PENDEKAR API DAN ES SURGAWI

PENDEKAR API DAN ES SURGAWI
BERHADAPAN DENGAN ZHANG SHE YIN


__ADS_3

Setelah Kim Kim pergi, Nan Thian pun berkata,


"Jendral Wu nanti lihat kode dari ku, bila ada kode dari ku kirim lah pasukan berkuda untuk menjemput tawanan.."


"Aku pergi dulu.."


Selesai berkata tanpa menunggu jawaban dari Wu Nan, Nan Thian sudah melayang turun dari atas tembok kota .


Dalam beberapa kali lompatan ringan, Nan Thian sudah jauh meninggalkan kota Nan Jing.


Pergi menyambut kedatangan pasukan Zhang Shiyin.


Nan Thian seorang diri mendarat di hadapan pasukan besar Zhang Shiyin.


Melihat munculnya Nan Thian Sorang diri menghadang pergerakan pasukan nya.


Zhang Shiyin segera memberi perintah agar pasukan nya menahan langkah mereka.


Bersiaga di tempat, bersiap siap menyambut segala kemungkinan yang bisa saja terjadi.


"Wahai anak muda, menyingkirlah dari sini.."


"Jangan menghalangi pergerakan kami, bila tidak jangan salahkan kami tidak bersungkan dengan mu.."


Nan Thian tersenyum dan berkata


"Coba saja kalau berani.."


"Tapi aku sarankan bila tahu arah, segera batalkan niat mu.."


"Bila tidak aku jamin, kalian bisa datang tidak akan pernah bisa kembali.."


Zhang Shiyin tersenyum tenang dan berkata,


"Anak muda bicara jangan begitu kejam.."


"Segala hal masih dapat di rundingkan.."


"Buka saja harga mu, kita masih bisa menerima negosiasinya.."


Inilah adalah strategi Zhang Shizheng selagi dia berbicara dengan Nan Thian .


Dia sudah memberi kode ke ajudannya, agar diam diam mengirim kode ke udara.


Agar pasukan Huang Fu Song, Huang Ying dan Huang Gai Bergerak menyerang Nan Jing dari 3 jurusan lain.


Sedangkan dia di sini sengaja berbicara panjang lebar dengan Nan Thian .


Mencegahnya agar tidak pergi memberi bantuan kesana.


Nan Thian tidak bodoh, dia tentu juga paham maksud dari lawannya ini.


Tapi dia tenang tenang saja karena di belakang sana, ada Kim Kim yang mengurus nya.


Nan Thian sambil tersenyum tenang berkata,


"Harga ku aku rasa kamu tidak akan mampu memenuhinya.."


Zhang Shiyin sambil tersenyum berkata,


"Katakan saja jangan khawatir, kami pasti akan coba mempertimbangkan nya ."


Nan Thian tersenyum tenang dan berkata,


"Harganya adalah kepala Zhang Shizheng bagaimana..?"


"Bisa..?"

__ADS_1


Zhang Shiyin hampir meledak kemarahannya, mendengar permintaan Nan Thian .


"Tuan pendekar terkadang yang di permukaan tampak indah di dasar nya, belum tentu baik.."


"Sebaliknya yang terlihat keruh di permukaan, terkadang malah sangat bersih di dasar nya.."


"Makna kehidupan seperti itu kamu tidak mungkin tidak paham kan..?"


"Begini saja, kamu sebutkan saja, berapa Zhu Yuan Zhang membayar mu, kami keluarga Zhang akan membayar mu 2 kali lipat.."


Ucap Zhang Shiyin masih berusaha membujuk Nan Thian , sekaligus berusaha untuk mengulur waktu.


Nan Thian menanggapinya masih dengan senyum tenang, berkata.


"Jangankan 2 kali lipat, biar kamu bayar 10 kali lipat itu juga tidak akan bisa mengiyakan pendirian ku ."


"Jujur saja aku membantunya tidak di bayar sepeser pun, bahkan bila perlu aku yang akan menyumbang untuk nya."


"Ini karena apa, ini karena ikatan darah lebih kental dari air, kamu paham itu.."


"Aku yakin kamu pasti paham.."


Ucap Nan Thian serius.


Zhang Shiyin baru kembali mau bicara, tapi wajahnya terlihat agak kaget saat melihat langit sebelah barat mulai merah menyala.


Asap putih juga terlihat membumbung ke langit yang kelam dan gelap gulita.


Berturut turut tidak lama kemudian arah selatan menyusul dan terakhir di tutup dengan arah timur mengalami kejadian yang sama.


