
"Kau ini bicara apa?" Mom Rania menepuk lengan suaminya. Merasa malu dengan apa yang William katakan karena ia sudah tahu arti perkataan suaminya.
Malik dan Flower yang melihatnya pun hanya bisa tersenyum melihat interaksi antara Mom Rania dan Dad William.
Tak berselang lama, Dad William dan Malik pun berpamitan untuk berangkat bekerja dan meninggalkan Mom Rania dan Flower di rumah.
"Mommy, apa yang ingin kita lakukan hari ini? Sepertinya akan cukup membosankan jika hanya berdiam diri di rumah saja." Ucap Flower setelah mengantarkan suaminya pergi bekerja.
"Bagaimana kalau hari ini kau menemani Mommy pergi ke rumah Tante Kyara saja?" Tawar Mom Rania setelah mengingat jika hari ini ia memiliki janji pada Kyara untuk bermain di rumahnya.
Flower nampak berpikir beberapa saat.
"Bagaimana?" Tanya Mom Rania lagi.
__ADS_1
"Flower setuju. Flow akan ikut menemani Mommy pergi ke rumah Tante Kyara." Jawab Flower.
"Baiklah, kalau begitu dua jam lagi kita pergi ke rumah Tante Kyara." Jawab Mom Rania dan diangguki Flower sebagai jawaban.
"Kalau begitu Flow ingin mengirimkan pesan pada Malik dulu untuk izin pergi ke rumah Tante Kyara. Malik bilang jika kemana pun Flow pergi, Flow harus terus mengabarinya." Ucap Flower.
Mom Rania tersenyum mendengarnya. Ia merasa bangga karena kini Flower sudah sangat menurut pada suaminya dan mengerti kodratnya sebagai seorang istri.
"Kalau begitu Flow pergi ke kamar dulu ya, Mommy. Flow ingin mengabari Malik sekaligus mempersiapkan baju yang ingin dipakai untuk pergi nanti." Ucap Flower.
Setiba di dalam kamarnya, Flower dibuat bingung karena mengingat sudah tidak ada lagi stok bajunya di dalam lemari kamarnya yang cukup besar dan nyaman dipakai untuk ia bepergian. Baju-baju yang ada di dalam lemarinya kebanyakan baju yang sangat pas di badan dan sudah tidak bisa digunakan untuk kondisi tubuhnya saat ini.
"Tahu begini aku akan membawa baju cadangan dari hotel kemarin." Keluh Flower. Karena tidak memiliki pilihan lain, akhirnya Flower pun memilih menghampiri Mommynya kembali dan mengatakan keluhannya saat ini. Untung saja Mom Rania memiliki baju yang berukuran besar dan bisa digunakan untuk Flower pergi nanti.
__ADS_1
Dua jam berlalu, kini Flower dan Mom Rania sudah siap dengan pakaian bepergian mereka. Flower dan Mom Rania saling tersenyum bersamaan melihat pemampilan mereka yang sangat kembar saat ini. Ya, Mom Rania memberikan baju pada Flower yang sangat mirip dengan pakaian yang digunakannya saat ini.
"Mommy jadi mengingatkanku saat kecil dulu. Mommy selalu suka memakai pakaian yang sama denganku." Ucap Flower pada Mom Rania.
"Ya, sampai saat ini pun kau masih terlihat kecil di mata Mommy hingga Mommy mau terus berpakaian mirip denganmu." Ucap Mom Rania sambil mengusap kepala putrinya.
"Mommy..." mendengar itu saja membuat Flower terharu hingga memeluk tubuh Mommynya.
"Flower... sedewasa apapun kau saat ini kau tetap adalah putri kecil di mata Mom dan Daddy. Kau tetaplah putri kecil yang selalu ingin Mom manja dan Mom jaga dengan baik. Mom tetap sangat takut jika saat ini ada orang yang berniat menyakitimu seperti saat kau masih kecil dulu." Ucap Mom Rania sambil memeluk tubuh Flower yang sudah sangat berisi.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.