One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Pembicaraan mertua dan menantu


__ADS_3

"Sungguh menyeramkan." Flower bergedik ngeri setelah mendengarkan cerita dari Mom Rania. "Jadi sekarang wanita yang menyukai Om Gerry sudah tiada, Mom?" Tanya Flower dan diangguki Mom Rania sebagai jawaban.


"Untung saja dia pergi dalam keadaan sudah bertaubat dan berubah menjadi wanita yang baik." Komentar Mom Rania.


Flower mengangguk. "Ternyata cinta bisa membuat orang-orang menjadi bodoh dan tidak menggunakan akalnya dengan benar." Ucap Flower teringat pada kebodohannya saat mencintai Rey.


"Ya, maka dari itulah lebih baik mengikhlaskan apa yang tidak menjadi milik kita dan menerima apa yang menjadi takdir kita karena bisa membuat hidup kita menjadi tenang." Jawab Mom Rania.


Flower kembali menganggukkan kepalanya. Mommynya benar jika ia menerima jalan takdir hidupnya maka hidupnya bisa menjadi tenang seperti apa yang ia rasakan saat ini. Setelah ikhlas menerima Malik menjadi suaminya hidupnya menjadi tenang dan damai walau kemewahan sangat jauh dari hidupnya saat ini.


Tak berselang lama Dad William nampak bergabung bersama mereka hingga membuat percakapan ibu dan anak itu terhenti.


"Flow, kau tidak ingin istirahat dulu di dalam kamar?" Tanya Dad William setelah mengecup kening putrinya.


"Tidak, Dad. Flow ingin bercerita dengan Mommy saja." Jawab Flower.

__ADS_1


Dad William menganggukkan kepalanya. "Oh ya, nanti malam Daddy ingin kau dan Malik menginap di sini." Pinta Dad William.


"Menginap di sini?" Ulang Flower pelan.


"Ya. Apa kau keberatan?" Tanya William menatap Flower intens.


Flower menggelengkan kepalanya. "Tapi Malik tidak membawa baju ganti untuk di sini, Dad." Jawab Flower.


"Itu bukanlah sebuah permasalahan. Suamimu bisa menggunakan baju Daddy." Ucap Dad William.


Flower pun akhirnya mengangguk saja menyetujui permintaan Daddynya. Di dalam hatinya ia merasa senang kerena Daddy William terlihat benar-benar sudah menerimanya dengan baik.


Mom Rania dan Malik yang melihat interaksi Dad William dan Flower saat makan malam hanya bisa tersenyum sambil menikmati makanan mereka masing-masing. Di dalam hati mereka saat ini merasa sangat senang karena pada akhirnya anak dan ayah itu dapat berdamai dan kembali bersama setelah cukup lama berjauhan.


Setelah makan malam selesai, Dad William meminta Malik untuk mengikutinya pergi ke ruangan kerjanya sedangkan Flower memilih ikut dengan Mommynya menikmati acara televisi malam itu.

__ADS_1


Setibanya di ruangan kerja Dad William, Malik duduk di kursi yang berhadapan dengan Dad William.


"Apa kau tahu alasan Daddy mengajakmu untuk ikut ke sini?" Tanya Dad William ingin menguji mental menantunya.


Malik menganggukkan kepalanya. "Karena wanita masa lalu saya." Jawab Malik


"Pintar." Dad William tersenyum sinis. "Apa kau sudah tahu kesalahanmu juga saat ini?" Tanya William lagi.


Malik terdiam beberapa saat.


"Kesalahan terbesarmu saat ini adalah karena kau tidak pandai mengurus masa lalumu dengan baik hingga dia berhasil membuat putri sematawayang saya terluka hatinya." Tekan William. Wajahnya yang tadi tenang kini terlihat menahan sebuah amarah karena mengingat informasi yang disampaikan orang suruhannya kepada tadi bagaimana perkataan buruk Emila pada Flower.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2