One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Tips menggoda suami


__ADS_3

"Bagaimana kalau anak kita ternyata laki-laki, apa kau tidak akan menyayanginya?" Tanya Malik.


"Ck. Tentu sana aku juga menyayanginya. Mau laki-laki atau perempuan aku tetap menyayanginya. Tapi aku akan lebih senang jika anak kita nantinya adalah perempuan." Jawab Flower.


"Ohh..." ucap Malik sambil menganggukkan kepalanya.


Karena waktunya untuk berangkat bekerja sudah hampir dekat, Malik pun segera beranjak dan berpamitan pada Flower untuk berangkat ke perusahaan. Flower pun seperti biasanya mengantarkan Malik berangkat bekerja hingga sampai ke depan rumah mereka.


"Aku pergi dulu." Ucap Malik sebelum masuk ke dalam mobilnya.


Flower menganggukkan kepalanya. "Hati-hati di jalan." Jawab Flower.


Malik mengiyakannya lalu masuk ke dalam mobil. Setelah mobil Malik melaju dan mulai hilang dari pandangannya, Flower pun beranjak masuk ke dalam rumahnya dan tak lupa mengunci pintu.

__ADS_1


"Lebih baik aku mempersiapkan barang-barangku dari saat ini saja agar nanti siang aku bisa langsung tidur dengan nyenyak." Ucap Flower.


Saat sedang membereskan barang-barangnya di dalam kamar, Flower tak sengaja mengambil sebuah gaun tidur yang terlihat transparan dan ia yakini jika dipakai ke tubuhnya akan memperlihatkan dengan jelas lekuk tubuhnya.


"Bukankah gaun tidur ini yang dibawakan Mommy waktu itu?" Gumam Flower sambil membolak-balikkan gaun tidur itu. Tiba-tiba saja ide licik terlintas di benaknya. "Agh, ya. Lebih baik aku membawa gaun ini ke rumah mertuaku. Mungkin saja dengan gaun ini aku bisa membuktikan sesuatu di sana." Ucap Flower lalu memasukkan gaun tidurnya ke dala koper.


Satu jam berlalu, kini Flower telah selesai bersiap-siap dan mulai merasa lelah. Flower pun memutuskan untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak di atas ranjang sambil memainkan ponselnya.


"Cara-cara menggoda suami." Gumam Flower membaca postingan yang baru saja lewat di beranda sosial medianya. "Sungguh menggelikan sekali judulnya." Ucap Flower lalu menarik layar ponselnya ke atas untuk melihat postingan selanjutnya. Namun tiba-tiba saja Flower kembali melihat postingan yang tadi saat mengingat perkataan Mommynya.


*


Tanpa terasa waktu begitu cepat berputar. Malik yang tadi pagi berangkat bekerja kini sudah kembali ke rumahnya di waktu hari sudah hampir gelap. Karena ia mendapatkan panggilan telefon dari ibunya tadi siang di perusahaan yang mengatakan ingin mengajaknya dan Flower untuk makan bersama, Malik pun memutuskan langsung membawa Flower ke rumah ibunya tanpa makan malam di rumah mereka lebih dulu.

__ADS_1


"Sepertinya ada yang berbeda dengan dirimu." Ucap Malik saat ia dan Flower sudah berada di dalam perjalanan menuju rumah Bu Venna.


"Apanya yang berbeda? Aku biasa saja." Jawab Flower pura-pura tidak tahu.


Malik menatap pada istrinya kembali dan memperhatikan sejenak apa yang berbeda dengan istrinya itu.


"Kenapa warna lipstikmu merah terang begitu?" Tanya Malik.


"Oh, ini." Flower memegang bibirnya. "Aku ingin saja memakai lipstik merah seperti ini agar wajahku terlihat semakin segar." Jawab Flower berdusta karena alasannya yang sebenarnya bukan karena itu.


"Benarkah begitu?" Tanya Malik.


"Emh, ya." Jawab Flower lalu memalingkan wajahnya ke arah jendela mobil.

__ADS_1


Haha, tidak mungkin aku mengatakan dengan jujur jika aku memakai lipstik merah merona seperti ini karena aku berniat menggodamu sebelum nantinya aku menggodamu dengan gaun tidur merah itu. Ucap Flower dalam hati.


***


__ADS_2