
.
.
.
“Selena!!!!!”
Seorang wanita itu membuka pintu apartement Leo dengan keras membuat tangan kanan Ruvelis, Jenssica, Selena, Leo, Daniel, dan juga Tuan Leonardo langsung menoleh kearah pintu.
Wajah Selena langsung berubah masam melihat siapa yang bertamu di penthouse suaminya. Sial*n, lagi-lagi wanita ini…kenapa wanita ini selalu merusak mood baiknya? Sia-sia sudah ia meminta jatah kepada suaminya tadi malam jika ada parasit yang datang mengganggu
“Kenapa kau kemari?” dingin Daniel.
“Ha? Siapa dia Daniel?” tanya Joe kebingungan.
“Wei, bawa kakek masuk ke kamar”
Wei hanya menganggukkan kepalanya, Tuan Leonardo hanya diam ketika dibawa naik ke lantai atas oleh Wei. Ya, ia lebih baik tidak melihat bagaimana keiblisan cucunya jika sudah marah.
“Dasar jala*g sial*n!!! Apa yang kau lakukan kepada Hans hah?!!”
“Apa yang kulakukan kepada Hans?” ucap Selena mengerutkan keningnya.
“Apa yang kau lakukan sampai-sampai Hans begitu tak rela melepaskanmu hah?!! Dia bahkan membatalkan pernikahan yang sudah disiapkan jauh-jauh hari!!!”
Selena melipat kedua tangannya, oh…jadi Hans membatalkan pernikahannya dengan wanita ini? Ia jadi penasaran apa yang Hans pikirkan sampai-sampai tidak mau menikahi Ibu dari anaknya.
“Kenapa kau menyalahkanku atas batalnya pernikahanmu dengan Hans?”
“Karena itu semua terjadi karena kau!!! Kenapa kau harus muncul lagi disaat aku dan Hans akan menikah hah?!! Kau pasti sengaja!! Kau sudah punya suami!! Jadi berhenti menggoda calon suamiku!!”
Selena terkekeh pelan mendengar ucapan geram Bellina, ahhh…wanita itu sepertinya mempunyai 9 nyawa. Bisa-bisanya mengatakan hal itu disaat semua tangan kanan dari 4 keluarga besar ada disini.
Leo menatap para tangan kanan dari mendiang Ayah Ibu mertuanya yang sudah mengepalkan tangan. Ahhhhh sepertinya ia akan mendapatkan tontonan seru kali ini.
“Menggoda? Aku tidak menggoda, tapi auraku bisa membuat siapapun tergoda. Jika Hans masih tergoda dengan mantan wanitanya, sepertinya…mainan barunya yang kurang menarik” sinis Selena sukses membuat Bellina langsung mengepalkan tangannya penuh kegeraman.
“Nona besar…mantan wanita Tuan Hans?” tangan kanan Ruvelis, Jenssica, dan Tuan Leonardo berucap tak percaya dalam hati mereka.
“Beraninya kau…”
“Aku memang berani, kenapa? Tidak terima? Karena kau sudah menuduhku yang tidak-tidak, aku akan telfon Hans sekarang”
Selena mengambil ponselnya dan langsung menelfon Hans tak lupa ia juga mengeraskan volume telfonnya.
“Ya Selena? Ada apa? Tumben menelfonku”
“Hans”
“Ya?”
Wajah Bellina langsung pias mendengar suara Hans, pria itu langsung mengangkat telfon jika Selena yang menelfon tapi saat ia yang menelfon puluhan kali ditolaknya.
“Kau membatalkan pernikahanmu dengan Bellina”
“…, kau tau darimana?”
“Dia ada di penthouse suamiku sekarang, jadi katakan alasannya”
“Bukankah sudah kubilang bahwa hanya kau yang menjadi Nyonyaku? sekalipun menikahninya adalah permintaanmu, tidak akan kupenuhi”
“Lalu bagaimana hasib anakmu?”
