
Mom Rania dan Dad William tersenyum melihat keromantisan anak dan menantunya itu. Baby yang seolah mengerti jika kedua orang tuanya sedang tidak ingin diganggu pun hanya diam berada di dalam gendongan Mom Rania.
Saat siang hari telah tiba, akhirnya sosok yang ditunggu Flower sejak tadi pagi pun tiba. Siapa pagi jika bukan Bu Venna, mertuanya yang tadi pagi tidak bisa datang karena harus menghadiri rapat di instansi tempat ia bekerja.
"Maafkan Ibu terlambat datang ke sini." Ucap Bu Venna setelah menyalimi Flower.
"Tidak masalah, Ibu." Jawab Flowee tersenyum.
Bu Venna ikut tersenyum. Tak berselang lama Mom Rania pun mengajak mereka untuk makan siang bersama karena para pelayan sudah siap menghidangkan makanan di atas meja.
"Suroh, tolong jaga Baby sebentar, ya." Pinta Flower pada Suroh.
Suroh mengangguk lalu membawa Baby menuju kamar yang ada di lantai bawah. Sesuai permintaan Malik, di rumah barunya Suroh diminta bertugas untuk menjaga Baby karena untuk saat ini untuk pelayannya Malik hanya mempercayakan Baby dirawat oleh Suroh.
Setelah kepergian Suroh, Flower pun bergabung di meja makan. Suasana di meja makan pun terasa hangat dan menyenangkan dengan senyuman tulus yang menghiasi wajah mereka masing-masing.
"Silahkan menikmati makanannya." Ucap Malik lembut pada semua orang yang berada di meja makan.
Mereka mengangguk lalu mulai mengambil makanan masing-masing. Flower pun dengan sigap mengambilkan makanan untuk suaminya dan setiap pergerakannya itu tak lepas dari pandangan Bu Venna.
__ADS_1
Kedua bola mata Bu Venna berkaca-kaca melihat menantunya yang kini sudah bersikap menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak dan suaminya. Jika mengingat sikapnya di waktu yang lalu rasanya Bu Venna sangat menyesal karena sudah bersikap buruk pada menantunya itu.
"Ibu, ayo makan." Ajak Flower pada Bu Venna yang hanya diam saja.
"Agh, ya." Bu Venna tersenyum lalu mengambil makanan untuk dirinya sendiri.
*
Satu minggu berlalu, Malik pun mengadakan acara syukuran untuk rumah barunya. Cukup banyak orang yang diundang Malik di acara syukuran rumah baru mereka. Dari mulai anak yatim, keluarga, teman-teman dan rekan kerjanya termasuk dengan Zaki yang pernah ia nobatkan sebagai rivalnya.
Kedatangan Zaki ke rumah mereka siang itu tentu saja membuat Flower yang tidak mengetahui jika Zaki diundang dibuat terkejut melihatnya. "Kenapa dia ada di sini?" Tanya Flower pelan pada dirinya sendiri.
Flower menoleh ke arah samping dimana suaminya berada saat ini. Entah kapan Malik berdiri di sampingnya dan mendengarkan ucapannya.
"Kau mengundangnya?" Flower dibuat bingung karena dari yang ia lihat sepertinya suaminya itu tidak menyukai pria yang pernah menaruh perasaan pada dirinya itu.
"Ya, apa salahnya." Jawab Malik tersenyum.
Flower yang hendak menjawab pun mengurungkan niatnya saat Zaki datang menghampirinya dan Malik.
__ADS_1
"Selamat datang di rumah kami." Malik mengulurkan tangannya pada Zaki.
"Selamat juga atas rumah baru kalian." Jawab Zaki seraya tersenyum.
Flower hanya memasang wajah datarnya saat Zaki hendak bersalaman dengannya.
"Kau tidak mau menerima uluran tangan dari pria tampan sepertiku?" Kelakar Zaki.
"Flower." Malik menegur istrinya agar bersikap baik dengan tamu mereka.
"Mau." Jawab Flower singkat lalu menerima uluran tangan Zaki dan mere-masnya cukup kuat.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗
__ADS_1