PENDEKAR API DAN ES SURGAWI

PENDEKAR API DAN ES SURGAWI
Genta berlian


__ADS_3

Di posisi luar sana, wanita itu tidak berani melawan kakek tadi.


Dia di buat terpental hingga jatuh bergulingan di atas tanah, tapi setelah berhasil bangkit.


Dia terlihat menyembah kearah kakek itu dan berkata,


"Maafkan murid, murid tahu salah.."


"Murid akan memperbaikinya beri murid kesempatan sekali lagi.."


Wanita itu tiba tiba menerima pesan suara jarak jauh yang hanya dia yang bisa mendengarnya.


"Baiklah, tahu salah segera perbaiki.."


"Itu masih ada harapan.."


"Cepat bantu kakak kedua mu, dia hampir tidak sanggup.."


Wanita itu buru buru kembali menyembah setelah mendengar pesan tersebut.


"Baik guru.."


Ucap Wanita itu cepat.


Setelah itu dia segera melesat keangkasa di mana kakak kedua nya, terlihat terdesak hebat oleh permainan pedang Siao Hung .


Begitu wanita itu tiba, dia langsung langsung menyerang Siao Hung dengan jurus Cakar iblis pemusnah lv 8.


Bayangan cakar cahaya lembayung bergerak cepat menyerang bagian punggung Siao Hung .


Siao Hung yang merasakan ada serangan datang dari arah belakang.


Dia segera melejit ke udara, dari atas sana dia memberikan tebasan cepat kearah pimpinan sekte kedua dan pimpinan sekte ketiga .


"Angin berhembus semua mahluk membeku..!"


Bentak Siao Hung sambil melepaskan jurus pedangnya.


Dua berkas cahaya biru transparan berbentuk bulan sabit melesat cepat menyerang pimpinan sekte kedua dan pimpinan sekte ketiga.


Pimpinan sekte ketiga menyambut serangan tersebut dengan mendorongkan sepasang tangannya kedepan.


"Sinar Lentera Buddha..!'


Terlihat lampu lampu lentera diatas bunga teratai, mengeluarkan cahaya hijau berkilauan memenuhi udara, menyambut serangan Siao Hung .


Begitu cahaya biru melintas lewat, semua bayangan lentera Buddha, cahayanya langsung meredup hingga akhirnya mati, bunga teratai yang menjadi dudukkan lentera juga ikut membeku dan berhenti berputar di udara.


Semua kekuatan serangan itu sirna, baik bunga teratai maupun lampu lentera.


Semuanya membeku, sebelum akhirnya satu persatu berjatuhan kebawah tak terkontrol.


Melihat cahaya biru berbentuk bulan sabit terus bergerak menghampirinya.


Pimpinan sekte kedua, segera membentuk bayangan Genta yang berkilauan seperti berlian, melindungi dirinya dari serangan Siao Hung .


"Tangggg...!"

__ADS_1


Suara keras yang membuat sakit telinga semua orang, berkumandang memenuhi seluruh tempat itu.


Bagi peserta yang berilmu menengah kebawah, suara benturan keras itu langsung membuat mereka pada tergeletak pingsan tidak sadarkan diri.


Bagi yang memilki kemampuan menengah keatas, mereka masih sempat mengambil posisi duduk bersila.


Menggunakan Chi mereka untuk melindungi pendengaran masing masing.


Melindungi jantung mereka dari guncangan suara dahsyat tersebut.


Di posisi pimpinan sekte kedua sendiri setelah terjadi benturan keras tersebut


Genta cahaya berlian terlihat membeku di selimuti es tebal.


Pimpinan sekte kedua, terlihat ikut membeku di dalam sana.


Di tempat lain pimpinan sekte ketiga dengan serangan Cakar Iblis pemusnah level ke 8, tidak berhasil menahan tebasan pedang cahaya biru dari Siao Hung .


Bayangan cakarnya, di bekukan di udara, sedangkan energi pedang berbentuk bulan sabit terus melesat menerjang kearah pimpinan sekte ketiga.


Pimpinan sekte ketiga, yang sedang melayang di udara. Seketika berubah menjadi patung es.


Tapi hal itu tidak berlangsung lama, lapisan es yang membungkus pimpinan sekte ketiga hanya bertahan beberapa detik, sebelum kemudian meledak hancur berkeping-keping .


Pimpinan sekte ketiga melesat keluar dari es yang membungkusnya.


Dia terbang naik keatas, sebelum kemudian dia datang dengan ribuan bayangan cakar iblis.


