One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Mengunjungi kediaman Rey


__ADS_3

Setelah beberapa jam menghabiskan waktu di mall untuk menonton, makan dan berbelanja, akhrinya Flower dan Andini pun memutuskan untuk pulang dengan diantarkan oleh Malik. Selama dalam perjalanan pulang menuju rumah kontrakan Andini baik Flower dan Andini tidak bisa diam satu sama lain karena mereka asik menceritakan film yang tadi mereka tonton dan barang belanjaan yang mereka beli.


Malik yang sedang mengemudi hanya fokus pada jalanan di depannya sambil mendengarkan kedua wanita yang sedang asik bercerita itu. Di dalam hatinya Malik merasa lega karena kini Flower sudah kembali ceria setelah apa yang dialaminya beberapa waktu lalu di kediaman ibunya.


Dua puluh menit berlalu, kini mobil milik Malik sudah berada di depan kontrakan milik Andini. Andini pun segera turun dari dalam mobil setelah sebelumnya berpamitan pada Flower dan Malik dan tak lupa mengucapkan terima kasih pada mereka karena telah mengantarkannya pulang.


"Flow, apa tidak masalah sebelum pulang ke rumah kita mampir ke rumah Tuan Rey lebih dulu? Tadi aku sudah berjanji akan datang ke rumahnya karena ada sedikit pekerjaan yang ingin kami kerjakan di rumahnya." Ucap Malik.


Flower terdiam beberapa saat. Ia sedang memikirkan bagaimana perasaannya nanti saat datang ke rumah Rey dan melihat istri dan anak-anak dari pria yang masih dicintainya itu. Apakah dirinya dapat menahan perasaannya atau malah sebaliknya. Selama ini ia selalu berupaya untuk menghindari datang ke kediaman Rey karena tak ingin lukanya yang belum sembuh kembali terbuka melihat Rey telah bahagia bukan karena dirinya.


Walau saat ini Flower sudah merasa ikhlas dengan jalan takdirnya namun tak dapat Flower ingkari jika perasaanya pada Rey belumlah hilang sepenuhnya. Melupakan sosok pria yang sejak kecil sudah berada di hatinya bukanlah hal yang mudah bukan? Bahkan pria itu pernah ia yakini adalah miliknya dan akan menjadi suaminya.


"Jika kau tidak ingin kita bisa pulang lebih dulu untuk mengantarkanmu." Ucap Malik kemudian.

__ADS_1


Flower dengan cepat menggeleng. "Tidak perlu. Aku akan ikut bersamamu. Lagi pula setelah pulang dari rumah sakit aku tidak pernah mengunjungi si kembar." Ucap Flower.


"Apa kau yakin?" Tanya Malik.


Flower menganggukkan kepalanya. Melihat respon istrinya membuat Malik ikut mengangguk dan melanjutkan niatnya untuk pergi ke kediaman Rey dan Yura.


Aku sudah tidak merasakan sakit itu lagi semenjak ada Malik di sisiku. Tapi aku tidak juga bisa meyakini hatiku jika saat ini aku masih mencintai Kak Rey atau tidak. Ucap Flower dalam hati.


"Ayo turun." Ajak Malik pada Flower.


Flower mengangguk mengiyakannya lalu turun dari dalam mobil.


Di depan rumah nampak seorang pria keluar dari sana sambil menggendong bayi mungil yang nampak tengah menangis.

__ADS_1


"Tuan Rey." Sapa Malik pada Rey.


"Malik, kau sudah datang?" Rey menatap Malik datar. Tatapan yang sudah biasa Rey berikan pada semua orang kecuali istrinya saat ini.


Malik menganggukkan kepalanya lalu menatap pada bayi mungil yang digendong oleh Rey.


"Jagoanku cukup rewel hari ini hingga aku membawanya bermain di depan rumah." Ucap Rey menjawab kebingungan di wajah Malik.


Flower yang berdiri di belakang Malik hanya tersenyum tipis menatap pada Rey yang nampak enggan menatap padanya bahkan sekedar menyapanya.


***


Sambil menunggu Flow dan Malik update kembali, silahkan mampir ke karya baru SHy judulnya Istri Figuran ya🤗

__ADS_1


__ADS_2