Our Last Love

Our Last Love
Chapter 69 : Dia memang istrimu, tapi aku lebih berhak atas dirinya!


__ADS_3

.


.


.


Nafas Selena tercekat melihat suaminya yang tidak sendirian. Inikah alasan mengapa suaminya tak mau mengajaknya ke acara pesta keluarga Jasson? Suaminya punya wanita lain diluar sana sehingga suaminya tak mau jujur kepadanya.


Daniel menatap Selena yang hanya tersenyum getir melihat Hans membawa wanita lain ke pesta ini. Entah kenapa ia bisa merasakan sakit hati Selena melihat hal itu. Sebenarnya ia sudah tau hal ini, Hans selalu membawa wanita yang berbeda ke pesta keluarga besar. Tapi ia lupa jika hari ini Selena akan hadir!.


“Wah…apa itu calon istri Tuan Hans? Bukankah dia aktris yang sedang naik daun saat ini?”


“Iya, tapi bukankah Tuan Hans memang begitu? Dia selalu membawa wanita yang berbeda setiap ada pesta besar”


“Wah…aku ingin tau seperti apa istrinya nanti”


“Semoga nanti istrinya tidak tau kelakukan suaminya”


Para tamu berbisik-bisik, Hans masih tak menyadari keberadaan Selena. Wanita yang dibawa Hans memeluk lengan Hans dan menyapa tamu.


Selena mencengkram dadanya yang bersenyut nyeri melihat itu. Ia harus tahan, ia tak boleh cemburu. Ia tak boleh mempermalukan suaminya, ia harus menghindari kontak dengan Hans malam ini. Dan malam ini, ia ingin menginap disini bersama Joe.


Secara bertahap, para tamu yang lain mulai berdatangan memenuhi aula mansion. Selena masih diam ditempatnya, tak ingin beranjak sedikitpun dari samping Emerland.


Para tamu yang baru datang, yang melihat Hans bersama pasangannya langsung berbisik-bisik.


“Apa itu calon istri Tuan Georgino?”


“Aku tidak tau, jangan-jangan wanita itu naik daun karena bantuan orang dalam”


“Sepertinya begitu”


“Tapi calon istri Tuan muda Daniel lebih cantik loh, aku sempat melihatnya tadi”


“Benarkah?! Di mana dia? Kami ingin melihatnya juga”


“Nanti dia juga keluar, cantik…benar-benar cantik. Dia bahkan terlihat akrab dengan Tuan dan Nyonya Jasson. Bahkan tadi Nona muda menjemputnya sendiri”


“Wah, aku penasaran. Seperti apa wanita dia ya”


Hans mengerutkan kening mendengar pembicaraan wanita-wanita itu. Daniel sudah mempunyai calon istri? Dan wanita itu hadir disini? Ia ingin tau, wanita mana yang berhasil mendapatkan hati Daniel. Tapi bukankah sahabatnya pernah bilang jika Daniel menyukai istrinya?.


“Wah, Tuan muda Jasson sudah mempunyai calon istri? Benar-benar mengejutkan” ucap Angela, pasangan Hans.

__ADS_1


“Jika acara sudah mulai, jangan membuat ulah. Paham?” dingin Hans.


“I-iya…”


Tiba-tiba wartawan yang berada diluar mansion langsung mengerumuni mobil yang baru saja datang. Leo turun dari mobil mewah itu dan masuk kedalam mansion tanpa menjawab pertanyaan yang diberikan wartawan kepadanya.


“Wahhhhh!!! Tuan muda Iskandar!!!!”


“!” ~ Leo.


“!” ~ Daniel.


“!” ~ Hans.


Ke-3 pria itu saling menatap. Leo mengembang senyum sinis melihat Hans yang menggandeng wanita lain masuk ke dalam pesta keluarga Jasson. Tapi tunggu…bukankah Dearnya juga ada disini!?. Mata Leo langsung mencari kesegala arah, ia tak dapat menemukan Dearnya, syukurlah jika kekasihnya tidak ada disini. Ia tak mau Dearnya menangis melihat kelakukan Hans.


“Karena semua tamu sudah hadir, mari kita sambut Tuan rumah! Tuan muda Jasson!” ucap MC.


Daniel menatap Selena, kali ini. Selenalah yang menjadi pasangannya selama pesta berlanjut, Hans membawa wanita lain masuk kedalam acara ini. Maka ia akan membawa Selena sebagai pasangannya.


