One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Akhirnya terjawab


__ADS_3

Flower segera menghampiri Malik setelah melihat suaminya itu selesai memakai baju. "Malik, aku mengurungkan niatku yang ingin ikut bersamamu hari ini ke perusahaan." Ucap Flower setelah berada tepat di hadapan Malik.


"Kenapa?" Tanya Malik.


"Karena aku tidak menginginkannya. Aku akan menunggumu selesai bekerja di sini saja." Ucap Flower.


Malik terdiam beberapa saat. "Baiklah kalau begitu." Ucap Malik tak ingin bertanya lebih jauh.


Mendengar jawaban suaminya tentu saja membuat Flower bingung karena Malik bersikap tidak seperti biasanya yang banyak bertanya jika ia merubah keputusannya seperti saat ini.


Karena sudah tidak ada lagi yang ingin mereka bicarakan, akhirnya Flower pun memilih membersihkan tubuhnya di kamar mandi. Sambil menunggu Flower membersihkan tubuhnya, Malik memilih menghubungi seseorang yang sejak tadi sudah sangat tidak sabar untuk ia hubungi.


Setelah selesai berbicara dengan seseorang di panggilan telefon, Malik pun segera menhubungi pihak hotel untuk mengantarkan sarapan pagi ke dalam kamar penginapannya. Ya, Malik memilih menikmati sarapan paginya bersama Flower di kamar hotel saja karena ia tidak ingin membuat istrinya itu kelelahan dengan turun ke resto yang berada di dekat lobby hotel.

__ADS_1


Dua puluh menit berlalu, Flower pun keluar dari dalam kamar mandi sudah lengkap dengan pakaiannya. Ya, Flower memang memilih memakai pakaiannya di dalam kamar mandi saja karena ia mulai merasa malu mempertontonkan tubuhnya saat ini yang terdapat banyak bekas kecu-pan oleh perbuatan Malik.


"Loh, kenapa sarapannya dibawa ke dalam kamar?" Tanya Flower saat melihat seorang petugas hotel datang membawa sarapan pagi untuk mereka.


"Karena aku ingin kita sarapan pagi di kamar saja." Jawab Malik singkat.


Flower mengangguk saja dan tak berniat bertanya lebih lanjut. Malik pun segera mengajak Flower menikmati sarapan pagi mereka karena sebentar lagi ia sudah harus berangkat bekerja.


Lima belas menit berlalu, Malik dan Flower telah selesai menghabiskan sarapan pagi mereka masing-masing. Malik pun beranjak dari duduknya dan berpamitan pada Flower untuk berangkat ke perusahaan Bagaskara. Flower pun ikut beranjak dan mengantarkan Malik sampai di depan pintu kamar hotel.


Tak ingin terlalu banyak pikir karena hanya akan membuatnya semakin bingung, Flower memilih kembali masuk ke dalam kamar hotel. Dan apa yang sejak tadi menjadi pertanyaan Flower pun terjawab saat ia membuka pintu kamar hotel dan melihat keberadaan Mom Rania di depan kamarnya.


"Mommy?" Ucap Flower merasa terkejut melihat kedatangan Mommynya. "Kenapa Mommy bisa tahu jika aku berada di sini?" Tanya Flower kemudian tanpa menghilangkan ekspresi terkejut di wajah cantiknya.

__ADS_1


"Kau ini aneh sekali. Tentu saja Mommy tahu karena Malik yang memberitahunya." Jawab Mom Rania.


"Maksud Mommy?" Tanya Flower semakin bingung.


"Apa kau masih terus ingin bertanya tanpa berniat mengajak Mommy untuk masuk?" Sindir Mom Rania.


"Agh, ya. Ayo masuk dulu, Mom." Ajak Flower.


Mom Rania mengiyakannya lalu masuk ke dalam kamar dan diikuti oleh Flower di belakangnya.


"Mommy datang ke sini karena Malik meminta Mommy menemanimu di sini selama dia bekerja." Ucap Mom Rania menjawab kebingungan Flower.


"Apa? Malik meminta Mommy menemani Flo di sini?" Ulang Flower dan diangguki Mom Rania sebagai jawaban.

__ADS_1


***


Sambil menunggu Flow dan Malik update kembali, silahkan mampir ke karya baru SHy judulnya Istri Figuran ya🤗


__ADS_2