PENDEKAR API DAN ES SURGAWI

PENDEKAR API DAN ES SURGAWI
MUSUH MEMUTUSKAN MUNDUR


__ADS_3

Sesaat kemudian Thian Yi yang merasa malu dan kurang pantas, segera berkata


"Ayo turun, jangan begini.."


"Bikin malu, kita jadi tontonan ratusan ribu mata.."


Tegur Thian Yi yang merasa canggung dan tidak biasa.


Tapi Kim Kim dengan wajah manja, malah merespon nya dengan gelengan kepala nakal.


"Gak mau,.."


"Aku masih kangen.."


Thian Yi hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya dan berkata,


"Turunlah dulu, aku janji akan penuhi apapun mau mu setelah ini.."


"Bagaimana..?"


"Deal.."


Ucap Kim Kim lalu segera melompat turun dari gendongan kekasihnya.


Di tempat lain Nan Thian setelah berhasil membuat Kwee Lun terpental mundur.


Saat dia ingin pergi lihat keadaan sahabatnya.


Melihat di sana sudah ada Thian Yi yang datang membantu Kim Kim.


Kim Kim sendiri juga terlihat baik baik saja.


Nan Thian pun segera fokus dengan Kwee Lun yang kelihatannya kemampuan nya sedang meningkat pesat.


Nan Thian segera mempersiapkan diri untuk menyambut serangan yang akan Kwee Lun lepaskan.


Kwee Lun yang terbungkus dalam bola darah raksasa, terus menyerap hawa dari atas tanah, yang membumbung naik masuk kedalam tubuhnya.


Sehingga bola darah semakin lama semakin membesar.


Dalam satu teriakan keras.


Kwee Lun menebaskan golok yang di penuhi cahaya merah kehitaman menyerang Nan Thian .


Nan Thian juga langsung membalasnya dengan tebasan pedang tanpa wujud yang dia isi dengan kekuatan gabungan nya.


"Tranggg...!"


"Boomm..! Boomm..! Boomm..!"


"Boomm..! Boomm..! Boomm..!"


"Boomm..! Boomm..! Boomm..!"


"Boomm..! Boomm..! Boomm..!"


Tidak terlihat ataupun terdengar suara angin berkesiur, saat Nan Thian melepaskan tebasan pedang nya.


Tapi Golok Kwee Lun tertahan di sana, juga terdengar suara benturan keras, yang menimbulkan ledakan dahsyat di bawah sana, mengelilingi area pertarungan Kwee Lun dengan Nan Thian.


Golok Kwee Lun hanya tertahan sebentar, begitu dia menghentakkan energinya meningkatkan kekuatan serangan.


Pedangnya kembali berkelebat cepat mengincar kearah leher Nan Thian .


Melihat golok yang mengeluarkan cahaya merah mengincar lehernya.

__ADS_1


Nan Thian segera bergerak menghindarinya, dengan bergerak menyamping.


Tapi lagi lagi golok itu mengincar nya, dengan tebasan menyamping.


Nan Thian dengan cepat membungkukkan badannya menghindar kebawah.


Saat golok berkelebat lewat diatas punggung nya.


Nan Thian baru membalasnya dengan tebasan pedang dari bawah keatas.


Lagi lagi tidak terlihat ada cahaya ataupun suara angin berkesiur, saat serangan balasan dari Nan Thian dilepaskan.


Tapi Kwee Lun yang di serang tidak demikian.


"Blaaarrrr...!"


Terjadi ledakan kuat, yang mendorong Kwee Lun mundur menjauh.


Beruntung Kwee Lun yang seluruh tubuhnya terlindungi oleh energi Neraka Iblis Jahanam.


Serangan Nan Thian tertahan oleh energi pelindung Kwee Lun.


Serangan Nan Thian tidak berhasil menembus pertahanan Kwee Lun.


Kwee Lun dua kali di serang oleh energi pedang tanpa wujud Nan Thian yang sangat berbahaya.


Dia segera menyadari, Nan Thian . memiliki tebasan pedang yang tidak berwujud, tapi sangat efektif dan mematikan.


Kini Kwee Lun lebih waspada, saat menyerang Nan Thian , setiap dia melihat pergelangan tangan Nan Thian bergerak.


Dia langsung menghindar lebih dulu, meski hawa pelindungnya sanggup menahan serangan Nan Thian .


Tapi tetap saja benturan tersebut, bisa menguras energi yang diserapnya dari neraka sana.


Jadi agar tidak terkuras habis, Kwee Lun harus menjaganya, agar bisa menggunakan nya untuk memberikan serangan pamungkas, yang akan akhiri perlawanan Nan Thian .