Daniel membungkuk dan memberikan tangannya, Selena menatap dingin Hans dan memberikan tangannya kepada Daniel. Hari ini, mereka berdua bukanlah suami istri. Melainkan orang asing yang baru bertemu.


Daniel menggenggam tangan Selena dan menuruni anak tangga satu persatu. Nafas Hans dan Leo tercekat melihat Selena, sedangkan para tamu ricuh melihat Selena yang digandeng dengan begitu romantis oleh Daniel.


Daniel mengambil mic yang diberikan MC kepadanya.


“Untuk semua tamu undangan, saya berterima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk datang di acara ulang tahun keluarga kami yang ke 85 tahun! Hari ini adalah hari yang special bagi keluarga kami. Karena hari ini, adalah pesta pertama untuk kekasih saya. Para hadirin yang terhormat silahkan menikmati acara ini”


Hans dan Leo mengepalkan tangannya mendengar ucapan Daniel. Sedangkan Selena tak dapat berkata-kata lagi karena Daniel mengumumkannya sebagai kekasih Daniel. Aduh…ia terjebak dalam masalah besar.


*“Dia istriku sial*an!!” batin Hans geram.


“Dia tunanganku! Sejak kapan jadi pacarmu! Awas kau nanti!” batin Leo kesal.


Daniel mengukir senyum sinis melihat wajah pias Hans dan Leo. Malam ini, Selena menjadi pasangannya. Dan kedua orang itu, tak berhak atas Selena.


“Hans…kau menyakiti Selena didepan mataku. Jangan salahkan aku membalas perbuatanmu” batin Daniel. Hans membawa wanita lain sebagai pasangannya, tentu saja ia akan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan Hans kepada Selena. Anggap saja Selena sedang membawa selingkuhannya.


“Dipersilahkan untuk Tuan Daniel membuka acara dengan dansa pertama” ucap MC.


Daniel menggenggam tangan Selena. Selena menggelengkan kepalanya, Daniel hanya tersenyum melihat itu.ia membawa Selena ketengah-tengah aula.


“Percayalah kepadaku…”

__ADS_1


Selena menghembuskan nafasnya dan memulai dansa bersama Daniel. Ini adalah dansa pertamanya setelah sekian tahun, Daniel terkejut melihat Selena yang begitu lihai berdansa. Dansa ini…dansa yang wajib dikuasai anak-anak dari keluarga terkemuka. Bagaimana bisa Selena bisa melakukan dansa ini?.


Leo tersenyum melihat Selena yang begitu lihai berdansa. Tak apalah Selena berdansa dengan Daniel, toh ia juga pernah merasakan bagaimana berdansa dengan seorang gadis kesayangan Alexandra.


“Kau hebat…” bisik Daniel.


“Terima kasih…”


Musik berhenti, Daniel dan Selena saling membungkuk hormat memberikan penghormatan. Semua orang bertepuk tangan melihat itu, Angela yang melihat wajah pias Hans mengerutkan kening. Apa yang membuat Hans menampilkan wajah seperti itu? Apa Hans punya hubungan khusus dengan kekasih Tuan muda Jasson?.


Musik kembali diputar, semua orang berdansa dengan pasangan mereka termasuk Hans dan Angela. Leo mendekati Daniel, ia menepuk bahu Daniel.


“Boleh kupinjam kekasihmu untuk berdansa denganku Tuan muda Daniel?”


Glek!


“Te-tentu”


Leo menarik pinggang ramping Selena. Saat berdansa Leo tersenyum melihat jepit rambut yang dipakai Selena. Cantik…gadisnya benar-benar cocok memakai jepit rambut itu. Dan pastinya…Nyonya Jasson tau tentang jepit rambut ini.


“Sayang…kemampuan dansamu meningkat…”


“Terima kasih pujiannya Dear…”


“Coba kuingat-ingat, kita terakhir berdansa 8 atau 9 tahun yang lalu?”


“9 tahun yang lalu, itu dansa terakhirku sebelum tadi”


“Oh ya? Sama…”


Dansa akhirnya berakhir, Selena kembali ke samping Emerland. Hans menghampiri Leo, ia menepuk bahu pria itu dengan tatapan mengintimidasi.


“Jangan sentuh istriku…paham?” bisik Hans.


“Jangan melewati batasanmu Hans, ingat…Dear masih menjadi tunanganku. Kau menyakitinya, jangan salahkan aku membalasmu”


Leo menepis kasar tangan Hans. Hans mengepalkan tangannya geram, ini bukan saatnya marah kepada Leo. Lebih baik ia mencari alasan yang akan ia berikan kepada Selena nanti.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2