One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Saya juga terluka


__ADS_3

Mendengar ungkapan hati dan tangisan Bu Asma membuat Flower merasa tersentuh hingga akhirnya berkaca-kaca. Walau pun begitu, Flower memilih tak menjawab perkataan Bu Asma dan memilih membiarkan Mom Rania yang menjawabnya.


"Saya mengerti dan dapat merasakan apa yang sedang anda rasakan saat ini. Saya tahu hati anda saat ini sangat hancur karena keadaan putri anda. Tapi anda juga harus tahu hati saya juga sangat hancur mendengar putri saya dicelaki oleh putri anda. Jika tidak ada pengawal dari suami saya mungkin saat ini putri dan calon cucu saya tidak sebaik yang anda lihat saat ini." Jawab Mom Rania tenang.


Bu Asma menatap wajah Mom Rania dengan berderai air mata. "Sekali lagi maafkan putri saya. Saya tahu perbuatan Emila sudah di luar batas." Ucap Bu Asma. Ia pun sadar jika hancurnya hati Mom Rania beberapa waktu lalu hampir sebanding dengan hancurnya hatinya saat ini.


"Apa anda tahu jika Flower adalah anak semata wayang saya dan suami saya? Apa anda tahu bagaimana suami saya menjata putri kami ini sedari kecil? Flower selalu mendapatkan limpahan kasih sayang yang sangat besar dari Daddynya. Sejak kecil Daddy Flower tidak akan membiarkan Flower terluka sedikit saja. Dia terlalu menjaga Flower dengan baik. Dan beberapa waktu yang lalu, dia mengetahui putri yang sudah ia jaga dengan sangat baik celaka oleh perbuatan anak anda. Apa anda bisa merasakan bagaimana perasaan suami saya saat itu?" Tanya Mom Rania.


Air mata yang mengalir di kedua pipi Bu Asma semakin mengalir dengan deras. Hatinya kini semakin merasa bersalah pada Flower dan keluarganya.

__ADS_1


"Maaf jika sampai saat ini suami saya sangat sulit memberikan maaf pada putri anda karena sakit hatinya teramat besar karena perbuatan putri anda kepada putri kami. Harus anda tahu karena perbuatan putri anda membuat putri kami masih trauma sampai saat ini." Ucap Mom Rania kemudian.


Flower yang mendengarkan perkataan Mom Rania pun tanpa sadar meneteskan air matanya. Ia teringat dengan masa kecilnya yang selalu dimanja dan dilindungi oleh Daddynya itu. Dan saat ini, ia sadar jika Daddynya menunjukkan rasa sakit hatinya pada Emila dengan memberikn Emila ganjaran yang setimpal atas perbuatannya yang bisa saja membuatnya dan Baby tidak selamat.


"Saya tahu jika beribu maaf pun akan sulit diterima oleh Tuan William dan tidak akan memutar waktu seperti semula. Tapi saya memohon dengan sangat untuk membebaskan putri saya. Saya berjanji jika kesempatan itu diberikan pada putri saya, saya akan menjaganya dengan baik dan tidak akan membiarkannya bersikap di luar batas kembali." Ucap Bu Asma.


Hembusan nafas Bu Asma semakin memberat. Rasanya saat ini sangat sulit meminta pada siapa pun untuk membebaskan putrinya.


"Walau pun kemungkinan itu sangat kecil tapi saya sangat memohon untuk itu." Ucap Bu Asma sambil mengatupkan kedua tangannya.

__ADS_1


Mom Rania memilih diam karena ia takut jika perkataannya nanti membuat Bu Asma menjadi berharap kepadanya. Sedangakan Flower yang sejak tadi hanya diam menatap Bu Asma dengan perasaan yang sangat iba.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗

__ADS_1


__ADS_2