Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Wang Roulan Melepaskan Keperawanan


__ADS_3

Bab 100 Wang Roulan Sudah Melepaskan Keperawanan


Ini benar, ternyata Wang Roulan sedang datang bulan.


"Apakah ada yang membedakan jika kamu yang menyentuh terlebih dahulu." Sambil menghirup bau badang Wang Roulan Long Fai menjelaskan.


"Jika aku mengijinkan kamu menyentuh, maka aku yakin bahwa kamu sedang mencari ke untungan mencari tempat-tempat titik tergelap di tubuh aku." Wang Roulan tersenyum cemberut.


"Aku tidak peduli," Long Fai tersenyum tipis. Setelah itu dia langsung meraih tubuh Wang Roulan yang sangat harum. Karena tenaga Long Fai yang sangat kuat, akhirnya Wang Roulan terangkat lalu dia menumpuk di atas Long Fai sambil tatap saling menatap.


"Kamu.. lepaskan..!" Wang Roulan sedang berjuang. Dia sangat malu dengan posisinya.


"Hmmmmp!" Long Fai tersenyum, lalu menggantikan posisinya Wang Roulan yang di bawah dan dirinya di atas.


"Apakah seperti ini lebih bagu?" Long Fai menatap wajah Wang Roulan yang sedang tersipu sambil menghirup nafas anggerek yang di keluarkan dari mulut Wang Roulan.


Long Fai tersenyum dia tidak butuh celotehan Wang Roulan langsung mencium bibir manis Wang Roulan.


"Cup!"


"Cup!"


"Cup!"


Ciuman ini sangat manis, bahkan Wang Roulan menyukainya.


Wang Roulan yang sedang di berikan kecupan dia berkata sambil terkekeh. "Ini benar jika aku di beri kebebasan bagi kamu maka aku tidak bisa berbuat apa-apa."


Long Fai setelah membuat kecupan, dia melepaskan tubuh Wang Roulan dan dia tidur di samping Wang Roulan.


Long Fai memandang ke atas berap detik dan berkata kepada Wang Roulan: "Lanlan, jika aku mengatakan yang sebenarnya apa kah kamu yakin tidak marah?"


Tiba-tiba kata-kata Long Fai sangat aneh, sehingga dia untuk menjelaskan lebih cepat: "Kamu mau berucap apa, cepat katakan?"


"Apakah kamu percaya? Pada awalnya aku tidak menyukai kamu. Bahkan aku ketika bertemu kamu dan mencium kamu di depan semua murid itu hanya kesalahan aku, karena masih menggigau akibat bangun tidur."


"Setelah insiden itu, aku berniat untuk menemui kamu untuk meminta maaf, tapi entah kenapa kata-kata itu tidak bisa di ucapkan, alhasil aku menembak kamu dan menyatakan cinta kepadamu itu hanyalah sebuah kepura-puraan."


"Saat itu aku sangat yakin bahwa kamu akan menolak lamaran cinta aku, tapi ternyata plot itu salah, kamu menerima lamaran aku, tapi entah berlalunya waktu entah kenpa aku tiba-tiba melihat kamu menjadi aneh, perasaan aneh ini aku sudah mengenalinya, perasaan ini adalah cinta."

__ADS_1


"Aku sekarang yang di depan kamu adalah orang yang sangat mencintai kamu. Bahkan ketika dunia ini membenci setatus aku dengan gelar sampah, kamu tidak pernah mengatkan kata-kata yang menyayat hati."


"Sekarang aku memutuskan kamu adalah peri cinta aku dan wanita yang sangat aku sayangi."


Long Fai, menjelaskan secara terperinci sehingga Wang Roulan memiliki getaran jiwa yang amat luar biasa, sehingga tanpa sadar di meraih Long Fai dan memeluk sambil meringkuk.


"Long Fai, aku juga sangat mencintai kamu, bahkkan aku pada awalnya sedikit tidak percaya diri ketika banyak wanita yang luar biasa mencoba mendekati kamu. Namun setelah aku mendengar kisah kamu, akhirnya aku sadar, bahwa kamu pria yang luar biasa. Bahkan jika kamu menjadi sampah lagi, aku tidak akan meninggalkan kamu. Soal wanita lain dia tidak mengetahui kisah kamu, bahkan dia hanyalah meminta kamu dan mendekati kamu karena kamu kuat. Jika itu dulu mungkin saja wanita itu akan jijik kepada kamu. Tapi yakinlah aku tidak. Dulu dan sekarang aku masih mencintai kamu, Long Fai aku mencintai kamu." Wang Roulan berkata sambil berkaca-kaca.


