Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Margaret Diperkosaa


__ADS_3

Bab 516 Margaret Diperkosaa


Akhirnya Margaret turun dari pangkuan Long Fai, seketika dirinya melihat ada cairan kental yang sangat banyak menempel di paha bagian kanan sehingga langsung melirik ke arah Margaret.


“Kamu cairan apa ini!” Walaupun dirinya sudah tahu, Tetapi dia hanya berpura-pura tidak tahu untuk menutupi rasa kemesuman dan darah yang mendidih.


“Guru maafkan aku, tetapi penampilan guru sungguh sangat menggoda bagi aku, mulut ini tidak bisa menahannya,” ucap Margaret sambil ekornya menggoyang-goyangkan sangat imut.


Pff!


‘Sial! Dia sungguh sangat cantik dan sangat menawan! Aku sudah sangat tidak tahan untuk menerkam Margaret!’ batin Long Fai sambil sedikit mengeluarkan mimisan.


Shopana melihat hidung Long Fai sedikit mimisan tanpa senter langsung mendekati lalu bertanya ada apa, ‘‘Ada apa dengan wajahmu itu kenapa hidungnya mimisan?”


“Tidak apa-apa, ayo kita melanjutkan lagi tidurnya. kebetulan aku sudah menceritakan dongeng yang cukup panjang kepadamu untuk sebagai pengantar tidur,” balas Long Fai langsung berdiri kemudian membawakan Shopana yang masih bingung.


“Untuk sekarang ini adalah kamar kamu, walaupun aku sudah menyerahkan bahwa kamu adalah wanitaku tetapi aku juga masih menunggu persetujuan kamu apakah bersedia menerima apa yang telah aku katakan pada waktu itu.” Long Fai menjelaskan kepada Shopana, bahwa dirinya tidak ingin terlalu muluk-muluk walaupun sekarang Shopana sudah memiliki wajah yang sangat cantik dan menawan. Wajahnya Shopana seperti wajahnya Taylor Swift hanya saja Taylor Swift sedikit jelek daripada wajah Shopana.


Untuk karakter Margaret, adalah versi dari Katy Perry yang lebih menawan dan sangat panas.


Jika kecantikan artis Katy Perry seperti bulan, maka kecantikan dari Margaret seperti bulan dan beserta bintang-bintang yang ada di langit sungguh sangat cemerlang.


Setelah itu, Long Fai karena Margaret masih dalam berubah wujud iblis mungkin saja pihak orang tua atau pihak akademi akan mengusirnya sehingga untuk sekarang dia harus tidur di rumah ini terlebih dahulu.


Kebetulan rumah yang sedang dipakai memiliki empat kamar sehingga masih ada satu kamar kosong.

__ADS_1


Long Fai langsung mengantarkan Margaret yang sudah berpenampilan sangat menawan untuk pergi ke kamar yang sudah disiapkan.


“Kamu sementara ini tidur di sini. demi kenyamanan kamu karena di luar sana masih menganggap iblis itu adalah berbahaya walaupun sebenarnya tidak demikian.” Long Fai buru-buru langsung pergi meninggalkan Margareth karena itu sangat menawan.


~


~


#Malam hari!


Long Fai saat ini subuh sangat gelisah karena masih terbayang oleh kecantikan Margaret. Ketika memikirkan penampilan Margaret yang sekarang seperti iblis entah kenapa, tongkat pedasnya langsung berdiri sangat keras


Semakin Long Fai menghilangkan wajah Margaret yang selalu terbayang-bayang, akan tetapi semakin juga tongkat pedasnya berdiri terasa keras dan faktor kendali sehingga tidak bisa memiliki cara untuk meredamkan darah yang mendidih.


Akhirnya Long Fai langsung beranjak bangun untuk menyelinap ke dalam kamar Margaret. Untuk Shopana, dia sudah tertidur sangat lelap akibat rasa capek yang sudah diderita selama 25 tahun.


