
Bab 79 Niat Pedang
"Nak...keparat kamu...!" Long Shi mengeram dia menyerang Long Fai sambil mengeluarkan pedang yang sangat besar untuk menebas-nebas Long Fai.
Tindakan Long Shi bagi Long Fai serangan itu sangatlah cacat. Dia akhirnya maju dan melepaskan Dayan Xiobai yang sedang di injak, langsung berjalan ke depan untuk memukul Long Shi menggunakan seruling hitamnya.
"Swoshh!"
"Dang!"
"Swosh!"
"Dang!"
Long Fai begitu sangat mudah menghindari serangan Long Shi. Bahkan Long Shi sendiri merasakan kelelahan ketika dia menyerang Long Fai karena dia bingung. Dia bingung entah kenapa dia menjadi manusia biasa ketika melawan Long Fai.
"Kamu anak durhaka, beraninya sekali kamu menghindar hah!" Teriak Long Shi dia terengah-engah.
Mendengar amarah Long Shi, Long Fai tersenyum. Dia akhirnya menggunakan jurus tai chi yang dia pelajari di Artefak Naga lantai tiga.
Jurus Tai Chi adalah jurus yang sering dia lihat di kehidupan di Bumi. Dia melihat di serial televisi boboho yang di gemari di waktu kecil.
Bahkan dia tidak mengira bahwa jurus yang berasal dari tiongkok akan di bawa ke Artefak Naga.
Setelah menghindar, Long Fai menggunkan jurus Tai Chi kepada ayah bastard . Dengan kedua jari telunjuk di rapatkan dan jari ke tiganya di lipatkan, Long Fai menyerang sangat lihay di setiap bagian tubuh Long Shi.
"Pak!"
"Pak!"
"Pak!"
Setiap patukan jari Long Fai, bagian tubuh Long Shi akan memar biru. Begitu Long Fai sudah mematuk seluruh tubuh Long Shi, dia membuat kepalan untuk memukul dada.
"Bang!"
"Engah!"
Long Shi mundur tertatih-tatih. Dia sambil meraskan rasa sakit yang ada di seluruh tubuhnya.
__ADS_1
Setelah itu..
"Bug!"
Long Shi jatuh dia meraskan sakit bahkan untuk menggerakan satu jarinya hanya sedikit akan meraskan rasa sakit.
"Nak apa yang terjadi kepada tubuh aku, kenapa aku tidak bisa mengeluarkan kekuatan kultivasinya." Long Shi terengah-engah dia terkapar seperti lap meja di tanah.
"Itu di sebabkan karena kamu sampah dan sangat lemah. Sekarang aku sudah membuktikan kepada semua orang bahwa aku bukanlah sampah. Yang lucunya lagi kalian-kalian ingin membuat rencana merebut hak yang seharusnya bukan milik kalian." Long Fai tersenyum sambil menghina dan tidak lupa tanganya menunjuk ke arah Long Shi dan Dayan Xiobai.
Dan pada saat itu..
"Berdengung..."
Di antara langit, terdapat lusinan bahkan ribuan perajurit yang sedang mengepung ke arah dirinya. Long Fai masih tenang dia menatap ke arah ribuan perajurit yang terdapat di udara.
Kemudian Long Fai memandang Dayan Xiobai: "Apakah ini adalah anjing kamu?"
"Hahaha jadi apa? Setelah bala bantuan aku di kerahkan semua di sini, apakah kamu takut? Aku saran kan menyerah lah dan berlutut lalu, serahkan semua barang yang kamu punya." Dayan Xiobai tanpa sepengetahuan Long Fai, sudah terbang dan dia mencari tempat yang ama.
Bahkan dia aneh, dia bisa menggunakan basis kultivasinya ketika anda terbang. Namun entah kenapa basis kultivasi hilang ketika di arahkan ke Long Fai.
"Kamu masih bersikeras untuk mendapatkan hak yang tidak kamu bisa miliki, apakah kamu tuli?" Long Fai menatap ke atas di mana Dayan Xiobai sedang terbang di kawal selusin perajurit.
"Apa magsudmu!" Dayan Xiobai tidak tahu. Namun kata-kata 'Tuli', dia tidak menyukainya sehingga dia tak sabar memerintahkan seluruh perajurit untuk membunuhnya secara bersamaan.