“Aku sudah mencarikannya Baby sister”
“Lalu kau tidak akan membiarkan anakmu tau siapa Ibunya?”
“Akan lebih baik jika dia tidak tau tentang siapa Ibunya”
Ucapan Hans langsung membuat sekujur tubuh Bellina gemetar menahan amarahnya yang siap untuk meledak kapan saja. senyum sinis terukir dibibir Selena, wahhhhh hanya seperti ini wanita itu sudah berada di ambang batasnya?.
“Merry?”
__ADS_1
“Setelah dia melahirkan, aku akan memberikan kompenasasi untuknya dan anaknya. Akan bernasib sama dengan Hansel”
“Haha, kau gila”
“Sudah kubilang, hanya anakmu yang akan kuakui sebagai anakku”
“Dasar kau gila sial*n” ucap Selena.
“Kau yang membuatku seperti ini”
Tut…
Selena mematikan telfonnya sepihak, ia tersenyum puas kearah Bellina.
“Jadi?”
“Haha, gelar wanita murahan…memang pantas kau sandang”
Wajah Rafindra, Daniel, William, dan juga Leo langsung memucat mendengar ucapan Bellina. Mati…maju salah mundur salah. Terpaksa mereka harus menjadi patung untuk sesaat sekarang.
“Hahahahaha!!! Kau wanita yang lucu Bellina!! Kau mengataiku wanita murahan?! Lalu bagaimana dengan dirimu sendiri?! Demi meningkatkan popularitasmu sebagai seorang aktris, sudah berapa banyak Direktur yang sudah menidurimu selain Hans? Jika aku tidak salah…kau sudah melakukan aborsi sebanyak 12 kali bukan? Aku heran, bagaimana bisa kau masih menjadi seorang aktris bahkan top model tanpa terkena satu skandalpun tentang aborsi? Ohhh atau…perlu kusebarkan wakta ini ke media sekarang juga?”
Bellina kembali gemetar, wanita itu…bagaimana wanita itu tau tentang keburukannya demi menjadi seperti sekarang? Apa wanita itu sudah lama mengincarnya?.
“Entertainment tempat kau bekerja sekarang…itu adalah milik keluargaku. Dan akan segera diatas namakan atas namaku, jadi…jangan tanya lagi kenapa aku bisa tau” ucap Selena sembari mengangkat kedua bahunya.
Selena berdiri dan menghampiri Bellina yang sepertinya syock dengan fakta yang baru saja dikatakan Selena. Selena memandang Bellina dari atas sampai bawah, wanita ini seorang model bukan? Tapi kenapa terlihat pendek jika bersebelahan dengannya?.
“Kasihan ya, ditiduri, dihamili sampai melahirkan anak…tapi tidak dinikahi” ejek Selena dan kembali duduk ditempatnya. Ya tuhan…kakinya tak punya tenaga untu berdiri terlalu lama, ini semua karena ulah suaminya semalam!.
“Hah! Apa hakmu berkata seperti itu hah?! Kau juga di tiduri Hans! Kau juga pernah mengandung anaknya! Lalu apa yang kau dapatkan?! Kau juga tidak mendapatkan apa-apa bukan?! Penikahan kontrak kalian bahkan tidak sah!! Jadi apa yang kau banggakan hah?!” bentak Bellina, tidak terima! Ia tak terima wanita itu menghinanya!.
“William, beri tau wanita itu”
“Baik…Tuan muda pertama keluarga Georgino memberikan 5% saham perusahaannya sebagai kompensasi kepada Nona Selena karena Nona Selena pernah mengandung anak beliau walaupun tidak sampai terlahir. Tuan Hans juga memberikan beberapa villa serta 2 gedung apartement atas nama Nona Selena karena sudah berada di sisi beliau selama beberapa bulan dan juga mendapatkan uang bulanan sebesar US$ 800 juta sebagai ganti rugi atas semua kekasaran beliau”
Bellina seketika tercengang mendengarnya, a-apa? Hans memberikan jumlah sebanyak itu untuk kompenasasi kepada mantan wanitanya?! Hans hanya memberikannya US$ 100 juta setiap tahunnya!!. Bagaimana bisa wanita itu mendapat lebih banyak kompensasi daripada dirinya yang sudah melahirkan anak Hans?!.
