One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Maafkan Flow, Mommy


__ADS_3

Pantas saja setelah keluar dari dalam mobil tadi banyak perawat yang menatap lucu ke arahnya dan security yang nampak menganga melihat penampilannya. Kini Malik sudah mengetahui karena apa orang-orang menatap aneh kepadanya. Tentu saja karena penampilannya saat ini.


Malik pun mencoba mengabaikannya dan tidak perduli dengan pakaiannya saat ini. Ia hanya ingin fokus menjaga istrinya dan menunggu Baby mereka selesai dimandikan dan siap dibawa ke ruangan perawatan.


"Kau tidak ingin mengganti baju lebih dulu?" Tanya Flower.


Malik menggeleng. "Nanti saja. Aku juga tidak membawa pakaian ganti ke sini. Koper dan barang-barangku yang lainnya masih tertinggal di dalam hotel." Jawab Malik.


"Lalu bagaimana dengan pekerjaanmu? Bukankah hari ini kau masih ada pekerjaan di sana?" Tanya Flower.


"Jangan memikirkan diriku. Sekarang fokuslah pada pemulihanmu dan Baby kita." Ucap Malik lembut.


Flower tersenyum mendengarnya. Kini ia merasa Malik semakin mencintainya melihat perjuangan pria itu untuknya bahkan mau meninggalkan pekerjaannya demi dirinya.


"Terima kasih karena sudah sangat baik dan sayang kepadaku." Ucap Flower pelan.

__ADS_1


Malik tak menjawabnya justru mengusap rambut Flower dengan sayang. Flower pun semakin tersenyum lebar merasakan kasih sayang tulus suaminya untuk dirinya.


"Apa rasa sakit pada perutmu saat itu merupakan tanda jika kau mau melahirkan?" Tanya Malik mengingat kejadian dua hari lalu.


"Entahlah..." jawabnya lalu Flower pun menceritakan bagaimana rasa sakit yang ia rasakan sejak tadi malam dan rasa sakit itu semakin menjadi saat tadi pagi.


"Kini aku sudah merasakan bagaimana rasa sakitnya seorang ibu yang mau melahirkan anaknya ke dunia. Sekarang aku sangat menyesal kenapa dulu aku suka membantah perkataan Mommy dan tidak menurut pada Mommy. Aku sungguh menyesal sudah jadi anak yang tidak baik." Ucap Flower sambil menangis.


"Maafkan aku karena tidak menemanimu di saat kau sedang kesakitan." Sesal Malik. "Setelah ini kau bisa meminta maaf pada Mommy dan aku juga ingin meminta maaf pada ibuku." Lanjut Malik kemudian.


*


Beberapa jam kemudian, Flower dan Babynya kini sudah dipindahkan ke dalam ruangan perawatan. Di dalam ruangan perawatan kini nampak ramai dengan kehadiran Mom Rania, Dad William, Bu Venna, Kyara dan Gerry yang beberapa saat lalu baru sampai di rumah sakit.


"Mommy..." Flower pun memanggil nama Mommynya mengingat niatnya tadi di saat berada di dalam ruangan persalinan.

__ADS_1


"Iya Sayang." Jawab Mom Rania lalu mendekat pada Flower.


"Mommy... tolong maafkan segala kesalahan Flow dari sejak kecil sampai saat ini. Flow benar-benar menyesal sudah sering membantah perkataan Mommy. Flow sudah merasakan betapa sakitnya melahirkan seorang anak dan itu pasti juga Mommy rasakan saat melahirkan Flow dulu. Maafkan Flow, Mommy." Ucap Flower dengan mata berkaca-kaca.


"Sudahlah, Nak. Tanpa kau meminta maaf, Mom sudah memaafkanmu." Jawab Mom Rania.


Dad William yang mendengarkan percakapan anak dan istrinya pun mendekat ke arah mereka. "Flower, harusnya kau itu meminta maaf pada Daddy karena sudah menggigit dan menjambak Daddy saat kontraksi tadi. Harusnya kau itu melakukannya pada suamimu bukan pada Daddy." Ucap Dad William memasang wajah sebal pada putrinya.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗

__ADS_1


__ADS_2