One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Berubah semakin baik


__ADS_3

"Malik, bisakah kau melepaskan tanganmu dari pinggangku?" Pinta Flower saat Zaki dan Rey telah pergi dari hadapan mereka.


"Kenapa?" Tanya Malik datar.


"Karena kau membuatku merasa sesak." Jawab Flower seadanya.


Malik seketika melepaskan lingkaran tangannya di pinggang Flower. "Maaf." Ucapnya kemudian.


"Tak apa. Ayo kita kembali bersama Mommy dan Daddy." Ajak Flower.


Malik mengiyakannya lalu melangkah ke arah Mom dan Daddynya berada. Di tempat yang sama Bu Venna juga terlihat berada di sana dan sedang berbincang dengan Mama Kyara.


"Mommy..." ucap Flower saat sudah berada di depan Mommy dan Daddynya.


"Kemarilah." Mom Rania merentangkan kedua tangannya meminta Flower masuk ke dalam dekapannya.


Flower pun dengan cepat masuk ke dalam pelukan Mom Rania dan memeluknya erat.

__ADS_1


"Mommy, terima kasih karena telah membuatkan acara ini untuk Flower." Ucap Flower lembut di dalam pelukan Mommynya.


"Kau tidak perlu berterima kasih untuk itu. Apapun akan Mommy lakukan untuk kebaikanmu." Jawab Mom Rania.


Mendengar percakapan Mom Rania dan Flower membuat Bu Venna mengalihkan pandangan kepada mereka termasuk dengan Mama Kyara.


"Oh, jadi hanya Mommy saja yang dianggap, Daddy tidak." Ucap Dad William merajuk.


Flower segera melepaskan pelukannya dari Mom Rania lalu berpindah masuk ke dalam dekapan Daddynya. "Terima kasih juga untuk Daddy karena telah menyayangi Flower dengan tulus sejak Flower lahir ke dunia." Ucap Flower lirih.


"Seperti apa yang Mommymu katakan, kau tidak perlu berterima kasih untuk itu." Jawab Dad William.


Flower tersenyum mendengarnya lalu semakin mendekap erat tubuh Dad William.


Melihat interaksi keduanya membuat Bu Venna mulai merasa bersalah karena telah memberikan tempat yang tidak nyaman pada Flower padahal selama ini ia selalu mendapatkan kasih sayang yang berlimpah dari keluarganya.


Sore itu, Bu Venna pulang dari kediaman Arnold dengan merenungi kesalahannya selama ini yang telah bersikap buruk pada menantunya padahal menantu yang tidak pernah ia anggap kehadirannya itu selalu bersikap baik padanya bahkan tidak mau membalas perbuatannya.

__ADS_1


Dan setelah hari itu, sikap Bu Venna pada Flower pun mulai berubah. Bu Venna mulai belajar menerima kehadiran menantunya dan bersikap baik padanya. Tak jarang pula Bu Venna datang ke kediaman anak dan menantunya hanya untuk melihat Flower atau sekedar mengantarkan makanan ke sana.


Tentu saja perubahan sikap ibunya membuat Malik merasa senang karena pada akhirnya ibunya mau menerima istrinya setulus hatinya. Pun dengan Flower yang merasa senang karena mertuanya kini telah mau menerima dirinya.


Satu bulan telah berlalu, sikap Bu Venna semakin berubah baik kepada Flower. Setiap minggunya Bu Venna bahkan meminta Flower dan Malik menginap di rumahnya dan memberikan pelayanan terbaik untuk menantunya itu dari mulai memasakkan makanan yang disukai Flower sampai membantu membuatkan susu hamil untum Flower.


Perubahan sikap Bu Venna itu tentu saja dirasakan oleh Emila karena Bu Venna tak pernah lagi menghubunginya atau sekedar membalas pesan darinya.


"Ada apa dengan Tante Venna? Kenapa dia berubah? Aku merasa Tante sudah tidak berada di pihakku lagi." Ucap Emila di dalam kamarnya malam itu. "Sepertinya aku harus mencari tahu ada apa dengan Tante Venna hingga berubah drastis seperti ini kepadaku." Lanjutnya kemudian setelah cukup lama berpikir.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗

__ADS_1


__ADS_2