
Setelah cukup lama duduk di taman hotel Rai memutuskan kembali ke kamar hotel. Rai membuka pintu kamar yang tidak terkunci di lihat nya Dira yang sudah tertidur di ranjang.
"Benar-benar ceroboh sekali mahluk satu ini, bisa bisanya dia tidur tanpa mengunci pintu " gumam Rai seraya menggeleng kan kepala nya.
Rai merebahkan tubuhnya di ranjang dan perlahan memejamkan matanya karena rasa lelah yang sudah tidak dapat di tahan nya.
Pagi hari Dira perlahan membuka matanya.
"RAINAN!! " pekik Dira yang terkejut melihat Rai sudah tertidur di samping nya.
"Astaga.. ada apa sih pagi pagi udah teriak teriak kaya gitu! " ucap Rai yang jengkel karena merasa tidur nya terganggu
"Kamu yang apa apaan! kan semalem aku bilang jangan tidur di ranjang! udah ayo bangun," umpat Dira sambil mendorong Rai agar turun dari kasur nya.
Rai dengan sigap menahan lengan Dira dan menatap nya dengan penuh emosi.
"Semalam kamu bilang jangan menyentuh ku bukan jangan tidur di ranjang dan aku sama sekali tidak menyentuh mu nandira !! berhentilah memancing emosi ku! " ucap Rai yang langsung beranjak dari ranjang menuju kamar mandi.
Dira hanya diam mematung dira merasa Rai sangat marah dan emosi pada nya.
"Apa aku terlalu berlebihan? "
Sampai terdengar suara handphone nya dan Dira pun bergegas mengangkat nya.
"sayang.. kamu sudah bangun? " terdengar suara mama Dira dari balik telepon.
"Iya sudah mah, "
"Sayang kamu sekarang cepat chek out ya dari hotel terus ke rumah Rai. Papa sama mama sudah ada di rumah rai, sudah puas kan malam pertamanya? " goda mama Dira sambil tertawa.
Dira hanya terdiam mengingat dia tidak melakukan apa pun semalam..
"dira.. ko diam aja? " ucap mama yang membayar kan lamunanan nya .
__ADS_1
"Oia mah.. Dira langsung ke rumah Rai sekarang," jawab Dira yang langsung mematikan telepon nya.
"Ada apa? " tanya Rai yang baru selesai mandi.
"Mama menyuruh kita chek out sekarang lalu kerumah mu, mereka sedang berkumpul di sana, "
"Oh begitu, yaudah kita pergi saja sekarang, "
"Tunggu aku mau mandi dulu," ucap Dira yang langsung mengambil handuk nya dan menuju kamar mandi.
"Ya ampun.. kenapa aku enggak bawa baju ganti sih! " gerutu Dira yang kesal karena mandi nya sudah sel tapi dia lupa membawa baju ganti.
Dira terpaksa keluar kamar mandi dengan di balut handuk yang sangat pendek untuk mengambil pakaian nya di lemari. Rai yang sedang bersandar di ranjang terus memperhatikan dira yang tampak memperlihatkan lekuk tubuhnya itu.
"Apa dia sedang menggoda ku? norak sekali caranya " gumam Rai sambil tersenyum kecut.
Dira terus berjalan setengah berlari menuju kamar mandi.
"Aduh!! " pekik Dira yang sudah jatuh terpeleset karena lantai yang licin berkat tetesan air dari rambutnya yang masih basah.
" Dira, Dira.. lain kali kalau jalan engga usah buru buru.. baru aku mau bilang hati hati tapi sudah jatuh duluan, " ucap Rai sambil terus tertwa.
"Garing tau gak!!" umpat Dira yang kesal bercampur malu.
Rai berjalan menghampiri Dira.. dan memegang lengan nya seraya membantu nya bangun.
"Sakit? " tanya Rai sambil menatap Dira.
"Sakit lah.. pake nanya lagi, udah jangan pegang pegang!! " ucap Dira yang langsung menepis tangan Rai dan kembali berjalan menuju kamar mandi
"Astaga.. udah di tolongin juga masih sok jual mahal gitu, " ucap Rai
setelah selesai mandi Rai dan Dira pun segera chek out dan menuju rumah Rai.
__ADS_1
"Sayang.. anak dan menatu mama sudah pulang, " ucap mama Rai begitu membuka pintu.
" Ayo masuk, " mama Rai segera mempersilahkan mereka masuk.
"Kalian pasti belum makan kan? kita langsung makan ya.. yang lain sudah menunggu di meja makan,
" ucap mama Rai sambil tersenyum.
"Iya mah.. Rai laper banget nih, " sahut Rai.
Sampai di meja makan mereka pun di sambut orang tua mereka yang sudah menunggu dan mengobrol, sambil menyantap makanan di hadapan mereka.
"Rai, Dira kami punya kejutan untuk kalian " ucap papa Rai di sela sela makan mereka.
"Kejutan apa? " tanya Rai sambil mengerutkan kening nya.
"Ini, " papa Rai memberikan sesuatu pada Rai.
"Tiket pesawat? "
"Iya sayang, kami ingin kalian honeymoon ke Italia, ini hadiah untuk kalian dari kami, " jawab mama Dira sambil tersenyum. Dira dan Rai pun cukup terkejut dengan apa yang mereka terima.
"Aduh.. kaya nya engga usah pakai acara honeymoon segala deh, " ucap Rai.
"Rai, kamu apa apaan sih.. kami kan hanya ingin beri hadiah untuk kalian, "
"Mah.. bukan begitu maksudnya, lagi pula engga usah ke Italia segela, kejauhan mah, " ucap Dira yang seolah membela Rai dan tidak suka dengan rencana tersebut.
"Engga apa-apa dira.. lebih jauh lebih bagus, nanti kan pulang langsung bisa bawa cucu buat mama," sahut mama Dira.
"Iya.. benar itu sayang," timpal papa Dira.
"Tapi, " Rai masih mencoba protes.
__ADS_1
"Sudah Rai, tidak ada tapi tapian kalian turuti saja keinginan kami, " tegas papa Rai yang merasa putra nya masih berusaha menolak ke inginan nya.