"Seperti apa yang aku bilang bahkan dewa iblis tidak bisa menandingi aku, apa lagi perajurit keroco seperti kamu, yang ingin mencelakai aku tidak mudah." Long Fai tersenyum sambil menatap ke atas.
"Humpp nak kamu masih arogan tapi coba lihat! Kalian semuanya bunuh pemuda itu cepat dan kerahkan semua kekuatan yang kalian miliki..!" Pekik Dayan Xiobai dia memerintahkan semu perajurit, untuk membasmi Long Fai.
"Nak inilah akibatnya kamu tidak patuh kepada aku!" Long Shi yang ada di sampingnya menasehati. Namun dia memasang wajah menghina.
"Kamu diam..!" Mata Long Fai menyipit. Dia menggunakan niat pedang dengan sedikit usaha langsung di arahkan ke tangan kanan Long Shi lewat pikiran.
"Sring!"
"Puff!"
Tanpa di sadari, lengan Long Shi terpotong sehingga darah memuncrat deras.
__ADS_1
"Ahhh.. Nak kamu berani kepada ayah!" Long Shi melolong.
"Kamu diam bedebah aku tidak ingin mempunyai ayah iblis seperti kamu!" Long Fai menegur, lalu dia menatap ke arah lusinan perajurut yang sedang bergegas ke arah dirinya.
Kemudian Long Fai mengambil pedang dari dunia Artefak Naga lantai tiga. Setelah mengambil pedang, Long Fai mengayunkan pedang itu ke atas tepat di mana para perajurit sedang bergegas ke arah dirinya.
Ayunan pedang Long Fai sangat pelan dan dia hanya menggunakan sedikit tenaga untuk mengayunkan pedang itu. Namun ketika ayunan selesai.....
"Puff!"
"Sring!"
"Ahh!"
Tiba-tiba ribuan perajurit langsung di cincang menjadi beberapa bagian dan darah itu berjatuhan dari langit.
Saat ini di antara langit hujan darah akibat pembunuhan Long Fai. Bahkan para perajurit yang belum bertindak bergidik ngeri.
"Apa yang terjadi, bagai mana Long Fai melakukanya?"
"Ini adalah niat pedang, niat pedang yang sangat kuat sekali." Tun Ri menjelaskan kepada Yun Che.
"Niat pedang?" Yun Che bingung.
"Niat pedang hanya bisa di lakukan oleh para pembudi daya tingkat megatron ke atas, namun aku melihat niat pedang Long Fai sangat menakutkan bahkan aku tidak berani membayangkan." Tun Ri merinding.
Setelah dia melihat kekuatan Long Fai, dia mengurungkan niatnya untuk menikam Long Fai dari belakang. Dia bahkan tidak tahu apakah sebuah keberuntungan dirinya untuk berguru kepada Long Fai sehingga bisa membalaskan dendam kepada Kaisar istana surgawi bagian timur.
Dia mengetahui bahwa alasan kegagalan untuk menembus ranah yang paling tinggi itu bukan di sebabkan kegagalan dirinya untuk menembus ranah baru.
Namun ada penghianat yang menikam dirinya diam-diam di belakang yaitu, permaisuri Chi Yao. Permaisuri Chi Yao adalah istri Tun Ri yang sudah menjalin kasih ribuan tahun. Namun pada akhirnya dia di tikam oleh Chi Yao menggunakan alat yang tidak di ketahui bahkan sebelum dia menutup mata. Dia melihat kaisar surgawi timur, dan Chi Yao sedang berpelukan sambil memandang dirinya dengan tatapan menghina.
"Aku tunggu kamu Chi Yao di alam atas, aku ketika naik ke alam atas aku akan mencabik-cabik kamu hingga rasa kebencian aku hilang!" Dia berteriak dalam hati sambil mengepalkan erat-erat tanganya.
Di kehampaan, permaisuru Ho Tu dan Ming Qing dia di bikin terkejut oleh tindakan Long Fai. Dia melihat Long Fai hanya melambaikan pedangnya sangat ringan, namun tiba-tiba ribuan perajurit langsung menjadi daging cincang.
Ho Tu merasa bingung. Di dunia atas, bahkan dia yang sudah berkeliling dunia, dia tak pernah melihat ketrampilan hanya lambian saja tanpa basis kultivasi namum bisa membunuh ribuan dalam sekejap.
"Siapa dia? Kenapa ada monster yang menakutkan yang sedang berjongkok di dunia paling rendah?" Batin Ho Tu
__ADS_1