Sesosok bayangan Iblis hijau bertanduk muncul di belakang nya, memberikan dukungan kekuatan serangan.


Siao Hung menyambut datangnya serangan dari pimpinan sekte ketiga dengan jurus


"Selasa Hawa pedang pembasmi iblis..!"


Terlihat cahaya biru berbentuk mata pedang biru yang tidak terhitung jumlahnya melesat keatas menerjang kearah pimpinan sekte ketiga.


Satu persatu cakar cahaya lembayung berhasil di rontok kan oleh serangan hawa pedang biru.


Sebelum kemudian energi pedang biru, menyerang bayangan iblis.


Seluruh tubuh bayangan iblis raksasa, berhasil di tembus oleh hawa pedang biru.


Bayangan iblis sempat meringis aneh sebelum seluruh tubuhnya yang ditembus oleh energi pedang.


Mengalami retak-retak dan muncul bias cahaya biru, keluar dari dalam retakan.


Akhirnya terjadi ledakan keras yang membuat iblis tersebut mengeluarkan suara raungan keras.


Lalu meledak hancur berkeping-keping menguap tak berbekas.


Pimpinan sekte ketiga terlihat jatuh terbanting keatas tanah, akibat ledakan kuat tersebut.


Dia berulang kali memuntahkan darah segar.


Kondisinya terlihat agak payah.


Siao Hung tentu tidak melepaskan kesempatan itu,

__ADS_1


"Kembalikan putra ku, atau serahkan nyawa mu..!"


Bentak Siao Hung,


Sambil meluncur dari atas kebawah dengan pedang biru nya diarahkan ke pimpinan sekte ketiga.


Pimpin Sekte ketiga, terlihat pasrah menyambut serangan tersebut.


Dia yang dalam posisi berlutut dengan kaki sebelah, bertopang pada lengannya yang menahan diatas lantai.


Luka luka yang di terima nya dalam benturan terakhir telah melukai organ penting di dalam tubuhnya.


Membuat tenaganya buyar, tidak sanggup lagi dia gunakan untuk menyambut serangan Siao Hung .


Jadi dia hanya bisa terlihat pasrah menyambut datangnya maut.


"Kilatan Hawa Es Beku..!"


Bentak Siao Hung sambil meluncur turun dari atas kebawah, berubah menjadi kilatan cahaya biru.


Di saat kritis bagi pimpinan sekte ketiga yang hampir tamat riwayatnya.


Pimpinan sekte kedua muncul menghadang di sana, dengan Genta cahaya berliannya.


Menghadang serangan kilatan cahaya biru, yang menyatu dengan Siao Hung .


"Tangggg...!"


Kembali terdengar suara seperti Genta di pukul dengan sangat keras.


Suara mengaung nya berputaran meledakkan arena sekitar dengan kuat.


Semua yang hadir ada di level menengah mereka satu persatu bertumbangan jatuh tergeletak dalam keadaan pingsan tidak sadarkan diri.


Kini yang masih bertahan hanya tinggal beberapa pengunjung tingkat atas.


Seperti ketua Shaolin, Wu Dang, perwakilan lembah hantu Sun Heng, Ketua sekte Takdir Langit.


Genta cahaya berlian berhasil bertahan dari serangan dahsyat yang Siao Hung lancarkan.


Karena sebenarnya ilmu yang di mainkan oleh ketua sekte kedua adalah sebuah ilmu lanjutan dari jurus pelindung diri dari aliran Buddha yang terkenal.


Ilmu Genta Emas, tapi ilmu Genta Emas itu sendiri, setelah mencapai level sepuluh level puncaknya .


Selanjutnya dia akan bertransformasi ke Genta Berlian satu tingkatan yang jauh lebih kuat kekuatan nya.


Genta berlian sendiri juga terdiri dari 10 level, ketua Sekte kedua saat ini ada di level ketiga.


Siao Hung yang terpental balik keudara oleh daya pental pertahanan Genta berlian pimpinan sekte kedua.


Dia menjadi penasaran, sambil menunggu hilangnya daya dorong tenaga pentalan.


Siao Hung terus menghimpun kekuatan alam semesta bersiap melepaskan jurus lanjutan nya.


Setelah merasa cukup Siao Hung baru meluncur turun dari ketinggian seperti sebuah mata bor yang terbentuk dari es beku tajam.


"Hawa Pedang biru pemusnah tiga alam .!"

__ADS_1


__ADS_2