
Bukannya meringis karena tangannya dire-mas oleh Flower, Zaki justru tersenyum menikmati sentuhan hangat tangan wanita yang pernah ada di hatinya itu. Melihat Zaki yang begitu menikmati sentuhan tangan istrinya membuat Malik berdehem agar Flower melepas tangan Zaki.
"Agh sebentar sekali." Kelakar Zaki.
"Kau bilang apa?!" Flower melototkan kedua matanya pada Zaki.
"Tidak ada. Aku hanya diam saja." Dusta Zaki.
Flower mendengus mendengarnya. Tak ingin emosinya tersulut karena Zaki, ia pun mengibaskan tangannya di udara seolah meminta Zaki pergi.
"Flower." Malik kembali menegur istrinya karena tidak baik bersikap seperti itu pada Zaki.
"Dia itu menyebalkan!" Gerutu Flower setelah Zaki pergi meninggalkan mereka sambil tersenyum.
"Sudahlah, dia sudah pergi." Ucap Malik tak ingin istrinya semakin kesal pada Zaki.
Flower mengangguk mengiyakannya lalu mereka pun melanjutkan kegiatan menyambut tamu undangan yang lainnya. Tak lama Gerry beserta keluarga kecilnya nampak datang memasuki rumah.
Flower dan Malik pun mendekat ke arah mereka dan menyalimi Gerry, Kyara dan Rachel secara bergantian.
"Selamat atas rumah baru kalian." Ucap Gerry pada Malik dan Flower.
"Terima kasih, Om." Jawab Flower seraya tersenyum.
__ADS_1
Gerry mengangguk lalu mengusap kepala Flower. Hal yang sudah biasa ia lakukan sejak Flower masih kecil.
"Selamat juga untuk kelahiran putri kecil kalian." Ucap Rachel sambil menyerahkan sebuah kado pada Flower.
"Apa ini Rachel?" Tanya Flower.
"Hanya kado sederhana. Maafkan aku ya telat memberikan kado untuk keponakanku." Ucap Rachel sungkan.
Flower mengangguk. "Tak masalah. Lagi pula aku tahu kau sedang berada di desa beberapa bulan terakhir." Jawab Flower.
Rachel tersenyum lalu memeluk tubuh Flower barang sejenak. Setelah pelukan mereka terlepas tiba-tiba saja pandangan Rachel tertuju pada Zaki yang berada tidak jauh darinya.
"Zaki..." lirih Rachel.
"Baik, Tante." Jawab Flower lalu mempersilahkan Mama Kyara dan yang lainnya bergabung dengan yang lainnya.
Tak lama setelah kedatangan Gerry, Kyara dan Rachel, Rey dan Yura pun nampak datang membawa ketiga bayi kembar mereka. Tentu saja melihat kedatangan mereka membuat Flower tersenyum senang karena Yura datang membawa ketiga bayi kembar yang sudah sangat dirindukannya.
Setelah bercengkrama sejenak dengan Rey dan Yura, Flower pun mengajak Yura dan Rey bergabung dengan yang lainnya karena acara akan dimulai.
"Malik, tunggu!" Ucap Rey pada Malik.
Malik menghentikan langkahnya. "Ada apa, Tuan?" Tanyanya pada Rey.
__ADS_1
"Kau lihat di sana." Rey mengarahkan pandangannya pada adiknya dan Zaki berada.
Malik pun turut menatap ke arah yang Rey lihat.
"Kenapa mereka terlihat semakin dekat?" Tanya Rey pada Malik.
"Apa anda ingin saya mencaritahunya Tuan?" Tanya Malik.
Rey diam sambil berpikir. Jujur saja ia tidak menyukai adiknya dekat dengan Zaki karena sedikit banyaknya ia sudah mengetahui siapa Zaki sebenarnya.
"Fokuslah pada acaramu lebih dulu. Untuk mereka kita bahas di perusahaan lusa saja." Jawab Rey.
"Baik, Tuan." Ucap Malik patuh lalu kembali melanjutkan langkah ke arah keluarganya berada.
Tak berselang lama, acara syukuran pun dimulai. Malik dan Flower nampak duduk berhadapan dengan para tamu undangan dan mengucapkan rasa terima kasih atas kedatangan mereka.
Selama acara berlangsung Rachel terlihat tidak fokus pada Malik dan Flower karena pandangannya terus tertuju pada Zaki yang nampak semakin tampan di matanya.
****
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤
__ADS_1
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