Our Last Love

Our Last Love
Chapter 54 : Itu bukan anakku...


__ADS_3

.


.


.


Leo masuk kedalam kamarnya, membangunkan gadis yang masih terlelap dalam mimpi indahnya. Mata indah Selena perlahan terbuka, ia duduk dan langsung memeluk Leo.


Leo tersenyum dan mengecup pipi gadis tercintanya. Gadis tercintanya ini, suka sekali hibernasi.


“Sejak kemarin kau belum makan apa-apa, aku sudah menyuruh pelayan menyiapkan makanan kesukaanmu. Ayo makan bersama”


“Dear…”


“Ya sayang?” sahut Leo.


“Dear…sebenarnya apa salahku kepada keluarga Georgino? Kenapa mereka memperlakukanku seperti ini?” Selena kembali meneteskan air matanya membuat hati Leo terenyuh ngilu dibuatnya.


Leo mengusap air mata gadis tercintanya, ia menarik kepala Selena masuk kedalam pelukannya.


“Kau tidak salah apa-apa, jangan memikirkannya”


“Hiks…tapi kenapa mereka memperlakukanku seperti ini?”


“Mereka yang memiliki uang dan kekuasaan bisa melakukan apa yang mereka mau, sudah…jangan menangis lagi. Ayo makan”


Selena menganggukkan kepalanya dan memeluk leher Leo dengan erat, Leo menggendong tubuh Selena dan keluar dari kamar mewah itu menuju ruang makan.


Namun saat hendak menyantap makanan ponsel Leo berdering.


“Sayang, aku angkat telfon dulu ya…makanlah, makan yang banyak”


“Dear…kau pilih telfon itu atau aku?” Selena berkata dengan pipi yang perlahan menggembung.


“Te-tentu saja kau sayang…baiklah, kita makan sekarang”


Leo mematikan ponselnya dan menyantap makanannya membuat para pengurus menundukkan kepala menahan tawa mereka.


Setelah selesai sarapan Leo menyuruh gadis tercintanya untuk membersihkan diri. Ia akan membawa kekasihnya jalan-jalan, Selena tidak akan betah duduk diam dirumah. Dan lebih baik ia membawa burung emasnya ini jalan-jalan agar tidak stress.


Leo kembali menelfon bawahannya yang tadi telfon namun ia tolak karena Selena.


“Ada informasi baru?”


“Tuan muda, lebih baik kita bertemu. Akan lama jika saya menjelaskannya lewat telfon” ~ Bodyguard.


Leo terdiam sejenak mendengarnya.


“Nanti kita bertemu jika Dear tidur siang, aku sudah berjanji membawanya jalan-jalan sekarang. Aku tak mau membuatnya kecewa”


“Baik…Selamat menikmati hari anda Tuan muda” ~ Bodyguard.


Tut…


Leo meletakkan ponselnya, Selena lebih penting dari apapun baginya. Tak ada hal yang lebih penting hingga ia harus membatalkan janjinya dengan Selena. Ia tak mau membuat gadis kecilnya kecewa.

__ADS_1


30 menit kemudian Selena turun dari kamar dengan dress panjang tanpa lengan. Leo tersenyum melihat kekasihnya yang sudah siap untuk jalan-jalan.


“Dear! Aku ingin makan dimsum yang ada di street food ibu kota!” Selena berseru dengan senang. Leo mengerutkan keningnya, street food?.


“Sayang, siapa yang mengajarimu makan street food? Dulu kau tak pernah mau makan-makanan sembarangan”


“Leo!” kesal Selena.


“Hahaha, sayang…aku hanya bercanda. Ayo pergi…kita beli apapun yang kau minta”


.


.


.


Leo menggendong Selena yang tertidur masuk kedalam mansionnya. Dengan hati-hati Leo menggendong Selena masuk kedalam kamarnya. Untung saja Selena tidur siang, jika tidak ia harus membuat bodyguardnya menahan mulut untuk tidak mengatakan apapun sampai hari esok.


“Aku ada urusan sebentar…mimpi indah ya sayang…” bisik Leo lembut.


Leo menutup pintu dengan perlahan, ia masuk kedalam mobilnya dan menyetir menuju café tempat bodyguardnya bersemayam sejak tadi pagi.


Saat sampai Leo langsung masuk kedalam café dan duduk dihadapan bodyguard serta pengacaranya.


“Maaf membuat kalian menunggu, Dear baru tertidur”


“Tidak masalah Tuan muda”


“Katakanlah informasi apa yang kalian dapatkan”


Pengacara pribadi Leo memberikan sebuah berkas yang diminta Tuan mudanya sejak beberapa hari yang lalu. Leo mengambil berkas itu dan membacanya dengan teliti.


