PENDEKAR API DAN ES SURGAWI

PENDEKAR API DAN ES SURGAWI
GURU FU LAO


__ADS_3

Siao Hung tanpa menunggu ajakan yang ketiga kalinya.


Dia langsung melompat naik keatas punggung Fu Lao.


Fu Lao segera membawa Siao Hung meninggalkan tempat itu, dengan berlompatan di atas hamparan lautan es beku.


Pada awalnya Siao Hung sempat berteriak kaget, saat tubuhnya di bawa terbang keatas, kemudian meluncur deras kebawah.


Tapi setelah beberapa kali terjadi berulang ulang, dan semua berjalan aman aman saja.


Siao Hung mulai bisa menikmati perjalanan pengalaman baru itu.


Siao Hung hatinya sedikit terhibur, dengan perjalanan baru, yang di tunjukkan oleh Fu Lao..


Dia terlihat cukup menikmati perjalanan yang membuat dirinya seperti sedang diajak terbang keatas.


Sebelum kemudian meluncur terbang kebawah, seolah olah sedang mengikuti Fu Lao terhempas jatuh keatas hamparan es.


Satu lompatan Fu Lao mencapai ketinggian puluhan meter, dengan jarak sekitar 50 meter jauhnya.


Perjalanan tersebut sangat menarik, sehingga Siao Hung mulai bisa kembali ceria dan tertawa gembira.


Melupakan semua kehidupannya yang menyedihkan di luar sana.


Tidak lama kemudian Siao Hung akhirnya tiba di depan Goa yang terletak di bawah kaki tebing es yang menjulang tinggi keatas.


Siao Hung langsung di bawa oleh Fu Lao masuk kedalam Goa.


Di dalam Goa yang terlihat seperti rumah kaca.


Di mana di dalam sana, Siao Hung bisa melihat dirinya sendiri dengan sangat jelas.


Siao Hung segera melompat turun dari punggung Fu Lao, dia pergi mendekati kaca kaca yang memantulkan bayangan dirinya.


Melihat keadaan dirinya yang menyedihkan begitu berantakan, yang pertama Siao Hung lakukan adalah merapikan rambutnya yang berantakan.


Tapi karena rambutnya sangat panjang, sulit di urus.


Tanpa pikir panjang, Siao Hung langsung memotongnya menjadi pendek, sebahu.


Meski rambutnya di potong pendek, tetaplah tidak mengurangi kecantikan Siao Hung yang pada dasarnya memang berwajah cantik menarik.


Dengan rambut terpotong pendek, malah menampilkan lehernya yang jenjang dan bahu nya yang putih halus seperti salju.


Hal ini justru menambah kecantikan tersendiri buat Siao Hung .


Fu Lao tidak mengusiknya, dia menunggu hingga Siao Hung selesai membenahi diri.


Dia baru berkata,


"Boneka cantik, ayo kita pergi temui guru ku dulu.."


Siao Hung mengangguk pelan, lalu tanpa berkata-kata, dia segera mengikuti Fu Lao melewati jalan panjang dengan kanan kiri di penuhi kaca kaca es.

__ADS_1


Di penghujung jalan lorong kaca, Fu Lao mengajak Siao Hung memasuki sebuah ruangan.


Di dalam ruangan terlihat berderet deret patung es beku, yang di hiasi berbagai tulisan yang terukir di setiap patung es dengan sangat rapi.


Setelah melewati deretan patung es yang seperti orang bersilat ilmu pedang.


Fu Lao akhirnya membawa Siao Hung menemui seorang gadis yang sangat cantik.


Kecantikannya begitu sempurna, hingga sulit di ketemukan lagi pembandingnya.


Siao Hung yang pada dasarnya sudah cantik, tapi di hadapan gadis itu.


Siao Hung diam diam di dalam hati harus akui, gadis yang duduk diam bersila dengan sepasang mata terpejam itu, kecantikannya jauh melebihi diri nya.


Mungkin hanya Xue Lian istri Fei Yang dan Zi Zi putrinya yang bisa di persandingkan dengan kecantikan gadis itu.


Tapi itupun mereka tidak bisa saling mengalahkan masing masing punya kelebihan tersendiri.


Gadis itu memang di bibir dan dagunya sedangkan Xue Lian dan Zi Zi menang di mata dan hidung.


