
Tidak berhasil menembus pertahanan Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai yang kokoh.
Fei Lung merubah jurus nya ke jurus berikutnya.
"Naga Es dan Phoenix mengacaukan langit dan bumi..!"
Kedua mahluk itu langsung membuat gerakan memutari Genta Emas yang melindungi Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai.
Semakin lama semakin cepat hingga timbul pusaran kuat dari arah atas dan bawah.
Pusaran bawah sangat panas di lakukan oleh Phoenix Api, berusaha melakukan dorongan keatas.
Sedangkan pusaran dari atas.di lakukan dengan arah berlawan oleh Naga es yang membawa hawa sangat dingin, melakukan dorongan dari atas kebawah.
Beberapa saat kemudian Genta Emas bagian atas mulai membeku, sedangkan bagian bawah mulai terbakar hebat.
Semakin lama bekuan dan api yang menjalar akhirnya bertemu di bagian garis tengah Genta emas.
Genta Emas yang di paksa melintir mulai bergetar hebat, bahkan mulai terguncang guncang tidak lagi stabil.
Retakan mulai muncul di garis tengahnya, semakin lama semakin melebar.
Kondisi Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai di dalam juga tidak terlihat baik baik saja.
Wajahnya basah oleh keringat, dari ubun ubun kepalanya terlihat mulai mengeluarkan uap putih tipis
Seluruh tubuhnya bergetar hebat, kaki dan sepasang tangannya yang di tangkup kan di depan dada juga terlihat gemetaran.
Akhirnya perjuangan Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai berakhir.
Dia tidak bisa lagi mempertahankan Genta emas pelindungnya.
"Pyaaarrr...!"
Genta emas terpelintir, kemudian meledak di bagian garis tengah, terpotong menjadi dua bagian.
Tapi begitu Genta emas di ledakan, sebelum Naga es dan Phoenix Api menyerangnya.
Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai melakukan gerakan jari tangan membentuk mudra kemudian dia dorongkan kedepan.
"Sinar Buddha Menerangi Jagad Raya ..!"
Cahaya emas membentuk jarum jarum kecil menembus tubuh Naga es dan Phoenix Api.
Hingga kembali terjadi Ledakan, kali ini sepasang mahluk itu lah yang di ledakan oleh serangan balik Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai.
__ADS_1
Setelah berhasil meledakkan serangan dari Fei Lung, kini Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai.
Dia yang bergerak bergantian terbang kearah Fei Lung, melesatkan kedua telapak tangan terbuka nya kedepan.
"Buddha Menghentak Jagad..!"
Dua bayangan telapak tangan yang mengeluarkan cahaya terang menerjang kearah Fei Lung.
Fei Lung segera menyiapkan kekuatan inti es dan api abadinya, untuk di hentakan kedepan menyambut serangan itu sambil memainkan jurus
"Phoenix Api dan Naga Es Membelah langit dan bumi...!"
Phoenix Api bergerak dari bawah keatas menyerang Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai langsung, melewati serangan tapak Buddha nya begitu saja.
Sedangkan Naga Es meluncur dari langit kebawah, dia juga melewati tapak Buddha, fokus hanya menyerang Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai dari atas kebawah.
Serangan ini memaksa Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai harus merubah arah serangannya.
Dengan merubah dorongan sepasang tapak keatas dan kebawah.
Di saat Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai melakukan jurus itu, posisi tengahnya yang sedang terbuka, di tembus oleh totokan energi tanda wujud di dada kanannya.
Seketika energi yang mengalir mandeg di tengah jalan.
Berhasil di hancurkan oleh Naga es dan Phoenix api dari atas dan bawah.
Tapi kedua energi itu tidak lagi menerjang Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai yang sudah di lumpuhkan oleh Fei Lung.
Melain berbalik arah kembali menyatu ke tubuh Fei Lung.
Setelah kedua energi nya bergabung kembali kedalam tubuhnya dan berhasil di kontrol dengan baik.
Fei Lung melayang ringan kedepan dia memasukkan sebutir pil kedalam mulut Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai, yang sedang terbuka, karena kaget.
Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai, tidak menyangka dirinya di lumpuhkan ketika sedang fokus menghadapi tekanan dari atas dan bawah, rasa kaget itu, yang memicu mulutnya jadi setengah terbuka.
Setelah obat berhasil di masukkan, Fei Lung mengibaskan tangannya.
Sehingga Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai, melayang kearah rekan rekannya, ikut terbaring tidak sadarkan diri di sebelah Ji Lian Cu, ketua Wu Dang Pai.
Setelah Khong Sim He Shang dari Shaolin Pai roboh, kini fokus Fei Lung teralihkan ke sekelompok orang berpakaian hitam yang hadir di sana.
Orang orang berseragam hitam yang berada di barisan terdepan terdiri dari tiga orang.
Mereka adalah Tin Siok yang pernah menjadi petugas pengujian di arena tengah .
__ADS_1
Orang kedua adalah seorang pria berusia 40 an yang memelihara jenggot dan kumis tercukur rapi.
Dia adalah Ti Lung.
Orang ketiga adalah seorang pria yang juga berumur 40 an berkepala gundul licin, dia adalah Thian Lung.
Mereka bertiga setelah mendapatkan perintah dari seorang kakek yang menempati posisi teratas, ditemani oleh seorang nenek.
Ketiga orang itu segera terbang ketengah lapang mengurung Fei Lung.
Melihat hal ini, Fei Yung memberi kode agar Fei Yung ikut maju kedepan menemani adiknya.
Fei Lung tidak menolaknya, karena dia juga mencium bahaya ancaman besar dari 3 sosok yang hadir di hadapan mereka.
3 lawan dua pertempuran segera pecah, Tin Siok melawan Fei Lung.
Sedangkan Fei Yung di keroyok dua oleh Thian Lung dan Ti Lung.
Pertarungan sengit saling serang lenyap dalam bayangan yang saling berbelit dan meledakkan lokasi di sekitar area pertempuran segera mewarnai pertarungan yang terbagi menjadi dua arena.
Tin Siok terlihat mulai bergerak menyerang Fei Lung, dengan sepasang telapak tangan nya yang mengeluarkan cahaya merah.
Sedangkan sepasang kakinya mengeluarkan tendangan cahaya hijau.
Setiap dia melepaskan serangan telapak tangannya akan selalu di mulai dengan serangan bayangan tapak yang mengeluarkan cahaya merah.
Sebaliknya setiap kali dia melepaskan tendangan pasti akan di awali dengan bayangan telapak kaki yang mengeluarkan cahaya hijau.
Fei Lung masih menggunakan ilmu 32 langkah ajaib, menghindar kesana kemari, sambil menunggu kesempatan untuk memberikan serangan balasan.
Setiap kali Fei Lung menghindar lokasi tempat dia berdiri sebelumnya pasti akan di lesakan oleh bayangan telapak tangan dan kaki Tin Siok yang terus memberikan serangan beruntun.
Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya dalam satu kesempatan.
Fei Lung setelah menghindari dua serangan beruntun dengan terbang mundur kebelakang.
Saat kedua kakinya mendarat diatas tanah, Fei Lung segera menghimpun energi es dan Api nya.
Lalu dia melepaskan jurus
"Naga Es dan Phoenix Api membasmi iblis..!'
Naga Es menyemburkan uap es putih, sambil melesat kedepan mengincar Tin Siok, meluncur dari atas kebawah.
Sedangkan Phoenix Api sambil menyemburkan api, dia menyerang Tin Siok dari bawah keatas.
__ADS_1