One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Benar-benar mesum


__ADS_3

"Oh asgata..." Dad William sampai tepuk jidat mendengarkan jawaban dari putrinya. Bagaimana bisa putrinya itu sangat bangga jika ialah yang berjuang untuk proses anak kedua mereka dari pada suaminya.


Mom Rania, Bu Venna dan Hana yang mendengarkannya pun turut dibuat menggeleng mendengarkan jawaban frontal dari Flower.


"Malik, kau sepertinya harus diberikan ilmu agar setelah ini kaulah yang berjuang untuk proses anak kalian bukan putriku." Ucap Dad William sambil menahan rasa malunya mendengarkan jawaban dari putrinya.


Malik yang secara tidak langsung dituduh tidak berjuang pun hanya diam dengan wajah datarnya. Menahan rasa tidak terima sekaligus malu dengan perkataan frontal dari istrinya.


"Tidak perlu memberikan ilmu padanya, Daddy. Malik sudah sangat lihai dalam berhubungan setelah kami sering menonton film dewasa." Jawab Flower tanpa rasa malu sedikit pun seolah jawabannya adalah hal yang wajar untuk disampaikan pada semua orang.


"Flower lebih baik kau diam dan istirahat saja. Kau pasti masih lemah setelah memuntahkan seluruh isi makanan yang ada di dalam perutmu." Ucap Mom Rania tak ingin Flower kembali berucap yang aneh-aneh dan hanya membuatnya merasa malu saja mendengarkannya.

__ADS_1


Hana yang melihat wajah sebal Rania dibuat tersenyum sambil menahan tawa. Sebagai seorang wanita ia juga pasti merasakan malu jika harus membocorkan rahasia ranjangnya pada semua orang. Namun karena yang menyampaikan ini adalah anak dari sahabatnya yang sangat polos, jadi Hana memakluminya.


Tidak banyak pembicaraan yang berlangsung lagi di ruangan itu saat dokter kembali datang dan meminta Flower untuk beristirahat sambil menunggu infusnya habis. Mom Rania dan yang lainnnya pun memilih berpamitan keluar dari dalam ruangan dan meninggalkan Malik untuk menjaga Flower.


"Putrimu itu benar-benar mesum." Ucap Mom Rania sambil menepuk pundak suaminya.


Dad William dibuat menghela nafas mendengarnya. "Dia juga putrimu. Kau jangan merasa malu seperti itu dengan sikapnya. Harusnya saat ini kau merasa senang karena sebentar lagi Flower akan memberikan cucu kedua untuk kita karena hasil kerja mesumnya." Jawab Dad William dengan memasang wajah datar.


Wajah Mom Rania ikut datar menatap pada wajah suaminya. "Ya, ya. Aku memang merasa senang. Tapi aku tidak bisa berbohong jika aku juga sangat malu dengan sikap mesum putri kita." Ucapnya.


"Baby, selamat ya karena sebentar lagi kau akan menjadi seorang Kakak. Walau kau harus menjadi seorang Kakak di saat umurmu masih kecil, tapi kau tenang saja karena Nenek dan Kakekmu tidak akan mengurangi kasih sayang kepadamu." Ucap Dad William meyakinkan Baby yang tidak mengerti apa-apa jika mereka tidak akan pilih kasih nantinya.

__ADS_1


Baby yang tidak mengerti pun menepukkan tangannya yang basah karena air ludahnya ke wajah Dad William seraya tertawa.


"Ehe..." tawanya.


Dad William yang merasa gemas dengan tingkah cucunya segera meraih tangan Baby dan mengecupnya dengan sayang. "Kau adalah Flower miniku. Kau tahu Baby, Kakek begitu sangat menyayangimu." Ucap Dad William lalu mendaratkan sebuah ciuman di kening Baby.


Mom Rania yang dibuat gemas melihat kelucuan Baby pun mendekatinya lalu ikut memberikan ciuman di kening Baby.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2