“Wajar dia memberikanku kompensasi sebesar itu kepadaku, karena dia sudah merenggut waktu dan juga harga diriku. Kau bukan lagi seorang gadis saat tidur bersama Hans, dan kau berharap bisa mendapatkan kompensasi yang lebih tinggi dariku? Mimpi” sinis Selena, heh…ia suka melihat wajah gila Yeni dan wanita itu jika sudah benar-benar geram kepadanya.
“Kauuu!!!”
“Kau dan Yeni sama saja, seorang murahan yang mengatai seseorang murahan. Aku yakin jika kau tidak punya kaca dirumahmu”
“Tutup mulutmu!! Beraninya kau!!!”
“Tetap ditempat kalian!!” ucap Selena yang melihat Rafindra serta tangan kanan Ruvelis yang hendak berbuat sesuatu kepada Bellina.
“Kenapa kau marah dengan ucapanku? Adakah yang salah dari ucapanku?”
“Ya!!! Kau tak pantas berkata seperti itu!!! Ya!! Kuakui aku mendapatkan kepopularitasanku sekarang dengan cara yang kotor!! Tapi apa kau pantas menghina calon Ibu mertuaku sebagai seorang murahan?!! Apa kau juga tidak punya kaca?!!”
“Aku kaya, mana mungkin tidak punya kaca?”
“Kau!!! Baik!! Kau yang terlebih dulu memulai ini!! Jadi jangan salahkan aku jika fotomu dan foto Hans tersebar di internet!! Dan kupastikan, namamu akan menjadi topik hangat!!” ucap Bellina langsung mengeluarkan ponselnya.
Selena berdiri dari tempat duduknya, membuka sebuah laci dan mengambil tumpukan foto-foto lalu melemparkannya tepat diwajah Bellina.
“Upload saja fotoku di internet, dan juga upload foto-foto ini juga. Dan kita lihat, siapa yang akan dicaci maki setelah itu”
Bellina menatap foto-foto yang berserakan dilantai. Itu adalah foto-foto Selena dengan beberapa orang pria!! Ini benar-benar kesempatan bagus!! Ia bisa menjatuhkan harga diri wanita ini tanpa susah-susah meminta bawahannya mencarikan foto wanita itu bersama Hans.
“Jangan berani kau!!!!” geram Tuan X kepada Bellina yang seperti wanita gila memotret foto-foto yang berserakan di lantai. Apa yang ingin Nona besarnya perbuat?! Kenapa Nona besarnya malah memberikan kesempatan bagi wanita itu untuk menjatuhkan harga diri seorang Nona besar keluarga Alexandra?!.
Selena menghidupkan TV menggunakan sebuah remote kecil ditangannya. Ia menatap dingin sebuah berita baru sedang dibicarakan oleh wartawan.
“Aktris terkenal Bellina Yosfinda Ciel dirumorkan memiliki hubungan terlarang dengan beberapa CEO entertainment, dari website yang baru saja di upload oleh seseorang yang menunjukan moment di mana aktris Bellina Yosfinda Ciel sedang berada di bar bersama dengan beberapa CEO terkenal! Dari website tersebut dijelaskan bahwa aktris ternama Bellina Yosfinda Ciel sukses menjadi seorang aktris dan model karena CEO-CEO tersebut!! Di website yang sama juga menunjukan foto-foto aktris Bellina Yosfinda Ciel datang kerumah sakit dengan perut yang membuncit diduga untuk melakukan aborsi kepada janinnya!”
