
Bab 147 Merebut Wilayah Sebagian Tanguan
Lusinan meongsaurus keluar dari retakan ruang. Monster itu, setinggi empat atau lima meter. Walau dia tidak bisa terbang, namun gigitan itu sungguh kuat.
"Aghhhhhrt!"
Meongsaurus langsung berlari sangat cepat layaknya Boson yang beringas untuk menyundul perajurit.
“Ohh brengsek hewan macam apa itu... !”
“Cepat.. kita harus menghindar jika tidak, terkena sundulan kepala monster itu...!”
Namun tebakan para perajurit itu salah ketika semuanya melompat terbang, seketika mulut meongsaurus langsung membuka dan meludahkan api yang menyala-nyala.
"Bur!"
Seketika perajurit itu, tersembur api yang amat panas.
“Ahhhh!”
“Aduhh!”
“Tidak.. tubuh aku terbakar ahhh tidak!”
“Tidak yang mulia raja tolong Aku.....!”
Hampir semua perajurit menjadi daging bakar BBQ yang sangat lezat. Bahkan Long Fai mencium bau daging bakar seperti daging BBQ yang menggugah selera.
“Ahh bau ini.. sungguh nikmat seperti satee..!” Long Fai berseru kagum. Mencium bau yang menggugah selera akhirnya dia menginginkan makanan kehidupan di bumi yaitu sate.
“Hmmm mungkin saja ketika tidak sibuk aku akan membuat satu!” Long Fai mengangguk diam-diam.
Di sisi pertempuran setelah meongsaurus menyemburkan api ke arah perajurit, otomatis perajurit itu ada yang berjatuhan. Meongsaurus langsung memakan perajurit itu tanpa ada sisa.
Di sisi kejauhan raja Tanguan menatap kearah Long Fai penuh martabat. Bahkan dia tidak tahu apa yang dia pikirkan.
Tapi walaupun begitu, di tangan raja Tanguan mengepalkan erat-erat dia sangat ingin sekali membunuh Long Fai ini.
Jujur saja, dia sangat kesal karena rencana infasi wilayah Xinping sedikit terganggu akibat adanya Long Fai. Jika tidak ada dia mungkin sudah menikah dengan Xiao Yun tidak lama lagi.
Tapi sayang ada Long Fai yang sangat menggangu layaknya duri ikan yang tersangkut di tenggorokan.
“Ini tidak bisa di biarkan.. ! Kalian perajurit yang tersisa cepat serbu Long Fai dan lainnya halau meongsaurus itu.. ’’
“Baik Raja...”
Kemudian sebagaian perajurit ada yang menyerbu Long Fai dan sebagainya lagi ada yang menghalau monster meongsaurus itu.
"Dar!"
"Bom!"
__ADS_1
"Ledakan!"
Dari kejauhan perajurit yang tersisa menembakan jurus dari kejauhan dan lainnya langsung mengincar Long Fai.
Orang yang mengincar Long Fai sangat cepat menyelinap dengan sangat baik tapi Long Fai masih menatap kearah atas dengan tenang.
Ketika perajurit itu hendak membunuh Long Fai yang sedang menatap kearah atas, tiba-tiba Long Fai mengambil seruling hitam dan langsung memukul para perajurit itu hingga meledak.
"Pak..!"
"Bang!"
"Bom!"
Setiap pikulan seruling hitam itu ketika mengenai tubuh perajurit langsung meledak seperti semangka.
"Bam!"
"Pak!"
"Bam!"
Long Fai menari sambil memutarkan tubuhnya sambil memukul-mukul perajurit yang mencoba menyerang dirinya. Setiap serangan yang dilakukan oleh Long Fai, akan meledakan perajurit itu sendiri.
Setelah Long Fai sudah membunuh di sekitarnya, dia memutar tubuhnya sangatlah lihay. Setelah sudah memutar sia menunjukkan seruling itu ke arah atas seketika lusinan perajurit yang di tunjuk Long Fai langsung meledak.
"Bom!".
"Bom!"
"Bom!"
“Ahhh lari dia adalah monster!”.
“Ahhh ampun..!"
Ledakan kembang darah dan di tambah semburan api yang berasal dari Meongsaurus mewarnai wilayah ini.
Di sisi Tanguan panik. Dia adalah orang yang serakah namun masih menghargai hidup. Dia dengan keringat dingin langsung mundur meninggalkan perajurit yang sedang di bantai habis- habisan.
“Cih dia apakah mundur?” Long Fai cemberut setelah membantai semua perajurit di sini.
“Ini betul raja Tanguan mundur sungguh pengecut!” Jiang Feng mengeluarkan aura yang tidak sedap di rasakan.
“Itu tidak apa-apa, walau kita tidak membunuh Tanguan, tapi sebagai gantinya kita maju kedepan untuk merebut wilayah sebagaian Tanguan ini..!” Long Fai menyarankan.
Jiang Feng tiba-tiba matanya cerah kemudian membalas: “Kamu benar ayo kita merebut sebagian wilayah Tanguan ini...!”
Kemudian Long Fai berteriak: “Wahai para perajurit Naga Azhure...! Kita maju ke depan untuk menginfasi wilayah Tanguan sebagian kecil atas kemenangan kita.. bravo!!!”
"Woww!”
__ADS_1
Prajurit semuanya bersorak dan sangat mendidih semangat juang yang tinggi. Bahkan penduduk setempat yang menontonnya ikut bersorak sambil melompat-lompat.
