
Bab 59 Bai An Vs Long Shi
"Hah..! Jadi apa? Aku tidak takut sama patriak, dan jangan pangil aku nak panggil aku Bai An." Sembari menjawab, Bai An berpose layaknya superhero.
"Kamu sialan bedebah.. Keparat...!" Long Shi berteriak terus, dia menggunakan bakat penjaga rantai kegelapan untuk menyerang Bai An.
Namun Bai An dia menghindari serangan rantai itu sambil salto mundur dengan sangat jauh. Setelah mundur dia mencoba melompat tinggi mendekati Long Shi dan menyerang menggunakan kapak andalanya.
Bai An melemparkan kapak itu ke arah Long Shi dengan berputar dan melesat kebawah sangat cepat.
"Swoshh! Swoshh... Swossh!" Suara kapak yang sedang meluncur sangat cepat.
Di sisi Long Shi dia langsung menghindar sangat tergesa-gesa.
"Bom!" Suara benturan kapak yang mengenai tanah.
Bahakan Long Shi tidak tinggal diam, ketika dia melihat Bai An mendarat, dia sangat sigap langsung melilit kaki Bai An menggunakan rantai besai yang besar.
Setelah di lilit, dia langsung menarik Bai An sampai berputar-putar seperti gangsing dan dia juga menabrakan Bai An ke sekte sehingga rumah sekte itu runtuh, bahkan pohon-pohon ada yang tumbang akibat terkena benturan Bai An.
"Bom!"
"Bom!"
"Bom!"
"Hahahah rasakan Nak... !" Melihat Bai An yang terpontang-panting di tanah berguling-guling, Long Shi bangga dia harus melakukan lebih sadis.
Saat ini di sisi Bai An dia cemberut, menggunkan sekuat tenaga, ke dua tangan langsung meraih rantai yang sedang melilit kedua pergelangan tanganya.
Setelah meraih dengan sekuat tenaga Bai An menarik rantai besi itu, sehingga Long Shi yang sedang tertawa bahagia, langsung terkejut karena dia langsung tertarik dan terbang menjauh.
Bahkan, karena tarikan Bai An yang sangat kuat, karena rantai ini masih melilit di sekitar pergelangan kaki Bai An, dia juga ikut terbawa terbang.
"Ahhhhh!" Bai An dengan wajah beringas dan garang, dia mencoba mematahkan rantai yang melilit di pergelangan kaki sambil sekuat tenaga.
'Tekat adalah kekuatan jika tidak ada tekat, tidak ada kekuatan'
Sambil sekuat tenaga untuk mencoba mematahkan rantai besi, Bai An juga mengingat kata-kata Long Fai pas di ucapkan di waktu itu.
"Ahhhhh!" Sambil terbang dia mencoba mematahkan rantai besi, bahkan kedua tangan itu memunculkan cahaya emas.
"Ahhhh!"
"Crackk!" Akhirnya rantai besi itu terputus dan Ban jatuh meluncur ke bawah sambil melihat ke atas karena patriak Long sedang terbang tak terkendali ke atas.
__ADS_1
"Bajingan kamu nakk... !" Long Shi berteriak, kemdian dia melafatkan mantra jurus.
"Segel piramid tanah budha!"
Kata-kata di ucapkan, tiba-tiba di langit ada segitga tanah yang berukuran amat besar, bahkan Bai An yang sudah terjatuh melihat bongkahan tanah itu sangat besar hingga menutupi matahari.
"Wushhhh...! Wusshhhhh..!" Suara bongkahan tanah yang seperti gunung mencoba jatuh untuk mengenai Bai An.
Pada saat itu.....
"Bom!"
"Dentang....!"
Bongkahan tanah yang sebesar gunung langsung menerpa dan menekan Bai An sehingga akibat jatuhnya tanah raksasa, mengakibatkan gempa bumi..