Kini Margaret yang sedang tertidur tiba-tiba merasakan bahwa kedua gunungnya sedang diraba-raba oleh seseorang sehingga langsung membuka matanya dengan sangat menawan.


“Uhhh, guru! Apa yang sedang guru lakukan di sini! Kenapa guru menyentuh kedua gunung!” Margaret langsung panik Walaupun dia juga menikmati sentuhan kedua tangan Long Fai.


Long Fai sudah tidak tahan setelah berhadapan dengan Margaret yang begitu panas tanpa menjawab sesuatu langsung merobek seluruh baju Margaret sehingga gunung yang menjulang tinggi itu, langsung bergetar seperti adonan kerim.


Long Fai langsung menyedot pucuk gunung bagian kanan dan tangan kirinya langsung meraih alat vitalnya maka sehingga saat ini mas barat menjerit penuh nikmatan.


Ahhh!

__ADS_1


Guru!


“Guru apa yang sedang kamu lakukan! Ahhh! Tidak Ahh!” Wajah Margaret sungguh sangat merah setelah melihat sosok Long Fai ingin sekali untuk menerkam seluruh tubuh Long Fai yang betul sangat saksi dan maskulin.


“Hummm! Kamu kecilkan suaramu apakah kamu ingin menjadi wanitaku atau menjadi muridku, cepat jawab dengan cepat,” Long Fai berbisik di telinga kanan Margaret.


Wanita adalah makhluk yang sangat ribet. Padahal Margaret sudah sangat ingin menanti-nanti untuk menerkam seluruh tubuh Long Fai. Tetapi, dia diberikan pilihan oleh Long Fai sungguh sangat lama untuk menjawabnya sehingga saat ini Long Fai yang sekarang sudah tidak tahan karena darahnya sudah meluap meluap bahkan tongkat pedasnya sudah sangat keras langsung tidak menunggu persetujuan dari Margaret, seketika memperkosaa.


Tangan kirinya yang sudah memainkan alat vital Margaret juga merasakan cairan selai yang sudah banyak. Seketika tongkat pedasnya langsung ditusuk ke dalam lubang yang sempit yang masih suci sehingga Margaret langsung berteriak kesakitan. Tetapi ada juga rasa ke penuh nikmat dan saling campur aduk.


Long Fai menggoyangkan pinggulnya untuk menggesekkan tongkat pedas ke lubang yang sempit sehingga alat vital Margaret berdarah bercampur cairan lendir yang sangat banyak.


“Guru! Ini... Ahhh !


Akhirnya pada malam itu, Long Fai mengeksekusi Margaret dengan paksa agar menuruti hawa nafsu dari Long Fai yang sudah menggebu-gebu tak terkendali.


Walaupun Margaret berteriak lirih agar Long Fai menghentikan dan mencopot benda itu dari alat vitalnya, namun negara juga sungguh sangat menyukai Bagaimana rasanya mencicipi musim semi yang sangat eksotis.


Akibat tubuh Margaret yang sangat panas akhirnya Long Fai melakukan dua kali berhubungan intimm, sekaligus Margaret juga mencapai puncak dua kali dengan penuh kepuasan yang sangat tinggi.


”Ahh tidak guru aku ingin keluar tidak aku sudah tidak tahan!” Margaret menggelengkan kepalanya tetapi badannya memeluk erat Long Fai dan tidak membiarkan tongkat pedas itu untuk copot dari lubang miliknya.


Long Fai yang akan memasuki masa kritis juga langsung semangat untuk menggoyangkan pinggulnya lebih keras.


“Ahhh tidak aku keluar!" Akhirnya Margaret langsung kejang-kejang dengan raut wajah yang sangat memiliki pesona menawan, ada juga wajahnya yang menawan terlihat jelas bahwa sudah melakukan musim semi ini sungguh sangat puas bagi Margaret.

__ADS_1


__ADS_2