Putri Alstrelia

Putri Alstrelia
130 : Alstrelia : Tidak terduga


__ADS_3

Senyuman sinis yang diampu oleh Charles terus saja terukir.


Berpikir bahwa Chavire benar-benar menyerangnya dari depan seperti itu, Gamelo yang ada di sana segera menangani Chavire saat itu juga.


Tapi siapa yang akan menyangka kalau apa yang Gamelo dapatkan adalah tebasan pedang membelah angin kosong saja.


"..................." Charles yang mulai di buat waspada, segera berjalan dua langkah mundur ke belakang, saat dia merasakan adanya hawa keberadaan dari seseorang dari arah kanan.


SYUHT......


Benar, Charles ternyata hampir saja di serang dari arah kanan oleh Chavire. Tapi ketika pedang yang hampir menusuk tubuh Charles itu meleset karena Charles bershasil menghindar lebih dulu, tiba-tiba pedang yang meleset dan berada di depan matanya itu secara tidak terduga menghilang bersamaan dengan keberaan Chavire.


'Sihir manipulasi?' Itulah yang Charles pikirkan saat ada dua serangan tapi sudah gagal dan di gagalkan, tapi ya itu...dua serangan itu hanyalah untuk memanipulasi matanya saja.


Merasakan dari arah belakang juga adanya pergerakan, Charles pun segera menghindar dengan cara menghilang dan berpindah tempat yang awalnya berada di lantai, jadi berdiri di atas batu kristal.


"............." Tapi seakan itu adalah sama-sama hasil dari kemampuan untuk memanipulasi matanya, Charles kini segera menoleh ke belakang.


"Walaupun itu tubuhku, aku akan memenggal kepalamu," Ucap Chavire, dengan pedang sudah terayun ke arah Charles.


Tatatapan mata Charles begitu dingin, karena dia baru saja mendengar kepalanya akan dipenggal?


'Kalau mau bertarung itu harusnya tidak usah banyak bicara.' Kata Charles dalam hati, sampai dia secara tidak sengaja melihat adanya bekas luka di salah satu lengan Chavire, yang mana hal itu bisa Charles gunakan untuk mengambil sedikit darahnya.


Oleh sebab itu untuk yang kali ini pun dia tidak akan sungkan lagi untuk menyerang Chavire, setelah beberapa saat tadi sudah mempermainkan mata dan instingnya.


Charles pun mengarahkan tangan kanannya ke bawah, setelah itu batu kristal ungu itu pun sedikit bergerak ke atas. Setelah tangannya benar-benar sudah menyentuh permukaan batu kristal tersebut, tangan Chavire segera masuk kedalam batu kristal itu, seakan sedang mengambil sesuatu di dalam air.


Tapi apa yang terjadi setelah itu?


KRAKK.....


Seluruh batu kristal yang ada, tiba-tiba ada yang pecah dan membuat serpihan yang cukup panjang juga ada yang pendek.


Mereka semua tiba-tiba saja bergerak dan terbang ke arah Chavire.


SYUHTT... ---> ---> ---> --->

__ADS_1


Seluruh serpihan kristal segera terbang mengarah Chavire.


Tapi..


WUSHHH....


"..............!" Charles mengernyitkan matanya.


Orang yang menjadi target Charles sudah lenyap dari depan matanya. Dan itu lagi-lagi adalah proyeksi yang sebenarnya di buat oleh Gimmick milik Alstrelia.


Karena itulah, di tengah-tengah Alstrelia sedang bertarung dengan Arsela, dia pun tersenyum miring. Dia senang bisa mempermainkan ekspresi dan insting seorang Charles.


Sehingga semua pecahan batu kristal itu jadi terbang tanpa target?


Tidak, dia mengalihkan targetnya pada semua orang kecuali Arsela.


Tapi apa?


Semua itu segera Alrescha tangani dengan kekuatan miliknya. Sehinga di udara terjadilah tabrakan antara batu kristal dengan serpihan sihir es milik Alrecha.


PRAKK.....


SYUHT.....


Alrescha melirik ke arah samping kanannya, dia ternyata kembali akan mendapatkan serangan dari Gamelo. Tanpa membuang waktu lagi, Alreshca segera mengarahkan tangan kanannya kedepan, dan mengunci musuhnya untuk dia jadikan patung beku.


