PENDEKAR API DAN ES SURGAWI

PENDEKAR API DAN ES SURGAWI
Kakek misterius


__ADS_3

Perlahan lahan perisai mulai berhasil di robek oleh cakar cakar tajam yang di lepaskan oleh wanita itu .


Siao Lung yang merasakan bahwa Perisainya tidak akan mungkin bisa dipertahankan lebih lama lagi.


Dia melesat cepat menerjang kearah wanita itu, keluar meninggalkan Perisainya.


Seluruh kekuatan nya, dia fokuskan di ujung sepasang jari tengah dan telunjuknya.


Siao Lung berubah menjadi bayangan hijau, hilang dari posisinya langsung muncul di hadapan wanita itu.


Dengan 49 bayangan tubuh siap memberikan totokan maut ke seluruh titik nadi utama wanita itu.


Wanita itu di balik cadarnya mendengus dingin dan berkata,


"Bocah kamu hebat juga, "


"Coba rasakan ini.."


Selagi wanita itu berbicara, semua serangan Siao Lung tepat mengenai sasaran.


Semuanya berhasil mendarat di tubuh wanita itu, tapi Siao Lung sedikit kaget dan merasa ada yang janggal


Karena wanita itu terlihat santai santai saja, menyambut serangan nya.


Keterkejutan dan kecurigaan Siao Lung menjadi kenyataan, saat ujung jari serangan nya, semuanya seperti menyentuh daging empuk, tidak ada urat ataupun nadi di sana.


Keterkejutan Siao Lung semakin menjadi jadi saat ujung jarinya yang menempel di dada wanita itu.


Terhisap masuk tenggelam hingga seluruh jarinya lenyap kedalam bongkahan daging lembut itu.


Saat dia berusaha menarik jari tangannya keluar, jari tangannya terhisap kuat di sana, tidak mampu dia tarik kembali.


Seperti sudah mengakar di dalam sana.


Sedangkan bayang Siao Lung lain nya, saat jari bayangan nya mengenai sasaran.


Semua bayangan dirinya, semuanya terhisap masuk kedalam tubuh wanita itu tanpa sisa,


Belum hilang kaget Siao Lung , wanita itu sudah merealisasikan ucapan nya dengan serangan balik yang dahsyat.


"Cakar Iblis Pemusnah jurus keempat.."


Sepasang cakar wanita itu yang mengeluarkan cahaya lembayung satu datang menuju ubun-ubun Siao Lung .


Sedangkan yang lainnya datang menyerang Dan Tian Siao Lung .


Kedua serangan yang sama berbahaya nya, bila Siao Lung terkena serangan tersebut, minimal dia pasti lumpuh, bahkan ada kemungkinan cacat ataupun tewas, itu sangat ada kemungkinan.


"Desss...!"


"Dukkkk...!"


Serangan kearah Dan Tian Siao Lung tangkis dengan lututnya yang dia gunakan untuk membentur pergelangan tangan wanita itu, sebelum cakarnya tiba.

__ADS_1


Sedangkan cakar yang menuju ubun-ubun, Siao Lung tangkis dengan totokkan jari tangan kiri, juga kearah pergelangan tangan wanita itu.


Serangan ke Dan Tian berhasil di tangkis oleh lutut Siao Lung dengan cukup baik.


Sehingga serangan cakar kearah Dan Tian berhasil di buat melenceng dari sasaran.


Tapi serangan totokkan jari kiri Siao Lung kearah pergelangan tangan wanita itu, mengalami nasib sama seperti totokkan jari kanannya.


Totokkan jari Siao Lung menemui daging empuk, terhisap di sana tidak dapat di tarik kembali.


Bahkan cakar wanita itu berhasil mencengkram erat pergelangan tangan Siao Lung menguncinya seperti Capitan baja.


Siao Lung yang lengannya masih kecil, dia mengalami kesakitan hebat.


Siao Lung merasa tulang di lengan nya seperti ingin di remukkan oleh Cengkraman tangan wanita itu.


"Arggghhh..!'


Sambil menjerit kesakitan, Siao Lung bergerak nekad, menyerang wajah wanita itu, dengan sundulan keningnya secara tak terduga.


"Brakkkkk..!"


"Ahhhhhhh..!"


Jerit wanita itu kaget, karena tidak menyangka Siao Lung akan melakukan hal itu .


Wanita itu terlambat menghindar, dia hanya sempat menarik sedikit wajahnya kebelakang.