Kemudian mereka berdua saling berpelukan. Karena terbawa musim semi, Wang Roulan dan Long Fai malam ini melakukan adegan ranjang.


Semua tubuh mereka beruda tanpa busana.


"Ahhh Long Fai aku mencintai kamu.. peluk aku Long Fai...!" Wang Roulan yang tubuhya sedang panas, dia menatap ke arah Long Fai yang sedang menari-nari dengan indah.


Karena sangat bersemangat, kedua insan ini saling melilit maka dari itu, Author mensensornya...... 💪💪


......................


Di pagi hari, Long Fai ketika bangun Wang Roulan sudah berpakaian rapih. Dia sedang menatap aku, dan aku berkata: "Kamu hari ini aura kamu sangat berseri seri apakah tadi malam kamu menikmati?"


"Bug!"


Long Fai berdiri dan tanpa busana, dia sambil merentangkan tulangnya seraya berkaya: "Tadi malam adalah hari yang sangat bahagia bagi aku, benarkan Lanlan."


"Kamu bisakah kamu memakai baju!" Wang Roulan tersipu dia ingin memukuli Long Fai yang berkulit tebal.


"Hahaha! Lanlan coba lihat di kasur ada bercak darah." Long Fai menatap Wang Roulan sambil menjilat bibirnya.


"Kamu..siall!" Wang Roulan buru-buru berlari dan meraih kain putih itu yang ada bercak darah.


"Lanlan, akhirnya kamu sepenuhnya menjadi wanita aku dan menjadi belahan aku." Long Fai yang masih bertelanjang tanpa malu-malu mencoba memeluk Wang Roulan.


Tapi...


"Bug!"


"Aduh sial, apakah kamu begitu galak mencoba menyiksa adik laki-laki aku..!" Long Fai takut hingga ingin kencing. Kedua tangan itu menutupi adik laki-lakinya krena Wang Roulan mencoba mengelurakan jurus Phoenix Es untuk menyerang adik laki-lakinya.


"Itu sebagi hukuman karena kamu sangat vulgar tanpa busana, untuk memeluk aku." Wang Roulan tersipu. Walau dia mencoba menghindar, tapi tatapanya sering-sering curi pandang di adik laki-laki yang cukup besar.

__ADS_1


"Baiklah!" Long Fai mengankat bahu, kemudian jubah sarjananya dengan ajaib terbang dan langsung membungkus tubuh Long Fai.


"Huh! Lebih cepat, lebih baik jika tidak maka adik laki-laki kamu akan aku semeblih!" Wang Roulan mengkerucutkan bibirnya.


"Kamu sangat galak," Long Fai tak berdaya. Dia kemudian keluar dari pintu gubuk. Namun dia melihat bahwa Bai An dan lainya semuanya memiliki wajah yang memerah.


"Uhhh bos, selamat bos, kamu telah melepas masa lajang, bahkan aku tidak bisa tidur karena suara itu..!" Kata Bai An. Dia juga memiliki wajah yang malu.


Tapi tiba-tiba..


"Plak!"


"Plak!"


"Aduh!"


"Plak!"


Long Fai menampar ke empat bawahanya. Sambil tersenyum lembut Long Fai berkata: "Jika di masa depan kamu menguping lagi maka aku akan jadikan pantat kamu seperti karung pasir yang sangat basah, apakah kamu mau?"


Ke empat orang itu merinding, bahkan berkeringat deras.


Tun Ri yang ketakutan, mencoba berkata: "Boss ini salah Bai An, dia yang mengajak kita bertiga untuk menguping."


"Apa bajingan kamu, jika kamu tidak mengatakan yang sebenarnya pada waktu itu, aku tidak akan ingin tahu dan menguping. Lihat Yun Che, awalnya aku tidak mau, tapi dia yang memaksa terus." Bai An mengelak.


"Brengsek, kenapa kamu menduduh aku..! Lihat Qin Luo dia yang menghasut, dia berkata jika tidak menguping maka anda tidak bisa belajar gaya erotis..!" Yun Che menunjuk ke arah Qin Luo.


"Tidak-tidak ini salah paham, aku..aku..!" Qin Luo mencoba menjelaskan. Tapi.


"Pak!"


"Aduh!"


"Bug!"


"Ahhh boss pantat aku sakit...!"


"Pak!"

__ADS_1


Pada akhirnya mereka ber empat pantanya menjadi karung pasir yang indah untuk di pukuli oleh Long Fai. Bahkan Bai An menangis karena menahan rasa sakit.


__ADS_2