Tapi bila bicara bentuk badan ketiga gadis itu masih harus akui, Siao Hung lah pemenangnya.


Fu Lao saat tiba di hadapan gadis itu,


Dia segera bersujud di depan gadis itu dengan penuh hormat dan berkata ,


"Guru hari ini Fu Lao memberanikan diri, membawa gadis bernasib malang itu ikut kemari menemui guru.."


"Harap guru tidak berkeberatan dan menyalahkan murid.."


ucap Fu Lao penuh hormat.


Gadis itu tetap duduk diam disana tidak menjawabnya.


Siao Hung yang dari awal melihat dada dan perut gadis itu, tidak ada pergerakan nya sama sekali, Dia sudah menyadari gadis itu hanya sebuah jasad saja.


Dia sudah tidak ada lagi di Dunia ini.


Melihat kode dari Fu Lao yang memintanya untuk berlutut, Siao Hung pun ikut berlutut di hadapan gadis itu dan berkata,


"Senior nama ku Siao Hung , aku secara kebetulan bertemu dengan Fu Lao di luar sana.."


"Bila senior tidak berkeberatan, terimalah sembah sujud dari junior.."


"Mulai hari ini junior akan menjadi murid guru.."


Selesai berkata, Siao Hung tanpa menunggu jawaban, dia langsung bersujud dengan menempelkan dahinya di atas lantai sebanyak 3 kali.


Sosok gadis cantik yang di kira telah meninggal itu, tiba-tiba membuka sepasang matanya.


Sepasang matanya yang menyorot sedingin pedang es, menatap tajam kearah Siao Hung dan berkata,


"Baiklah murid ku, kalian berdua berdirilah.."

__ADS_1


Siao Hung tentu saja melengak kaget, saat mendengar suara gadis cantik itu.


Dia buru buru mengangkat wajahnya untuk menatap kearah gadis cantik itu dengan tatapan mata sulit percaya.


Dia baru menyadari kesalahannya, saat Fu Lao menyenggolnya, dan memberi kode agar dia bangkit berdiri.


Dengan senyum canggung, Siao Hung segera bangkit berdiri.


Dia terus menatap kearah guru barunya dengan penuh rasa kagum dan heran.


Bila gurunya telah meninggal, tentu saja semua menjadi masuk akal.


Gurunya meninggal dalam usia muda, sehingga jasadnya yang di awetkan oleh tempat ini.


Tetap mempertahankan bentuk asli gurunya sebelum meninggal.


Kini setelah gurunya ternyata masih hidup, Siao Hung tentu menjadi aneh.


Gadis yang mungkin hampir seusia dengan dirinya, bagaimana mau menjadi gurunya dan guru nya Fu Lao.


Selagi Siao Hung sedang heran dan bingung, sosok itu pun berkata,


"Siao Hung murid ku, kamu tak perlu heran."


"Aku tadi terlihat tidak bernafas, karena aku menggunakan ilmu pernafasan kura kura.."


"Sehingga aku terlihat sudah mati padahal kenyataannya tidak.."


"Nanti kamu juga akan aku ajari ilmu pernafasan itu.."


"Ilmu pernafasan itu, akan membuat mu, bisa fokus mengumpulkan Chi dewa, langit dan bumi. Dengan jauh lebih efektif dan cepat, hal itu akan lebih bermanfaat bagi tubuh mu..'


"Siao Hung semua yang ingin kamu pelajari, semuanya ada di sini.."


"Kamu boleh mempelajarinya dengan bebas sesuka mu.."


"Bila ada yang kurang paham, kamu boleh tanyakan kemari.."


Ucap gadis cantik itu sambil tersenyum.


Meski dia tersenyum, tapi Siao Hung menemukan senyum gurunya itu, terlihat kosong hampa, dan mengandung kesedihan yang tersimpan rapat.


Siao Hung menganggukkan kepalanya dan berkata,


"Terimakasih guru, Siao Hung mohon bimbingan guru.."


Sosok itu mengangguk pelan dan berkata,


"Tidak perlu berterima kasih, pergilah berlatih dengan giat, itu sudah merupakan balasan yang terbaik untuk ku.."


Siao Hung mengangguk dan tiba-tiba dia berkata,


"Guru bolehkah murid tahu siapa nama guru Yang Mulia..?"

__ADS_1


__ADS_2