One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Tidak punya pilihan


__ADS_3

Tak ingin membuat keributan dengan Flower, Malik pun memilih mengalihkan pandangannya dari perut Flower.


"Dasar menyebalkan!" Gerutu Flower pada Malik.


Malik hanya diam tak menggubris apa yang Flower katakan.


"Jika kau datang hanya untuk membuatku kesal lebih baik kau segera pergi dari sini!" Usir Flower.


"Saya datang tidak berniat untuk membuat anda kesal. Saya datang karena saya ingin menyampaikan jika saya ingin bertanggung jawab dengan menikahi anda." Ucap Malik datar.


"Apa?!" Flower dibuat terkejut mendengarkan perkataan Malik. "Jangan pernah bermimpi untuk menikahiku. Melihat wajahmu saja aku sudah muak apa lagi harus menikahimu." Ketus Flower.


"Saya tidak perduli dengan keputusan anda. Yang jelas saya tetap ingin menikahi anda." Ucap Malik.


Flower menatap Malik dengan sinis. "Bermimpi saja kau ke atas awan sana."


"Saya tidak sedang ingin bermimpi. Saya hanya ingin bertanggung jawab pada anak saya dan ingin memberikan status yang jelas untuknya setelah lahir nanti. Jika anda tidak setuju itu bukan urusan saya." Ucap Malik.

__ADS_1


"Cih. Berani sekali kau berkata seperti itu kepadaku. Asal kau tahu, aku tidak mau menikah denganmu karena kau adalah pria miskin!" Hardik Flower.


Mendengar perkataan kasar Flower sontak saja membuat sebelah tangan Malik terkepal.


"Kau pikir aku mau menikahi wanita seperti dirimu!" Jawab Malik menghilangkan kesan formal dalam dirinya. "Jika tidak mengingat anakku yang ada di dalam rahimmu aku juga tidak sudi menikahimu!" Jawab Malik sedikit meninggi.


"Kau...!!!" Bentak Flower merasa marah mendengar jawaban Malik.


"Suka atau tidak suka kau dan aku harus tetap menikah. Ini bukan hanya keinginanku tapi juga keinginan dari Tuan William dan Nyonya Rania. Jika kau ingin melawannya maka katakan saja pada kedua orang tuamu." Ucap Malik.


"Aku bisa merawat ini tanpa harus menikah dengamu!" Ucap Flower kemudian.


"Kau mungkin bisa saja merawatnya. Tapi kau mungkin tidak akan bisa menerima begitu saja cacian orang lain di luar sana pada dirimu karena kau melahirkan anak di luar pernikahan." Ucap Malik yang berhasil menohok hati Flower.


"Kau..." kini suara Flower terdengar mulai pelan. Ia ingin menyangkal perkataan Malik namun ia mengurungkan niatnya karena apa yang dikatakan Malik benar adanya.


"Jika kau tidak ingin menikah denganku karena alasan kau membenciku kau bisa menerimanya dengan alasan kedua orang tuamu. Kau tahu jelas bukan apa yang akan terjadi jika berita kehamilanmu ini tercium oleh rival Tuan William di luar sana?" Tanya Malik datar menatap tajam pada Flower.

__ADS_1


Deg


Flower tertegun mendengarnya. Apa yang Malik katakan benar. Jika berita kehamilannya tercium oleh rival Daddynya ia tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi perusahaan Daddynya untuk selanjutnya. Berita tentang dirinya bisa saja menjadi senjata untuk rival Daddynya menjatuhkan perusahaan keluarga mereka.


"Saya rasa pembicaraan kita sudah selesai. Saya akan kembali secepatnya untuk melamar anda pada Tuan William dan Nyonya Rania." Ucap Malik yang sudah bersikap formal.


Flower hanya diam dan membiarkan Malik beranjak dari hadapannya.


"Sial! Aku tidak punya pilihan lain!" Gerutunya.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, favorit dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Flower dan Malik update, silahkan mampir di novel shy yang berjudul Terjebak Cinta Tuan Marvel, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.

__ADS_1


__ADS_2