Tapi dia tetap tidak bisa menghindari serangan kuat tersebut.


Sehingga Siao Lung berhasil meloloskan diri.


Setelah terpental mundur, wanita itu meraung marah, karena di balik cadar sana, hidung dan mulutnya yang indah kini terlihat berlumuran darah.


Hidungnya patah, bibir atas dan bawahnya robek oleh benturan dengan giginya sendiri.


Akibat benturan tersebut giginya atas bawah ikut tanggal satu.


Wanita mana yang tidak marah bila kecantikan wajah nya di rusak.


Wanita itu menjadi kalap, sambil meraung marah, dia segera menerjang kearah Siao Lung dengan jurus ke 5 ke 6 dan ke 7.


Sekaligus dia memainkan 3 jurus, bersiap membuat mampus Siao Lung, untuk melampiaskan kebencian di dalam hati nya.


Siao Lung yang rasa sakit di kedua jarinya belum juga hilang, harus menghadapi tiga jurus serangan maut sekaligus.


Bocah itu terlihat kebingungan, tapi Siao Lung tidak mau berpasrah diri.


Siao Lung menunggu ke tiga serangan itu tiba dia baru menghindar dan menangkis nya dengan cepat.


Serangan jurus kelima wanita itu berhasil mengunci pergerakan Siao Lung untuk menghindar.


Cakarnya yang mengeluarkan cahaya lembayung, datang dengan sangat cepat mengincar dada kiri Siao Lung .

__ADS_1


Siao Lung yang pergerakannya terkunci oleh hawa tak kasat mata.


Tiba-tiba Siao Lung teringat dengan senjata aneh nya, dengan tongkat giok putih di tangan.


Siao Lung menusukkan tongkat Giok putih itu, untuk menyambut serangan cakar dari wanita itu.


Dalam keadaan panik, Siao Lung menyalurkan energi petir kedalam tongkat itu .


Di luar dugaan Siao Lung, malah tercipta sebatang pedang yang di kelilingi oleh energi elemen petir.


Pedang itu berhasil menahan serangan cakar kuat wanita itu, dan membuat wanita itu terpental kebelakang.


Akibat tersambar energi petir yang luar biasa kuat, yang membuat dirinya mengalami kejang kejang, hingga jantung sempat berhenti berdetak beberapa detik.


Setelah berhasil menenangkan kondisinya, wanita itu yang saking kesalnya dan merasa penasaran.


Dengan penuh dendam, dia kembali menerjang Siao Lung dengan jurus cakar yang jauh lebih dahsyat lagi .


Saking dendam nya, dia sampai lupa dengan peraturan sektenya sendiri


Yaitu asal berhasil melewati 5 jurus melawan salah satu diantara . mereka bertiga.


Mereka harus mengantar Siao Lung masuk kedalam sekte, menuju tempat rahasia sektenya untuk berlatih di sana.


Begitu wanita itu datang dengan jurus ke 7 nya, tiba-tiba di depan Siao Lung muncul seorang kakek berpakaian serba hitam melindunginya.


Serangan wanita itu tidak berhasil mencapai Siao Lung , tapi menghujam keras tepat di dada kakek itu.


"Blukkkkk..!"


Sepasang cakar wanita itu mendarat tepat di dada kakek itu, tapi kakek itu tidak bergeming.


Adakah wanita itu, di balik cadar dia terbelalak kaget, saat melihat siapa yang telah di serang nya.


Kakek itu dengan suara dingin berkata,


"Jaga emosi, utamakan tugas.."


"Pergilah...!"


Dengan satu kibasan tangan, kakek itu langsung membuat wanita itu terpental jauh.


Kakek itu tanpa membalikkan badannya, tangan nya bergerak aneh ingin mencengkram tengkuk Siao Lung .


Siao Lung tentu tidak bersedia tengkuknya di cengkram begitu saja.


Dia langsung bergerak mundur ingin melepaskan diri dari cengkraman tersebut.


Tapi di luar dugaan tangan itu bisa memanjang, tidak tahu bagaimana cara nya.


Tahu tahu tengkuk Siao Lung sudah di cengkram kuat oleh tangan kakek itu.


Sebelum Siao Lung sempat berbuat sesuatu, dia sudah di lumpuhkan oleh kakek itu.

__ADS_1


Lalu di bawa pergi meninggalkan tempat itu.


Kakek itu langsung membawa Siao Lung terbang masuk ke bagian dalam istana sekte.


__ADS_2