“Dear…mengalami keguguran?” ucap Leo tak percaya.


“Benar Tuan, hal itu dikarenakan. Yeni, meminta bodyguardnya untuk mencelakai Nona muda. Mereka menusuk 4 kali perut Nona dan menembak sebanyak 2 kali yang menyebabkan Nona muda keguguran dan kritis. Namun Nona muda Joe dari keluarga Jasson, sudah melakukan hal yang sama kepada anak bungsu keluarga Georgino yang bernama Lie”


Tubuh Leo seketika lemas mendengarnya. Keguguran…tidak mungkin!. Bagaimana bajin*an itu menjaga kekasihnya?!.


“Apa…hubungan Dear dengan keluarga Jasson?”


“Beberapa waktu lalu, Tuan dan Nyonya Jasson mengadopsi Selena sebagai anak angkat. Dan Nona Selena mendapat kedudukan Nona muda ke-2 keluarga Jasson. Daniel, pewaris utama keluarga Jasson memberikan 3 liter darahnya untuk Nona muda saat Nona muda kritis karena kehilangan banyak darah karena insiden pembunuhan berencana itu. Dan juga Tuan muda Jasson mengalami kritis beberapa hari setelah mendonorkan darahnya kepada Nona muda”


Leo mengusap rambutnya dengan kasar. Dalam beberapa bulan saja keadaan kekasihnya sudah seperti ini. Tapi ia beruntung karena ada keluarga baik yang mau menolong Selena saat ia tidak ada.


“Ada informasi lain?”


“Sejauh ini hanya itu yang bisa kami laporkan kepada anda, jika kami mendapat informasi lain kami akan menyerahkannya kepada anda”


“Terima kasih atas kerja keras kalian, hubunggi Assistantku. Minta dia untuk mengatur pertemuanku dengan keluarga Jasson, aku akan berterima kasih kepada mereka”


“Baik”


“Oh ya, satu lagi. Minta Bei ketempatku, aku ingin dia memeriksa keadaan Dear”


“Baik”

__ADS_1


Leo berdiri dari tempat duduknya dan kembali masuk kedalam mobil untuk pulang. ia harus sampai dirumah sebelum Dearnya bangun.


“Hufttt, untung saja Tuan muda tidak membunuh kita”


“Kita harus berterima kasih kepada Nona muda karena hal ini”


“Tapi kita bisa celaka jika tertangkap mendekat kepada Nona muda”


“Kenapa jadi serba salah begini…”


.


.


.


Seorang pria dengan teliti memeriksa keadaan Selena yang masih tidur dengan nyenyak. Pria itu menghembuskan nafasnya dan menatap Leo yang tengah duduk di tepi tempat tidur sembari menggenggam tangan Selena dengan erat.


“Bagaimana, Bei?”


“Adik ipar sudah baik-baik saja. Namun keguguran itu membuat rahim adik ipar mengalami sedikit gangguan. Sangat fatal jika sampai adik ipar mengandung didampingi dengan stress”


“Jadi…hamil membuat risiko besar ditubuh Dear?”


“Benar, namun jika adik ipar hamil usahakan untuk tidak kelelahan. Kau sendiri tau, adik ipar sangat subur. Ini yang membuatku terus mengingatkanmu agar terus menerus meminta dokter memeriksa kondisi adik ipar”


“Lalu, apa yang harus kulakukan Bei?”


“Sejauh ini yang bisa dilakukan adalah tidak membuat adik ipar mengalami tekanan, stress, kelelahan, dan mood buruk. Dari hasil pemeriksaan adik ipar sering mengalami pendarahan uterus abnormal. Jadi kau harus berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari hal-hal yang memicu pendarahan uterus abnormal”


“Dan, aku turut berduka cita ya atas meninggalnya anakmu” lanjut Bei.


“Bei…itu bukan anakku, itu anak Dear dengan suaminya”


“APA?!!”


Bei, pria itu menatap tak percaya Leo. Ia pikir anak yang gugur adalah anak Leo, tapi melihat sifat dan perilaku Leo. Mana mungkin Leo mau merusak gadis tercintanya?.


“Lalu, siapa suami adik ipar?”


“Dederick Hans Georgino”


Blarrrrr!!!!


“Tidak! Itu tidak mungkin!” sangkal Bei.


“Bei! Hans menikah Selena diatas kontrak, kontrak itu akan berjalan selama 1 tahun”


Bei  menepuk pundak sahabatnya itu.


“Kau harus sabar, ini takdir”


“Apapun kondisi Dear, aku akan tetap menerimanya”


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2