganggkat telepon dari Rai.


" Lagi apa? " tanya nya  sambil tetap berjalan di toko besar tersebut.


" Mau tidur. " sahut nya ketus.


" Enggak tunggu aku? " goda Rai.


" Kelamaan. "


" Sudah makan? "


" Belum. "


" Kenapa? "


" Enggak nafsu, udah aku mau tidur aja. " ucap Dira yang langsung menutup telepon nya. Rai pun tersenyum dan segera mengambil barang barang yang hendak di beli nya, tak lama Rai keluar dari toko tersebut dan kembali melajukan mobil nya ke rumah. Rai mulai masuk ke rumah , dan perlahan berjalan ke kamarnya, di lihat nya Dira yang masih tidur berbaring ke samping. Rai berjongkok dan mendekatkan wajah nya ke arah Dira.


" Dir, " panggil Rai pelan.


Tak lama Dira perlahan membuka matanya dan melihat Rai yang sudah ada di depan matanya sambil tersenyum.


" Masih ingat pulang? " tanya nya  dengan nada sinis.


" Iya sesuai janji aku jam setengah 7 kan. "

__ADS_1


" Mata kamu rabun? sekarang jam setengah 8." sahut Dira dengan emosi.


" Sku beli ini dulu." Rai  berdiri dan memperlihatkan paper bag pada Dira.


" Apa itu? " tanya Dira yang mulai beranjak dari tidurnya dan duduk di samping Rai.


" Hadiah kecil, untuk ibu hamil yang suka marah marah." sahut Rai sambil memberikan paper bag tersebut.


Dira pun mulai membuka paper bag tersebut dan melihat berbagai kotak coklat cantik yang sudah di hias dengan berbagai kata kata di bungkus nya.


" Lucu, ini bisa di hias sesuai keinginan kita? " tanya Dira.


" Iya."


Dira mulai membaca beberapa kata kata di kotak coklat tersebut.


" Kamu bawel? kamu menyebalkan? kamu tidak cantik? kamu tidak manis? " ucap Dira sambil membaca tulisan di kotak tersebut satu persatu.


Rai pun terkekeh geli melihat ekspresi wajah Dira yang mulai jengkel.


" Belum selesai." Rai memberikan satu kotak coklat lagi yang dia sembunyikan di balik tangan nya.


Dira pun mengerutkan kening nya dan membaca kotak tulisan di kotak coklat terakhir yang di sembunyikan Rai.


" Aku cinta kamu, istriku. " ucap Dira pelan dan melirik Rai yang tersenyum, wajah Dira sedikit memerah di buat nya.


" Suka coklat kan? "tanya Rai dan Dira hanya mengangguk.

__ADS_1


Rai membuka coklat tersebut dan menyuapi dira yang duduk di hadapan nya.


" Kalau sama aku suka? " tanya nya sambil menatap Dira.


" Kenapa tanya seperti itu terus? " ucap Dira yang mengingat Rai sudah pernah menanyakan hal itu pada nya.


" Kan kamu belum pernah bilang langsung, sekarang bisa kan bilang langsung ke aku? aku ingin dengar. " pinta Rai.


" Aku suka.. aku suka banget.. " ucap Dira sambil tersenyum.


" Aku suka coklat." sambung Dira.


" Wstaga.. yaudah deh, aku jadi coklat saja." sahut Rai dengan wajah yang kecewa, Dira hanya tertawa melihat ekspresi Rai, dan terus menikmati coklat coklat tersebut dengan Rai malam itu.


Tak lama Rai pun mandi dan menyandarkan dirinya di ranjang, sedangkan Dira sedang keluar kamar, Rai membuka handphone nya dan melihat galeri handphone nya yang masih tersimpan foto gizza dan dirinya dulu.


kenapa aku masih menyimpan nya?


Rai mulai menekan tombol di handphone nya untuk menghapus foto tersebut.


" Rai." panggil Dira yang langsung menghampiri Rai di kasur, yang sontak saja membuat Rai kaget dan melempar handphone nya ke bawah ranjang.


" Praaankk." terdengar suara handphone tersebut jatuh cukup keras karena di lempar Rai dengan refleks.


" Tamu kenapa? " tanya Dira yang melihat Rai begitu terkejut melihat nya.


" Enggak apa apa, kamu ngagetin aku " sahut rai yang langsung menghambil handphone nya kembali dan sudah dalam keadaan mati.

__ADS_1


" Mati ya? rusak? "


" Enggak apa-apa, enggak rusak, batrai nya kebetulan lowbet, besok pagi aja aku carger." ucap nya  sambil berusaha tersenyum.


__ADS_2