Jadi dia harus sesegera mungkin mengakhiri pertarungannya dengan Nan Thian .


Setelah berhasil menghindari 3 kali serangan tanpa Wujud Nan Thian .


Kwee Lun segera mengerahkan jurus puncaknya.


"Tebasan Golok Iblis Pemusnah Semesta..!"


Sesosok Iblis merah bertanduk, muncul di belakang Kwee Lun memberikan Kwee Lun kekuatan pendukung energi Iblis Neraka Jahanam.


Saat Kwee Lun melesat menebaskan goloknya kearah Nan Thian , meluncur dari atas kebawah.


Iblis di belakang nya juga ikut mendukung.


Mereka berdua bergerak secara bersamaan menerjang kearah Nan Thian .


Nan Thian ingin menghindar, tapi gerakannya terkunci oleh hawa tekanan energi Kwee Lun yang dahsyat.


Tidak punya pilihan lain Nan Thian langsung menghadapinya dengan gabungan kekuatan alam semesta tanpa batas.


Lewat tebasan Pedang Tanpa Keinginan.


"Wungggggg...!"


"Singggg...!"


Dua berkas cahaya berbeda warna yang satu mengeluarkan cahaya merah darah, dengan dukungan bayangan Iblis di belakang tubuh Kwee lun.


Sedangkan yang lainnya mengeluarkan cahaya indah panca warna, dengan dukungan bayangan lingkaran Tai Chi di belakang Nan Thian.

__ADS_1


"Trangggg...!"


"Blaaarrrr...!"


Terjadi ledakan yang menimbulkan bias cincin energi, bergerak menyebar luas di udara.


Pedang dan golok saling menempel di udara, saling dorong.


"Cranggg..!"


Terjadi pergesekan pedang dan golok, cahaya api berpijar menghiasi pergesekan kedua senjata Nan Thian dengan Kwee Lun.


Kwee Lun dan Nan Thian saling berpapasan di udara.


Saat berpapasan mereka masing masing menyarangkan lengan kiri mereka menghantam lawan.


"Blaaarrrr..!"


Terjadi ledakan keras di udara, keduanya sama sama terpental mundur saling menjauh.


Masing masing mengambil ancang ancang menstabilkan energi.


Kemudian mereka hampir bersamaan melakukan gerakan berputar balik.


Lalu mereka kembali saling serang dengan mengerahkan segenap kekuatan mereka.


"Golok Iblis pemusnah semesta Level 3..!"


Teriak Kwee Lun sambil melesatkan Goloknya melakukan tebasan kuat kearah Nan Thian .


Nan Thian menyambutnya dengan Tebasan Pedang Tanpa Nama.


Sebelum Nan Thian dan Kwee Lun saling bertemu, dua cahaya merah dan cahaya panca warna.


Sudah saling bertemu diudara, saling mendorong disana.


Perlahan tapi pasti, cahaya merah darah terus terdorong mundur, sedikit demi sedikit terus mendekati Kwee Lun.


Kwee Lun terlihat bergetar seluruh tubuhnya menahan tekanan dahsyat jurus Nan Thian yang sulit terbendung.


"Ahhhhhhh..!"


Teriak Kwee Lun saat cahaya panca warna menabrak dan melintasi tubuhnya.


Nan Thian juga ikut melintas melewati tubuh Kwee Lun bersama pedang panca warna nya.


Dalam jarak 3 tombak, mereka sama sama dalam posisi melayang di udara, saling memunggungi.


Nan Thian terlihat biasa saja, tapi Kwee Lun terlihat berbeda, wajahnya berkerut kerut menahan rasa nyeri.


Dalam satu teriakan keras, untuk terakhir kalinya.


"Ahhhhhh..!"


Tubuh Kwee Lun meledak menjadi dua bagian, darah Kwee Lun berhamburan kesegala penjuru, bagaikan gerimis merah mewarnai angkasa.


Potongan tubuhnya melayang jatuh kebawah tergeletak di atas tanah, menjadi dua onggok daging yang tidak berbentuk lagi.


Thian Yi dan Kim Kim yang saling berangkulan mesra sambil menyaksikan pertarungan dahsyat Nan Thian dan Kwee Lun mereka berdua tersenyum lebar.


Mereka merasa lega, akhirnya Nan Thian berhasil mengatasi Kwee Lun yang memiliki kesaktian mengerikan.


Terutama setelah dia minum ramuan dari Thian Tu.


Sedangkan di pihak Zhang Shide, dan perdana menteri Li Po.

__ADS_1


Mereka berdua begitu melihat situasi tidak menguntungkan.


Mereka segera memerintahkan pasukan mereka untuk bergerak mundur meninggalkan kota Nan Jing.


__ADS_2