PENDEKAR API DAN ES SURGAWI

PENDEKAR API DAN ES SURGAWI
Pendekar Flamboyan


__ADS_3

Begitu Sim Qiao roboh, Ma Liang ketua partai pengemis, langsung melayang ke hadapan Fei Lung.


Anak muda, biar aku mencoba ilmu keluarga legenda Xi Xia yang sudah menggetarkan dunia nama besarnya.


Fei Lung sambil tersenyum berkata,


"Kamu sudah tahu namanya melegenda dan mengguncangkan dunia, tapi kamu masih berani datang kemari bermodalkan sebuah tongkat butut ingin memukul anjing .."


"Kamu pikir kami ini anjing ?"


"Hari ini aku akan membuka mata mu, datang sebagai manusia pergi sebagai anjing bagaimana..?"


Ucap Fei Lung sesuka hati.


Memang seperti itulah sifat nakalnya Fei Lung, dia tidak takut langit ataupun bumi.


Bahkan Fei Yang dan Xue Lian pun sulit mengatur anak nakal itu.


Apalagi sering ada Fei Hsia yang melindungi dan menyayanginya.


Maka semakin nakal lah bocah itu, sejadi jadinya.


Tiada hari dia tidak membuat onar di lembah rahasia.


Fei Yung adalah korban utama nya yang sering dia kerjai.


Bahkan Siao Huo juga pernah dia kerjai, taring nya di potong oleh Fei Lung.


Sedangkan burung bangau tunggangan Fei Hsia, ekornya dia pasangi petasan.


Hingga burung itu terbang kembali ke pulau ikan, tidak mau datang lagi ke lembah rahasia.


Begitulah kenakalan Fei Lung yang tiada dua, tapi pemuda ini punya kelebihan .


Kelebihannya adalah dia sangat cerdas dan berbakat, ilmu apapun sekali lihat dan baca langsung hapal ingat dan dia kuasai dengan baik.


Ini adalah bakat alami yang dia bawa sejak lahir.


Untuk mengimbangi Fei Lung, Fei Yung hanya dapat mengandalkan ketekunan dan kerja kerasnya dalam berlatih .


Fei Lung dalam jurus unggul jauh melebih kakaknya, meski hanya berlatih beberapa hari.


Sedangkan kakaknya berlatih bertahun-tahun.


Tapi dalam tenaga dalam dan ilmu meringankan tubuh Fei Lung masih kalah dari kakak nya.


Ketekunan yang berani mengambil pilihan tersulit dan terberat, hasilnya tidak menipu.


Fei Yung yang tekun, dan serius dia berhasil mengungguli adiknya yang penuh bakat.


Meski begitu karena kasih sayang nya, Fei Yung sering mengalah pada adiknya.


Sehingga adiknya tidak pernah tahu sebenarnya kakaknya jauh lebih unggul dari nya.


Dia selalu berpikir, dirinya lah yang lebih hebat dari kakak nya.

__ADS_1


Fei Lung dia hanya tunduk dan hormat pada satu orang yaitu kakak iparnya, Yue Nan Thian.


Tapi karena Yue Nan Thian jarang tinggal bersamanya, Fei Lung nakalnya menjadi tidak terkontrol.


Seperti saat ini, dengan sesuka hati dia mempermainkan Ma Liang seorang ketua partai yang sangat di segani di dunia persilatan.


Karena memilki anggota paling banyak hampir mencapai 5000 personil di seluruh daratan tengah.


Bahkan Zhu Yuan Zhang sang kaisar kerajaan Ming pun sangat menghormati partai besar ini.


Tidak berani berkonfrontasi langsung dengan kelompok partai pengemis yang memilki jiwa solidaritas dan patriotisme tinggi .


Dalam kondisi normal tentu sikap Fei Lung akan mendapatkan tanggapan serius dari Ma Liang, yang akan membuatnya menjadi musuh partai terbesar di seluruh daratan tengah.


Tapi saat ini Na Liang sedang di bawah kendali racun dari sekte Diatas langit masih ada langit.


Jadi logika dan cara berpikir nya, tidak lah setajam biasanya.


Dia hanya menanggapi ucapan tidak sopan dari Fei Lung dengan senyum dingin.


Ma Liang segera menghimpun energi di sekitarnya berputaran di sekitar tubuhnya.