“…”
Wajah Bellina seketika memucat melihat berita yang dibacakan oleh reporter. Bagaimana…bagaimana bisa reporter itu membawakan berita ini?. Tak hanya Bellina, semua orang yang berada di apartement itupun merasa syock dengan berita yang baru saja ditampilkan.
“Kau pikir kau bisa selamat jika sudah mengusikku? Wanita?” dingin Selena.
__ADS_1
“Kau!!!! Pasti kau yang melakukan semua ini bukan?!! Cepat minta bawahanmu menarik kembali berita itu sekarang juga!!!!” teriak Bellina.
“Kalau aku tidak mau kenapa? Jangan lupa jika Peter…berada dipihakku sekarang. Jika kau mau, aku juga bisa menambahkan bumbu-bumbu lain dalam berita itu. dan ya! Jangan lupa, aku punya fotomu yang sedang melakukan *** bersama dengan pria-pria itu. Aku juga punya bukti bagaimana caramu menggoda Hans, tapi kau tenang saja…aku tak akan membiarkan dunia tau bahwa mantan pria seorang Selena…memiliki wanita seperti dirimu”
“Kau!!! Baik!! Kita lihat!! Apa media juga tertarik kepada beritamu!!?”
“Silahkan!! Dari Sultan muda Said, Rey, Hans, Tuan muda keluarga Weil, Daniel, Leo, anak presiden Negara K, Tuan muda keluarga Benjamin, Tuan keluarga Miko, Tuan muda keluarga Yokana sampai Tuan muda dari keluarga Mafia Italy!! Mana yang berhasil media beritakan?! Dari sekian banyak pria-pria itu…berita dari website mana yang dengan jelas merumorkan kencanku dengan mereka?”
Bellina semakin memucat, ba-bagaimana bisa Selena mempunyai hubungan dengan beberapa pria dari keluarga ternama? Gawat…sepertinya Selena tidak hanya mendapatkan dukungan dari keluarga Iskandar dan juga Jasson! Tapi ada banyak keluarga ternama yang berada di pihak wanita itu.
“Entah kenapa sejak dulu aku punya kebiasaan memperkenalkan diriku kepada musuh yang akan mati atau sedang sekarat. Karena kau juga akan segera mati…perkenalkan aku Selena Anderson Devano Medeltoon Maria Margareth Jhon Alexandra. Pewaris tunggal keluarga Alexandra sekaligus Jenderal muda Nara kamp utama”
Tubuh Bellina langsung terpaku ditempatnya, wa-wanita itu bilang apa? Ke-keluarga A-alexandra? Keluarga yang menepati urutan pertama di mana-mana adalah tempat di mana wanita ini berasal?.
“Kami memberi hormat kepada Nona besar Alexandra!!” semua tangan kanan yang berada disana seketika membungkuk hormat tanpa terkecuali.
“Jika kau pikir aku tak kan berani membunuhmu dihadapan banyak orang seperti ini maka kau salah besar. Jika aku mau, saat dipersidanganku waktu itu aku bisa menebas semua anggota keluarga Georgino yang hadir tanpa terkecuali. Bahkan jika aku mau, semua polisi dan hakim yang berada akan terkena imbasnya juga. Kau tau?
Itu adalah pengalaman pertama dalam hidupku. Seorang keluarga bajin*an yang dengan berani memenjarakan seseorang yang jelas-jelas dilindungi oleh hukum. Jangankan membunuh 70 orang, aku tak akan pernah dipenjara meskipun membunuh ratusan orang dalam waktu yang bersamaan. Aku mendapatkan perlindungan khusus dari hukum, tidak ada pasal yang bisa memenjarakan seorang Jenderal muda Nara. Dan juga, keluarga Georgino bisa mendapatkan hukuman 20 tahun penjara hanya karena melaporkanku. Paman Raf, bawa dia ke kamp utama. Aku akan mengeksekusinya besok”
“Tidak!!!! Ampuni aku!!!! Kumohon ampuni aku!!!!” teriak Bellina saat Rafindra mencekal lengan wanita yang hendak kabur itu.