Kini Zhang Shiyin mulai was was dan ragu, apa yang terjadi di tiga arah yang di pimpin oleh Huang Fu Song, Huang Ying dan Huang Gai ketiga bawahan setia nya itu.


Seharusnya mereka menyerang ya menyerang, tidak perlu sampai menyalakan api membakar kota Nan Jing dari 3 arah.


Instruksinya adalah cukup mendudukinya, bukan memusnahkan nya.


Dia tidak mau mengulur waktu lagi, karena dia tahu membujuk Nan Thian sudah tidak mungkin.


Karena Nan Thian sudah jelas menyatakan sikapnya tadi.


Zhang Shiyin tersenyum pahit menatap Nan Thian , dia segera menarik tali kekang kudanya.


Bergerak mundur kembali kedalam barisan pasukan nya, sambil berteriak,


"Serang..!"


"Habisi dia..!"


"Bonus 1000 Tael perak untuk kepala nya, ! kaki tangan dan bagian lainnya bonus 500 Tael perak..!"


Terak Zhang Shiyin memberikan perintah.


Seluruh pasukan Zhang Shiyin segera menembakkan anak panah berhamburan menghujani Nan Thian dari jarak jauh.


Setelah itu barisan terdepan baru memacu kuda mereka berderap cepat mengejar kearah Nan Thian.


Di belakang pasukan berkuda masih menyusul pasukan tombak dan perisai, bergerak dalam barisan yang rapi dan terus berderap langkah kakinya maju kedepan.


Nan Thian berdiri dengan sepasang kaki terpentang sambil menghimpun hawa saktinya.


9 matahari muncul mengelilingi tubuh nya.


Sesaat kemudian dengan teriakan keras,


"Hyaaahhh..!'


Nan Thian melepaskan serangan jurus pertama nya.

__ADS_1


"Naga keluar dari sarangnya..!"


"Rooaaarrrrrrr..!"


"Rooaaarrrrrrr..!"


"Rooaaarrrrrrr..!"


Seekor Naga Emas Raksasa muncul mengitari tubuh Nan Thian .


Menyambut datangnya anak panah yang menyerang Nan Thian , dengan kehadiran Naga Emas yang berputaran di sekitar tubuh Nan Thian .


Panah panah itu, semuanya tertahan oleh sisik naga emas yang kebal senjata.


Setelah berputar-putar melindungi tubuh Nan Thian dari serangan anak panah.


Naga Emas Raksasa melesat menerjang kearah pasukan berkuda Zhang Shiyin.


"Boooommm...!"


"Boooommm...!"


"Boooommm...!"


"Boooommm...!"


Terjadi ledakan dahsyat, saat Naga Emas bergerak meliuk liuk di udara, kemudian menabrak dan menghancurkan barisan pasukan berkuda yang sedang bergerak mendekat.


Setelah menghancurkan pasukan berkuda, yang penunggangnya sebagian besar terlihat jatuh dari atas punggung tunggangan mereka.


Naga Emas melanjutkan menerjang kearah barisan pasukan tombak dan tameng, yang bergerak dengan cara berjalan kaki .


"Brakkkk..!" "Brakkkk..!"


"Brakkkk..!" "Brakkkk..!"


"Brakkkk..!" "Brakkkk..!"


"Brakkkk..!" "Brakkkk..!"


"Arggghhh..!"


Terdengar suara jerit ngeri dan ketakutan, saat barisan pasukan bertameng di buat porak poranda oleh terjangan ganas naga emas.


Sedangkan pasukan berkuda, saat terguling dari punggung tunggangan mereka.


Mereka yang berhasil bangkit berdiri, segera berlarian, sambil mengangkat golok diata kepala.


Mereka mencoba untuk menyerang Nan Thian secara langsung.


Tapi sebelum mereka berhasil, mereka semua telah di buat menjadi patung es oleh serangan Nan Thian yang berikutnya.


Nan Thian yang melihat kedatangan mereka, memang langsung mendorongkan kedua tapak tangan nya yang mengandung hawa pukulan


"Naga Es Membelah Gunung..!"


"Wusssshhh..!!"


Seekor Naga Es bergerak menyambut kedatangan pasukan itu, bergerak cepat menembus tubuh mereka.


Sehingga dalam sekejap seluruh pasukan itu dibuat berdiri mematung di sana.


Semuanya berubah menjadi manusia patung es .


Setelah berhasil menghancurkan barisan pasukan berkuda.


Nan Thian melesat cepat, muncul menghilang, menerobos diantara barisan pasukan Zhang Shiyin dengan sepasang tapak Naga emas nya.

__ADS_1


__ADS_2