
Flower tidak langsung tenang begitu saja. Ia masih memeluk tubuh Malik dengan erat seolah menyalurkan perasaannya jika ia benar-benar takut kehilangannya. Cukup Daddynya yang menjauh dan membuatnya sangat sedih saat ini tapi jangan dengan Malik. Sudah terlalu banyak rasa sakit yang ia rasakan sejak Rey memutuskan menikah dengan Yura bahkan sampai saat ini ia sudah mengandung dan menjadi istri Malik. Rasanya Flower sangat tidak sanggup jika harus kehilangan dan sakit lagi.
Malik pun kini hanya bisa menenangkan Malik dengan mengusap-usap punggungnya. Ia bukanlah pria romantis yang bisa banyak mengeluarkan kata gombalan untuk menenangkan kekasih hatinya.
"Apa kau sudah tenang saat ini?" Tanya Malik setelah melepas pelukan Flower.
"Belum." Jawab Flower jujur.
Malik menghela nafasnya. "Itu mungkin karena kau belum makan dan juga kelelahan. Sudahlah, lebih baik saat ini kau segera mandi dan setelah itu makan. Aku sudah memesan banyak makanan kesukaanmu." Ucap Malik.
Flower menatap pada kantong besar yang masih Malik pegang. Rasa tidak tenangnya pun seketika berubah jadi rasa lapar setelah membayangkan betapa nikmatnya makanan yang dibawa Malik saat ini.
__ADS_1
"Ayo." Ajak Malik pada Flower.
Flower mengangguk saja dan mengikuti Malik yang hendak meletakkan makanan di atas meja.
"Aku akan memandikanmu." Ucap Malik setelah meletakkan makanan di atas meja.
"Apa? Memandikanku?" Ulang Flower dan diangguki Malik sebagai jawaban. "Agh, tidak-tidak. Aku bisa mandi sendiri. Kau tunggulah di sini aku berjanji tidak akan lama." Ucap Flower cepat. Yang benar saja ia akan dimandikan oleh Malik. Pasti akan memakan waktu cukup lama dibandingkan ia mandi sendiri.
"Tapi..." ucapan Malik terbuang sia-sia saat Flower meninggalkannya begitu saja. Malik pun tersenyum miring karena dapat menangkap maksud istrinya saat ini. Tentu saja istrinya takut terlalu lama di dalam kamar mandi dan menahan rasa laparanya semakin lama.
Rasa lapar yang lebih besar dari pada rasa takutnya membuat Flower segera membersihkan tubuhnya agar segera bisa menyantap makanan yang dibeli oleh Malik.
__ADS_1
Sedangkan Malik yang masih berada di dekat meja sedang menyalin makanan ke dalam mangkuk dan juga piring. Tak lupa Malik mempersiapkan minum untuk Flower agar setelah mandi nanti Flower tinggal makan saja.
Setelah selesai, Malik pun segera menuju ke arah ranjang untuk merapikan ranjang yang sedikit berantakan. Walau tahu ranjangnya akan dipergunakan lagi untuk tidur setelah makan nanti tapi Malik tetap merapikannya karena ia tidak menyukai kamar yang berantakan dan bisa membuat selera makannya menurun.
Dua puluh menit berada di dalam kamar mandi, akhirnya Flower pun selesai membersihkan tubuhnya dan segera keluar dari dalam kamar mandi.
Malik menghela nafasnya melihat Flower keluar dari dalam kamar mandi hanya menggunakan handuk melilit tubuhnya. Sungguh istrinya itu sangat pandai membuat gai-rahnya selalu naik melihat penampilan seksinya itu.
Flower yang tidak sadar diperhatikan oleh Malik pun hanya acuh saja sambil terus melangkah ke arah lemari untuk mengambil pakaiannya.
"Masih ada satu lingerie baru yang tadi dibelikan Mommy. Apa aku harus memakainnya lagi malam ini?" Tanya Flower sambil menatap lingerie barunya.
__ADS_1
***
Sambil menunggu Flow dan Malik update kembali, silahkan mampir ke karya baru SHy judulnya Istri Figuran ya🤗