
"Flower, kemarikan Baby." Ucap Mom Rania berniat mengambil alih Baby dari gendongan Flower agar Flower bisa lebih leluasa melihat rumah barunya.
Flower pun mengiyakannya lalu memberikan Baby ke tangan mommynya. Setelah ia kembali melangkah bersama Malik.
"Apa kau menyukainya?" Tanya Malik lembut pada Flower.
Flower yang tak dapat berkata-kata hanya mengangguk mengiyakannya. Melihat itu membuat Malik merasa lega dan mengusap kepala istrinya dengan sayang.
Mereka pun terus melangkah mengelilingi rumah dan memasuki setiap ruangan yang ada di lantai bawah. Flower semakin dibuat terkejut melihat betapa mewahnya perabotan yang ada di dalam rumah barunya yang dapat Flower pastikan harganya pasti sangat fantastis. Bahkan perabotan yang ada di rumah baru mereka saat ini tak kalah mewah dan berkualitas dibandingkan dengan perabotan di rumah kedua orang tuanya.
"Malik, apa benar ini semua untukku?" Tanya Flower saat mereka berada di dalam dapur melihat perabotan dan tatanan di dalam dapur.
"Benar. Ini semua aku hadiahkan untukmu dan Baby. Ini adalah hadiah karena kau sudah bersedia melahirkan Baby dan sudah selalu berusaha menjadi istri dan ibu yang baik untukku dan Baby." Jawab Malik.
Kedua bola mata Flower berkaca-kaca mendengarnya. Setelahnya Flower pun mendekap erat tubuh suaminya dan mengucapkan banyak terima kasih untuk kasih sayang dan hadiah yang Malik berikan untuknya.
__ADS_1
"Tidak perlu berterima kasih. Apa yang aku berikan saat ini tidak sebanding dengan perjuanganmu selama ini." Jawab Malik.
Flower tersenyum mendengarnya. Ia melepas pelukannya dari Malik dan berjinjit untuk menggapai wajah Malik. Setelahnya Flower memberikan sebuah kecupan di bibir Malik.
"Aku mencintaimu." Ucap Flower.
"Begitu pula dengan aku." Jawab Malik lalu ikut memberikan kecupan di bibir Flower.
Flower tersenyum senang mendapatkan kecupan dari suaminya itu. Setelah cukup melihat-lihat ruangan dan perabotan di lantai bawah, Malik pun mengajak Flower untuk naik ke lantai atas rumahnya menggunakan lift.
"Kenapa kau membuat lift di rumah ini?" Tanya Flower.
"Malik, apa kau tahu sikapmu ini sangat manis sekali? Aku jadi ingin menggigitmu." Ucap Flower.
"Nanti malam saja jika ingin menggigitku." Kelakar Malik sambil mengedipkan sebelah matanya.
__ADS_1
Flower dibuat tersenyum malu melihatnya. Pemikiran kotornya pun mulai membayangkan apa yang akan mereka lakukan nanti malam.
Tak membutuhkan waktu lama kini mereka sudah berada di lantai atas. Malik lebih dulu mengajak Flower menuju ruangan kamar utama untuk memperlihatkan kamar mereka dan setelahnya memperlihatkan kamar untuk Baby.
Flower yang melihat betapa mewahnya fasilitas yang Malik berikan untuk mereka dan Baby kembali dibuat tak dapat berkata-kata. Sunguh saat ini ia merasa sebagai wanita yang paling dicintai oleh suaminya itu.
Setelah cukup melihat keindahan rumah mereka di lantai atas, Malik pun membawa Flower kembali turun ke lantai bawah.
"Malik, sekali lagi terima kasih untuk semuanya. Aku tidak pernah membayangkan sebelumnya akan dicintai setulus dan sebesar ini olehmu." Ucap Flowee dengan mata berkaca-kaca.
"Apapun akan aku berikan untukmu." Jawab Malik singkat lalu membawa Flower ke dalam dekapannya.
*
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