One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Memberikan pengertian


__ADS_3

Malik benar-benar dibuat terkejut mendengar perkataan dari istrinya itu. Bagaimana bisa Flower mengatakan dengan santai untuk memiliki anak lagi sedangkan bayi mereka masih sangat kecil dan Flower belum selesai masa nifas. Terlepas dari pada itu apa istrinya itu tidak mengingat rasa sakit saat melahirkan Baby satu bulan lalu? Malik yang tidak merasakannya saja masih merasa ngilu mengingat Flower yang kesakitan saat ini.


"Malik, kenapa kau diam?" Tanya Flower dengan wajah sebal.


Malik menghela nafasnya sebelum menjawab. "Flower, aku rasa memiliki anak lagi untuk saat ini bukanlah saat yang tepat. Baby masih sangat kecil dan dia masih membutuhkan kasih sayang yang sangat besar dari kita kedua orang tuanya. Lebih dari itu dia masih membutuhkan asi ekslusif darimu untuk tumbuh kembangnya." Tutur Malik lembut agar tak menyinggung hati istrinya.


Flower terdiam mencerna perkataan suaminya yang memang ada benarnya. "Aku tahu jika saat ini kau merasa kasih sayangmu tidak bisa kau curahkan sepenuhnya pada Baby karena dia selalu dekat dengan kakek dan neneknya, tapi kau bisa menggantikan kasih sayang yang berkurang itu di saat malam hari bukan? Mom dan Daddy tidak bermain dengan Baby di saat malam hari sampai pagi tiba. Kaulah yang paling memiliki banyak waktu dengan Baby saat waktu itu tiba." Lanjut Malik kemudian.


Flower masih diam hingga membuat Malik ingin melanjutkan perkataannya kembali. "Jangan pernah merasa cemburu jika kedua orang tuamu dekat dengan Baby, harusnya kau merasa senang karena Mom dan Dad sangat sayang pada Baby bukan justru sebaliknya. Lepas dari itu semua, aku mungkin bisa saja membiayai kehidupanmu dan Baby beserta adiknya nanti. Tapi aku tidak bisa menjamin jika aku bisa memberikan kasih sayangku sepenuhnya pada kalian karena pekerjaanku. Banyak waktu yang aku habiskan untuk bekerja dan tanggung jawabku sebagai seorang kepala keluarga dan aku takut jika dengan adanya adik Baby nanti membuat Baby merasa kurang kasih sayang dariku karena aku sudah berbagi kasih sayang dengan adiknya di waktuku yang sangat sedikit." Ucap Malik.

__ADS_1


Mendengarkan perkataan suaminya yang panjang lebar membuat Flower bisa dengan jelas menangkap maksud perkataan suaminya itu. Inti dari perkataan suaminya itu adalah jika saat ini Malik ingin mereka memberikan kasih sayang hanya untuk Baby dulu karena Baby masih sangat kecil dan membutuhkan kasih sayang penuh dari mereka. Selain itu Malik ingin Baby mendapatkan asi ekslusif darinya.


"Baiklah, aku akan menunda niatku ingin memiliki Baby lagi." Jawab Flower setelah lama terdiam.


Malik tersenyum mendengarnya. Akhirnya penjelasannya dapat dimengerti dan diterima oleh istrinya itu. "Kalau begitu ayo kita masuk ke dalam. Aku ingin membersihkan tubuhku lebih dulu." Ajak Malik.


Flower mengangguk mengiyakannya lalu membawakan tas suaminya masuk ke dalam rumah. Melihat sikap penurut istrinya membuat Malik sangat senang dan semakin sayang pada istri polos nan dulunya arogan itu.


Malik menggeleng. "Aku langsung mandi saja. Lagi pula aku sudah tidak sabar ingin melihat Baby." Jawab Malik.

__ADS_1


Flower tersenyum mendengarnya. "Baiklah, kalau begitu aku akan mempersiapkan baju gantimu." Ucapnya dan diangguki Malik sebagai jawaban.


"Baiklah, tak masalah untuk saat ini tidak memiliki Baby baru dulu tapi tidak tahu untuk beberapa bulan kedepan." Ucap Flower setelah Malik masuk ke dalam kamar mandi.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2