Putri Alstrelia

Putri Alstrelia
42 : Alstrelia


__ADS_3

“Hyah…!” Teriak Alstrelia sambil menarik tali kuda pelana dengan sedikit kencang, dan terus memerintahkan kuda yang dinaikinya berlarlari sampai tingkat kecepatan maksimalnya.


“Nona! Anda jangan mengebut begitu!” kesatria Jolie langsung kewalahan untuk mengejar kecepatan kuda yang dinaiki oleh Alstrelia. 


“Apa guanya kuda jika bukan berlari untuk mengebut kan?!” Teriak Alstrelia kepada Jolie yang jauh ada dibelakangnya.


“Anda jangan terlalu memaksakannya.”


“Jika tidak dipaksa, aku tidak akan melihat kemampuan berlarinya bisa cepat sampai tahap mana.” jawab Alstrelia sekali lagi, dan kali ini dia justru menambah kecepatan kuda yang dinaikinya itu sampai taraf maskimal.


DRAP……...DRAP…….DRAP…….


Jolie yang tidak ingin lengah jika terjadi sesuatu pada Alstrelia yang sudah menggila itu, terus memerintahkan kudanya untuk terus berlari dan berusaha untuk menyusul Alstrelia yang sudah ada di jarak 100 meter di depan sana.


‘Dia bila mau diajari, tapi baru satu kali aku ajarkan, tapi dia langsung menguasainya begitu saja?!’ Jolie lantas akhirnya mampu untuk mengejar Alstrelia.


Dipadang savana yang luas itu, terlihat dua orang yang sedang menaiki kuda, seolah sedang melakukan lomba pacuan kuda. 


Para kuda yang masih berada disana awalnya masih berkumpul dalam bentuk kelompok, perlahan mulai memisahkan diri lagi untuk makan rumput di tempat lain. 


Melihat hal tersebut, Alstrelia langsung putar arah dan mengejar kuda yang keluar dari kelompoknya, agar kembali dalam posisinya yang seharusnya ada dengan kawanannya.


DRAP….DRAP…...DRAP…….


‘Nona~’ Jolie sempat dibuat terpana melihat cara Alstrelia berkuda yang mana rambut hitam panjangnya terurai, berkibar dan menerjang angin yang dibuatnya sendiri, lantas berhasil membuat keberadaan dari Alstrelia sendiri seperti seseorang yang tidak mengenal takut layaknya apa yang dirumorkan selama ini. 


Justru dimata Jolie, Alstrelia yang sedang berkuda itu seperti seorang yang mirip dengan apa yang terjadi saat dalam perang. 


Itu terlihat dengan sorotan matanya yang tajam. 


NGIKK!


DRAP…....DRAP…..DRAP……

__ADS_1


“Jolie, ini tugasmu juga kan? Kenapa kau diam disana?” suara milik Alstrelia langsung menarik segala pikiran Jolie.


Jolie yang sempat berhenti, kembali menyuruh kuda nya untuk kembali berlari menghampiri kuda yang akan kabur dengan cara menghadangnya dari depan langsung, lalu Alsrtelia menghadannya dari sisi lain, agar kuda tersebut beputar arah.


“Ternyata tidak begitu sulit.” celetuk Alstrelia dengan keiatannya kali ini. 


“................” Jolie hanya tersenyum dalam hati, karena Alstrelia yang dia hadapi memiliki kepribadian yang cukup menyenangkan, disamping harus menahan kesabaran jika mulut kecilnya itu mengeluarkan kalimat yang cukup tajam. “Ya, ini memang tidak begitu sulit.”


WUSH~


Angin yang datang, menyapa tubuh Lena, sampai membuat rambut dan gaunnya terus berkibar. 


Lena yang melihat dari kejauhan hanya bisa tersenyum lemah dengan pemandangan yang sedang dia lihat. “Seandainya saja dia adalah nona Alstrelia adik tuan yang asli.” 


Dalam pikirannya, Lena membayangkan kalau Alstrelia yang sedang menaiki kuda dengan wajah seriusnya adalah nona Alstrelia yang asli. 


Lena akan merasakan kebahagiaan juga, karena melihat nona nya bisa bersikap aktif dan mempunyai keinginan yang akan dilakukan. Tapi dia harus meahan diri, karena Alstrelia yang ada di depan sana adalah adik pengganti. 


“Ah~ Tuan Hastings, kapan anda dapat menemukan nona?” lirih Lena sambil menatap langit biru yang cukup cerah, sampai puluhan ekor burung terbang dengan sebegitu bebasnya, layaknya Alstrelia yang sedang berkuda itu.


SYUHT!


JLEB.


NGGIIKK…!


Anak panah itu berhasil mengenai salah satu kuda, dan tertancap di bagian leher kuda sampai akhirnya langsung ambruk.


BRUK!


“....................” Alstrelia segera memutar matanya untuk melihat ke arah asal mula datangnya anak panah beracun itu. 


Lalu asalnya adalah dari hutan yang ada di ujung sana.

__ADS_1


Bahkan Jolie yang melihatnya juga, segera memasang wajah waspada sambil memperingati Alstrelia. “Nona, sepertinya akan ada bahaya, sebaiknya anda segera pulang.” pinta Jolie.


“Lalu kuda itu?” Alstrelia melihat kearah kuda yang sudah tumbang, dan ditatap oleh beberapa kuda lainnya. 


“Biarkan, keselamatan anda lebih penting. Anda harus pulang sekarang, biarkan saya yang mengurus permasalahan ini.” kata Jolie dengan wajah serius dan mata memicing.


“Baiklah.” Alstrelia pun membawa kuda itu pulang bersamanya. Menarik tali pelana, Alstrelia kembali melesat cepat untuk menghampiri Lena yang sudah berdiri di atas bukit, menunggunya.


Pakaianya dan rambutnya pun kembali berkibar. 


Hingga sesampainya di atas bukit, Alstrelia langsung disambut dengan wajah khawatir Lena. Wajah khawatir jika pengganti Alstrelia mereka terluka, itulah yang tersirat di benaknya.


Alstrelia langsung turun, dan mengajak Lena untuk naik ke atas kuda. “Naik.”


“Tapi, nona-”


“Kita harus cepat pergi, biarkan Jolie yang mengurus siapa yang hampir menyerangku.” beritahu Alstrelia kepada Lena.


Lena yang tahu caranya naik kuda, segera mengambil pijakan dan naik, setelah itu barulah Alstrelia naik dan duduk di belakang Lena persis.


“Hyah…!” Alstrelia langsung menyuruh kudanya untuk berangkat dan langsung dalam kondisi berlari cepat. “....................”


Cip...Cip...Cip….


Burung pipit yang sempat terbang kearahnya, langsung menukik tajam naik ke atas sebelum bertabrakan. 


“N-nona, anda bawanya cepat sekali.” ungkap Lena khawatir jatuh.


“Jika tidak cepat, kita tidak cepat pulang. Itulah yang diinginkan Jolie kepadaku tadi.” jawab Alstrelia, masih memasang wajah serius. ‘Dari malam tadi, sepertinya ada yang terus mengincarku.’ 


DRAP…..DRAP…...DRAP……


‘Apa diam-diam sebenarnya hubungan Alrescha dengan orang lain, membawa adiknya dalam bahaya? Karena aku yang punya wajah yang sama dengannya, mereka pikir akulah yang menjadi target mereka.’ sambil mengendalikan kuda yang sedang melaju kencang, dia pun sebenarnya sedang melakukan pekerjaannya yang lain.

__ADS_1


WUSH~


__ADS_2