One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Extra Chapter (Apa kau tidak lelah?)


__ADS_3

Tidak banyak yang Flower lakukan selama berada di kota B. Wanita itu lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidur di dalam kamar penginapan dan ketika bangun hanya makan dan menemani Baby bermain di dalam kamar. Usia kehamilannya yang sudah menginjak sembilan bulan membuat Flower semakin mudah lelah dan selalu mudah tertidur dimana pun ia berada.


Sore harinya, Malik yang baru saja pulang ke tempat penginapannya dan istrinya dibuat tersenyum melihat istrinya yang kini kembali tertidur setelah tadi siang mengirimkan pesan jika ia ingin tidur siang.


"Flower sudah lama tidur?" Tanya Malik pada Suroh yang saat ini sedang menamani Baby bermain di ruang tengah.


"Baru sekitar satu jam, Tuan." Jawab Suroh.


Malik mengangguk paham. "Istirahatlah, biar saya yang menjaga Baby." Ucap Malik lalu mengambil Baby yang tengah mengulurkan kedua tangannya kepadanya.


Suroh mengangguk saja lalu pergi meninggalkan ruang tengah memberikan ruang pada Malik untuk bermain dengan anaknya.


Seperti tidak ada rasa lelah yang Malik rasakan setelah hampir seharian beraktivitas di luar. Setiap harinya setelah pulang bekerja pria itu selalu saja menyempatkan waktu bermain dengan putrinya atau mengajak putrinya berjalan-jalan di sekitar rumah.


"Daddy..." Baby menjatuhkan wajahnya di dada bidang Malik dengan manja.

__ADS_1


Malik yang melihatnya pun tersenyum dan merasa gemas dengan putrinya itu. "Kita cuma sebentar berada di sini. Besok pagi kita sudah pulang ke rumah lagi." Ucap Malik memberitahu putrinya.


Seolah mengerti perkataan daddynya, Baby pun mengangguk mengiyakannya.


Bertambah gemas saja Malik melihat respon dari putri kecilnya itu. Karena sudah tidak tahan dengan kelucuan Baby, Malik pun memberikan ciuman bertubi-tubi di pipi bulat Baby.


"Ehe... uwa..." Baby tertawa-tawa kegelian. Bukannya berhenti, Malik justru semakin gemas mencium kedua pipi putrinya itu.


Setelah hampir satu jam menghabiskan waktu bersama Baby di ruang tengah, Malik pun kembali ke dalam kamar untuk melihat Flower. "Ternyata masih tidur." Gumam Malik menatap Flower.


"Mommy!" Baby memberontak di dalam gendongan Malik. Bayi mungil itu sepertinya ingin menghampiri mommnya yang sedang tidur.


"Mommy! Mommy!" Teriak Baby sambil menepuk pinggir ranjang karena tidak dapat menjangkau tubuh Flower.


Mendengar suara kebisingan di sekitarnya membuat Flower akhirnya terjaga dan membuka kedua kelopak matanya.

__ADS_1


"Baby?" Ucap Flower dengan mata yang nampak sembab karena terlalu banyak tidur.


Malik berjalan mendekati istrinya. "Bangun dulu, ya. Hari sudah hampir malam." Ucap Malik lembut.


Flower bangkit dari pembaringannya. Ditatapnya wajah Malik yang kini tengah menatap kepadanya. "Apa kau baru pulang?" Tanyanya.


Malik menggeleng. "Sudah sejak satu jam yang lalu." Jawabnya.


Flower terkejut mendengarnya. "Maaf karena aku tidak menyambutmu pulang." Sesalnya.


"Tak apa... aku tahu kau lelah. Apa malam ini mau jalan-jalan sebelum besok kita pulang?" Tawar Malik.


Flower diam dan berpikir. "Apa kau yakin tidak lelah?" Tanyanya memastikan. Seharian ini Malik sudah banyak menghabiskan waktu untuk bekerja dan berkendara. Flower merasa tidak enak harus merepotkan suaminya itu lagi.


"Tidak. Rasa lelahku sudah hilang saat melihat wajahmu dan Baby. Jadi apa mau jalan-jalan?" Tawar Malik lagi.

__ADS_1


"Mau... aku mau berwisata kuliner malam ini. Katanya ada banyak makanan enak yang dijual di sekitar sini." Ucap Flower.


***


__ADS_2