KRAKK.....


'Selanjutnya,' Batin Alrescha.


Karena percaya Chavire mampu untuk melawan Charles, Alrescha yang awalnya hendak mengurus batu kristal itu, sayangnya mereka segera di kejutkan dengan suara daging yang tertusuk?


JLEB.....


"Uhukk..kenapa bisa? Padahal pakaianku ini pakaian khusus. Dan aku punya-" Suara Alstrelia yang parau itu berhasil menyita perhatian Alrescha, Chavire yang sedikit lagi memenggal kepala Charles langsung kena tangkis dengan sangat kuat karena Chavire secara refleks mengalihkan perhatiannya kepada Alstrelia, hingga akhirnya Chavire mendapati luka sayatan di langan kanannya dengan cukup panjang.


'Alstrelia!' Alrescha awalnya hendak pergi menuju Alstrelia yang baru saja mendapati sebuah tikaman pedang dari Gamelo, segera dihalangi oleh Gamelo yang tadi sudah dia bekukan itu.

__ADS_1


CTANG.....


"Aku tidak akan membiarkanmu pergi." Kata makhluk Gamelo ini kepada Alrescha.


"Menghalangiku ya." Ucap Alrescha dengan nada dingin.


Sedangkan makhluk gamelo itu sudah bersiap untuk melakukan pertarungannya dengan Alrescha yang terlihat sudah dilanda sebuah kemarahan?


Di satu sisi lain..


"Ahh..." Rintih Chavire dengan kondisi tangannya yang saat ini terlukan karena sayatan pedang dari Charles barusan.


Jika bukan karena pandangannya dia alihkan untuk melihat kearah Alstrelia, Chavire tidak mungkin akan mendapatkan luka seperti itu dari Charles.


Dan sekarang?


Luka di tangan kanannya itu benar-benar panjang, dan sekarang saja darah terus mengalir deras layaknya sungai.


Berbeda dengan kondisi Chavire yang terlihat sangat tersiksa dengan luka yang baru saja di depatkannya, maka Charles saat ini sedang berekspresi senang.


"Hah...bgaus, syarat sudah terpenuhi." Tukas Charles melihat adanya banyak darah yang berlimpah keluar dari tubuh miliknya yang digunakan oleh Chavire itu.


Karena melihat derita di wajah Chavire, Charles pun menyeringai penuh dengan kemenangan. Kareana apa, tentu saja karena dia melihat wajah Chavire dan Alrescha terlihat mematung, karena Alstrelia yang terus bertingkah sok kuat itu bisa di tumbangkan juga.


Walaupun agak disayangkan, tapi melihat Alstrelia dalam kondisi terluka parah seperti itu, maka dengan kata lain misi sampingan untuk membunuh Alstrelia akhirnya terpenuhi juga.


'Meskipun tangan dari tubuhku terluka, aku tidak akan mempermasalahkannya.' Pikir Charles.


Setelah itu, dia pun memulai ritualnya sendiri untuk pertukaran jiwa lagi.


Charles mengawalinya dengan merapalkan mantera. Setelahnya darah yang Charles dapatkan yang masih melumuri pedangnya, langsung dia campurkan dengan darahnya sendiri, yang Charles lakukan dengan sedikit menyayat ujung jarinya.


Dan darah yang bersatu itu kemudian menciptakan sihir untuk berpindahan jiwa miliknya untuk kembali ke tubuh aslinya.


Chavire yang hanya terdiam itu tidak mengatakan ataupun melakukan apapun dengan apa yang sedang Charles lakukan, karena tiba-tiba saja di dalam hatinya yang paling dalam itu, entah kenapa rasanya jadi ti kkaruan saat melihat Alsterlia yang dari awal pertemuannya di malam ini, perempuan itu selalu membuatnya masuk dalam keterkejutannya, karena Alstrelia yang dia temui benar-benar mampu bertarung dengan musuhnya tanpa mengenal takut, suka memprovokasi orang lain dengan lidahnya yang tajam, namun saat ini?


"Dia terluka?" Gumam Chavire dengan nada yang cukup rendah.

__ADS_1


Sama hal nya dengan apa yang sedang dirasakan oleh Chavire, Alrescha pun sama-sama mendapatkan imbas juga setelah melihat Alstrelia baru saja di tikam?!


__ADS_2