
Kedatangan Flower dan Malik ke kediaman Dad William dan Mom Rania sore itu disambut dengan senyuman di wajah cantik Mom Rania. Flower yang masih asik menikmati cemilannya yang belum habis turut tersenyum pada Mommynya itu.
"Kau ini..." Mom Rania menggelengkan kepalanya melihat putrinya makan layakanya anak kecil.
"Dimana Daddy, Mom?" Tanya Flower sambil menatap ke dalam rumah.
"Daddy ada di kamar. Baru saja pulang dan sedang mandi di dalam kamar." Jawab Mom Rania.
"Oh..." Flower mengangguk-anggukkan kepalanya.
Malik yang baru saja mengeluarkan buah tangan dari dalam mobil pun mengulurkan tangan Mom Rania.
"Ayo silahkan masuk dulu." Ajak Mom Rania setelah menyalami menantunya.
Flower dan Malik mengangguk lalu mengikuti Mom Rania masuk ke dalam rumah.
Kedua bola mata Flower pun mulai berkaca-kaca saat sudah berada di dalam rumah yang sudah sangat ia rindukan sejak ia menikah.
Akhirnya aku bisa kembali lagi ke rumah ini. Daddy, terima kasih karena telah mau menerima Flower kembali. Flow sangat menyayangi Dad dan Mom. Ucap Flower dalam hati.
__ADS_1
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Malik yang menyadari jika istrinya sedang bersedih.
"Aku baik-baik saja dan aku sedang bahagia." Jawab Flower seraya tersenyum.
Mom Rania tersenyum mendengarnya. Pun dengan Malik yang merasa tenang ternyata istrinya sedih karena bahagia.
"Jika kalian lelah kalian bisa istirahat dulu di dalam kamar. Mom akan memanggil kalian untuk makan malam nanti." Ucap Mom Rania setelah berada di ruang tengah.
"Malik, apa kau lelah? Jika kau lelah kau bisa istirahat di dalam kamar. Aku ingin bercerita dengan Mommy di sini." Ucap Flower.
Malik menganggukkan kepalanya karena ia cukup lelah setelah seharian bekerja ditambah melakukan perjalanan yang cukup panjang hari ini.
"Kau tahu kamarku bukan?" Tanya Flower dan diangguki Malik sebagai jawaban. Setelah melepas kepergian Malik, Flower pun menatap pada Mom Rania.
"Mom juga ingin berbicara kepadamu." Ucap Mom Rania pada Flower.
"Bicaralah lebih dulu, Mom." Ucap Flower.
Mom Rania menghela nafasnya. "Kenapa kau tidak bilang jika tadi kau pergi karena kau habis berdebat dengan mantan kekasih suamimu?" Tanya Mom Rania.
__ADS_1
Flower terkejut mendengarnya. "Kenapa Mom bisa tahu? Apa Arini yang memberitahukannya pada Mommy?" Tanya Flower.
Mom Rania menggeleng. "Arini tidak mengatakan apa-apa. Mom tahu dari orang lain." Jawab Mom Rania.
"Sudahlah, Mom. Jangan memperpanjangnya. Biarkan saja dia hidup dengan sikap buruknya itu sampai dia sadar jika yang dikatakannya itu salah." Ucap Flower tak ingin memperpanjang masalah. Lagi pula ia sudah mengadu pada Malik bukan? Dan sudah bisa dipastikan suaminya itu akan mengambil tindakan tegas pada mantan kekasihnya itu.
"Mom mungkin bisa saja untuk tidak mempermasalahkannya namun tidak dengan Daddymu, Flow. Daddy sangat marah padanya. Dan bahkan sudah memberikan peringatan padanya." Ucap Mom Rania.
"Apa? Daddy tahu?" Flower mulai merasa cemas. Jika Daddynya sudah turun tangan dapat ia pastikan jika tindakan Daddynya itu jauh lebih kejam dari pada Malik.
"Ya. Tapi kau tenang saja, Mom sudah memberikan pengertian pada Daddymu agar tidak memecatnya. Lagi pula Mom tidak ingin karena tindakan Daddy membuatnya menjadi dendam kepadamu dan bisa bersikap lebih buruk pada dirimu." Ucap Mom Rania lalu menceritakan apa yang terjadi pada Kyara dulu.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1