Lalu dalam satu teriakan keras, Ma Liang langsung melepaskan satu pukulan dahsyat dari salah satu ilmu tapak andalan partai pengemis.


"Naga bertempur di alam liar..!"


Kakek Ma Liang melesat menyatu dengan bayangan Naga Emas yang meliuk liuk menerjang kearah Fei Lung.


Setiap area yang dilewati oleh Naga emas yang meliuk liuk pasti menimbulkan ledakan beruntun.


Melihat serangan dahsyat tiba, Fei Lung langsung melepaskan ilmu andalannya ,


Terjadi Ledakan dahsyat berulang ulang saat Naga emas dan sepasang Naga es dan Phoenix Api saling serang di udara.


Tidak ada yang bersedia mundur selangkah pun.


Tapi akhirnya Na Liang yang kalah dalam tenaga dalam harus akui keunggulan Fei Lung.


Dia kalah bukan karena jurusnya, tapi lebih karena kalah tenaga dalam.


Bila ilmu ini di mainkan oleh Siao Hong ketua mereka sebelumnya yang sudah lama menghilang bersama kekasihnya.


Tentu Fei Lung tidak akan menang dengan cara semudah ini.


Tapi Ma Liang meski terpental mundur kebelakang, dia belum mau ngaku kalah begitu saja.


Dia segera melesat keangkasa dari angkasa sana, dia berteriak keras


"Naga Berada di Langit...!"


Selesai berteriak Ma Liang mendorongkan sepasang telapak tangan nya kebawah.


Dia ekor naga emas segera melesat menerjang kearah Fei Lung.


Fei Lung langsung menyambutnya dengan

__ADS_1


"Phoenix api dan Naga Es mengacaukan langit dan bumi.!"


Kembali terjadi saling bentur Naga emas melawan Phoenix api dan naga es.


Lagi lagi Ma Liang harus mengakui keunggulan Fei Lung, tubuhnya terpental, memuntahkan darah segar dari mulutnya.


Lalu melayang jatuh kebawah, melihat hal itu Fei Lung melesat keudara.


Dengan cakar tengkorak putih yang dia pelajari dari Fei Hsia.


Fei Lung mencengkram kedua pundak Ma Liang lalu membawanya untuk di banting kebawah .


"Brakkk...!"


Sekali ini Ma Liang tidak sanggup melawan lagi, dia langsung pingsan tidak sadarkan diri.


Setelah Ma Liang pingsan Fei Lung dengan cepat memasukkan obat dari Nan Thian kedalam mulut Ma Liang.


Setelah itu dia kembali bersiap untuk menghadapi lawan berikutnya.


Fei Yung dari pinggir arena berkata,


"Lung er, kamu sudah bertarung 3 kali, beristirahat lah dulu,..!"


"Biar aku maju menggantikan mu..!"


Fei Lung menoleh kearah kakaknya dan berkata,


"Kakak ini, kesenangan ku justru baru di mulai..!"


"Kakak sudah ingin menganggu nya..!"


"Jangan harap..!"


Fei Yung hanya bisa menghela nafas panjang, mencoba memahami sifat adiknya yang sangat sulit di atur itu.


Fei Yang sendiri tetap berdiri diam di tempat tersenyum sabar tidak berkata apa-apa.


Hanya sepasang matanya yang mencorong tajam terus menatap kearah orang orang Chi Le Thian yang berada di balik layar semua peristiwa ini.


Pintu portalnya pun Fei Yang yakin orang orang ini yang merusaknya.


Fei Lung setelah menegur kakaknya, kini dia kembali menghadap kearah lawan, yang berdiri berjejer di hadapannya.


"Siapa lagi yang maju sekarang..!?"


Tanya Fei Lung dengan sorot mata penuh keberanian.


Kini Lu Siao Fung si pendekar Flamboyan yang melayang ringan mendarat di hadapan Fei Lung.


Fei Lung tersenyum dan berkata,


"Wangi sekali kamu, aku sebagai pria saja, jantung sampai hampir copot apalagi wanita.."


Fei Lung sambil berbicara menyindir, dia mengerak gerakan dada kiri nya bergerak gerak kedepan.

__ADS_1


Dia membuat lelucon untuk menyindir Lu Siao Fung .


Lu Siao Fung tersenyum tenang menanggapi candaan Fei Lung.


__ADS_2