“Tidak memberikan ampunan kepada sembarangan orang, adalah ciri khas keluarga Alexandra. Tenang saja, aku akan mengirimkan foto mayatmu kepada Yeni nanti, agar wanita itu bisa menyiapkan dirinya untuk kematiannya ditanganku. Dan juga aku adalah wanita yang punya tingkat batas kesabaran, patulah sebelum aku membunuhmu disini”
“Lakukan!!!” ucap Bellina. Percuma!! Sekeras apapun ia meminta pengampunan wanita ini ta akan membebaskannya!! Ia hanya bisa meminta kematiannya!! Dengan begitu pasti wanita ini akan memberikannya waktu lebih lama!! Dan selama itu bisa bisa meminta bantuan keluarga Georgino untuk membebaskannya.
“Kau yakin? Ada permintaan terakhir?”
Bellina tersentak, apa wanita itu serius ingin membunuhnya disini juga?! Sekarang juga?! Gawat!! Ia harus mencari cara agar wanita itu sedikit mengasihani dirinya! Ya! Ia tau caranya, ia punya putranya!! Ia bisa menggunakan nama putranya!.
“Hansel!! Aku ingin bertemu putraku untuk terakhir kalinya!!”
“Anda tidak boleh goyah Nona…anda tidak boleh goyah” batin Rafindra yang melihat wajah ragu Nona besarnya. Naluri keibuan Nona besarnya sangatlah kuat, ia takut jika Nona besarnya akan mengampuni wanita ini hanya karena wanita ini meminta bertemu anaknya untuk terakhir kali.
“Lepaskan dia Paman Raf…”
“Nona!” ucap semua tangan kanan tak percaya, setelah semua caci makian wanita itu kepada Nona besar mereka Nona besar mereka ingin melepaskan wanita itu begitu saja.
Bellina tersenyum senang sembari berdiri, sudah ia duga. Wanita itu juga sedang mengandung, pasti wanita itu punya naluri keibuan yang besar. Bagus!! Ia bisa menggunakan watunya untuk pergi jauh dari wanita ini.
Bugh!!
Selena menendang perut Bellina hingga wanita itu jatuh tersungkur.
“Dan permintaanmu…kutolak. Meskipun aku juga seorang Ibu, tapi memberikan hukuman…tetaplah kewajibanku”
“A-apa?”
“Kalian yang tidak ingin melihat, lebih baik tutup rapat-rapat mata dan telingga kalian”
Leo hanya menatap istrinya yang melakuakn hal keji seperti biasa, yahhhhh…ia tak berani mencegah istrinya daripada hal itu bisa membuat mood istrinya memburuk. Mood istrinya jauh lebih penting.
“Bosan…” ucap Selena.
“Nona?”
“Wei, kuliti dia hidup-hidup setelah itu lakban seluruh dagingnya. Jika dia mati, kau yang akan kukubur hidup-hidup” dingin Selena langsung membuat Wei dan Rafindra menelan ludahnya dengan kasar.
“Kumohon ampuni aku!!!!! Ampuni aku!!! Aku bersalah!!!” ucap Bellina seraya berlutut dihadapan Selena.
“Untuk apa kau meminta ampunan dari seorang murahan sepertiku?”
“Wei!! Jika telingamu masih berfungsi cepat lakukan!!!!” bentak Selena.
Selena membalik badannya memunggungi Bellina, sejujurnya ia tida tega melakukan ini kepada Bellina karena teringat oleh Hansel, anak Hans yang baru saja lahir…tapi jika ia tidak melaukan ini ia akan lebih kerepotan menyingkirkan parasit-parasit di kemiliteran.
“Kumohon ampuni aku!!! Setidaknya tolong pikirkan nasib anakku!!!” teriak Bellina dengan frustasinya. Wanita itu berteriak meminta pengampunan dari Selena namun Selena sama sekali tidak bergeming dari tempatnya berada.
.
.
.
__ADS_1