“Benar apa yang kita bilang raja Tanguan adalah seseorang yang kentut dan pengecut hahah!”
“Hidup raja Xiandi!”
“Wooooo!”
Saat ini, perajurit wilayah Naga Azhure, berhasil menginfasi sebagian wilayah Tanguan. Wilayah yang sudah di infasi sekitar luasnya pulau Bali yang terdapat di Indonesia.
Setelah berhasil menjajah wilayah itu, Long Fai menamakan wilayah ini dengan sebutan Judao.
Walau Negara Azhure menjajah wilayah Judao namun penduduk tempat itu yang awalnya takut akan pekerja paksa setelah tiga hari berlalu penduduk Judao mengalami kehidupan yang sedikit membaik.
“Bahan makanan dari penduduk biasa semuanya sudah di berikan. Dan keluarga di situ semuanya melarikan diri hanya menyisakan keluarga kelas rendah. Namun keluarga itu hanyalah satu keluarga. Nama keluarga yang masih bertahan adalah keluarga Li.
Saat ini, Long Fai sudah tiga hari di wilayah Judao dan menjenguk ke keluarga Li.
Di dalam perjamuan..
“Maaf raja Long hanya makanan sederhana yang bisa aku berikan kepada kamu.” Kata patriak Li berkata sangat hormat kepada Long Fai.
“Tidak apa-apa. Aku hanya datang ke sini hanya untuk mengatakan hal yang penting saja kepada kamu.” Long Fai menjawab sambil gaya sopan.
“Katakanlah apa yang Raja ungkapan.’’ Patriak Li berkata.
Long Fai berkata: “Aku hanya ingin tahu alasan kenapa kamu masih bertahan di wilayah yang aku jajah. Kenapa kamu tidak seperti yang lain pergi begitu saja?’
Patriak Li tersenyum pahit dan menjawab: “Pergi melarikan diri bagi aku tidak ada bedanya. Keluarga Li adalah keluarga yang telah menurun sangat derastis. Bahkan tak jauh bedanya dengan penduduk biasa. Jika aku melarikan diri bersama keluarga aku tidak menjamin hidup selamat. Namun aku mencoba peruntungan baru dan semoga ada takdir yang merestui keluarga Li aku. Toh, lebih baik bertahan dan ini adalah tanah peninggalan leluhur kita akan sembrono jika tidak di rawat.”
Long Fai mengangguk kepalanya dia tersenyum. Bahkan banyak anak-anak yang mengintip ke arah dimana dirinya sedang berbincang dengan Patriak Li.
Long Fai membalas: “Mungkin kamu memilih jalan yang tepat dan mungkin saja aku adalah takdir baik bagi Patriak. Aku sudah menjanjikan jika kamu setia kepada Naga Azhure maka hidup kamu akan terjamin. Aku yakin kebaikan ini lebih baik dari pada berkah dewa. Aku di sini karena ketabahan kamu, aku akan menjadikan kamu sebagai penguasa wilayah Judao. Apakah kamu menerimanya?’’
Tanpa basa-basi, Patriak Li berlutut dan membalas: “Aku sangat bersedia selagi keluarga aku aman dan tanpa khawatir akan segalanya.”
Dia langsung setuju karena alasan kesulitan ekonomi bahkan harta warisan keluarga sudah di lelang demi menghidupi seluruh keluarga Li. Pada waktu itu, semua keluarga kelas atas jelas mengejek karena anda sangat miskin dan mempunyai anak yang semuanya kualitas limbah.
Sudah satu tahun penyimpanan makanan sudah hampir habis, bahkan dia rela tidak makan agar cucu bisa makan bahagia. Walau di dunia kultivator makan tidaklah penting, dan anda hanya menelan pil setamina anda akan kuat tanpa makan selama berhari-hari, namun untuk mendapatkan pil itu harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit.
Sekarang dia di tunjuk sebagai gubernur wilayah jajahan negara Naga Azhure dia sangat bersyukur hingga menangis akhirnya dia bisa menghidupi keluarga dan cucu-cucunya.
Di samping Long Fai merasa tidak nyaman langsung meraih bahu Patriak Li dan berkata: “Patriak Li.. kamu tidak perlu sopan.!”
“Maaf raja Xiandi, aku sungguh bergembira dan tidak tahu membalas apa yang kamu berikan kepada aku.” Dia bangun dari berlutut sambil mengusap air mata.
“Baik.. baik.. ini adalah takdir!” Long Fai tersenyum.
Setelah kesepakatan di antara kedua sudah di buat, maka Long Fai memberikan baju kualitas peri, dan ada berlogo Naga Azhure di setiap baju.
Saat ini di rumah Patriak Li sudah di pasangkan bendera Naga Azhure. Bukan hanya itu saja seluruh wilayah Judao sudah di pasangkan bendera Naga Azhure.
__ADS_1
Long Fai seperti biasanya dia menugaskan Patriak Li untuk mengumpulkan warga wilayah Judao untuk berkempul dan menyuruh untuk menjalankan misi membuka pertanian seperti yang sudah di lakukan pada waktu itu di dunia Tongtian.
Dalam waktu dekat semua wilayah Judao sudah dipasang bendera Naga Azhure dan sebuah patung Long Fai. Dan bukan hanya itu saja, berita kekalahan kerajaan Tanguan dan sebagainya wilayah di ambil alih oleh pihak Xinping menyebar ke penjuru dunia sehingga membangkitkan rasa ingin tahu.