"Gemuruh....! Gemuruhhh...! Gemuruhhh!" Suara gempa yang teramat dahsyat, bahkan sekte yang di tempati Bai An langsung runtuh. Bukan hanya itu saja, akibat gelombang kejut tanah raksasa yang menghantam ke tanah, mengakibatkan hutan-hutan rumah warga bahkan pegunungan itu sendiri langsung rontok, bahkan akibat kejadian itu, tidak sedikit juga ada warga yang tewas seketika.
Tapi walau begitu, hutan peri milik Long Fai masih tenang tanpa ada jejak kekhawatiran.
"Hahahah! Bagai mana bocah bedebah... berani tidak patuh maka ini akibatnya." Long Shi tertawa, dia melihat bongkahan tanah raksasa yang sedang menimpa Bai An hidup-hidup.
Dengan ukuran tanah yang menimpa sebesar gunung Efres, setidaknya dia yakin bahwa Bai An sudah tewas dan hancur.
Setelah membunuh Bai An, dia melihat gubuk Long Fai yang masih berseri-seri tanpa keruskan sedikit sama sekali.
"Baik Ayah..!" Teriak Long Yu dengan bahagia. Karena ini adalah kesempatan baginya, menurut apa yang di katakan Bai An, Long Fai sedang peergi ke kota Tanah Hitam. Dia juga tidak peduli tujuan apa Long Fai pergi ke tempat itu, baginya yang terpenting dia harus mengambil dan merampas semua harta tanpa sepengetahuan raja Dayan dan Long Fai.
Tapi pada saat itu...
"Guarrrrrr.... ! Guarrt garrrrt !!" Suara gemuruh bongkahan tanah raksasa pada gugur, dan retak seperti jaring laba-laba.
"Bang!"
"Bang!"
"Bang!"
Setelah beberapa lama, bongkahan tanah raksasa sebagian hancur dan langsung mengeluarkan sosok Bai An dengan baju compang-camping sehingga membuat canggung.
Sekarang seluruh tubuh Bai An seperti berderik karena kekuatan yang terkendung sedang mengamuk.
"Hahahah aku tidak akan mati lihat kamu babi...!" Setelah mengoceh, Bai An terbang dengan kecepatan tinggi, rambut yang panjang menari-nari dengan menabjubkan.
"Ini semenjak kapan Bai An menjadi mengerikan?"
__ADS_1
"Aku tidak tahu, mungkin ini kekuatan aslinya."
"Lihat aku juga tidak tahu masalah antara Bai An dan patriak Long!"
Semua murid sedang diskusi, bahkan Nalan Hu menatap ke ganasan Bai An dari kejauhan penuh kekaguman, dia yakin perubahan yang di lakukan Bai An ada hubunganya dengan Long Fai.
Tapi dia mengkerutkan keningnya, karena dia tidak melihat Long Fai sama sekali di petarungan itu!
Ketika Bai An sedang mendekati Long Shi, dirinya tidak tinggal diam dia menggunakan ribuan lusin rantai untuk menjerat Bai An.
Namun Bai An menghindari dengan sangat mudah seperti menukik-nukik layaknya peswat jet terbang.
Di sisi Bai An dia juga mengalami kesulitan akibat ribuan lusin rantai yang sedan terbang menyerang dirinya, Bai An tidak tinggal diam. Dia, langsung memangil kapak kesayangannya.
"Sikat...!"
"Swoshhhh!...swoashh!" Kapak yang terlempar jauh dari Bai An, dengan ajaib terbang menghampiri Bai An.
Bai An setelah menangkap kapak itu dia langsung mengayunkan ke udara sambil berteriak. :"Hiyaaa!"
Pada saat itu, dari kapak mengeluarka bilah cahaya bulan sabit, langsung menyerang Long Shi yang ada di bawah.
Bilah cahaya itu sebesar ratusan meter dan lebar ribuan mil.
"Swoshhhh!" Bilah cahaya raksasa itu menerobos lusinan rantai yang sedang menyerang Bai An, hingga pada putus.
"Nak hati-hati kita menghindar...!" Teriak Long Shi kepada Long Yu dengan panik. Dia melihat bilah cahaya raksasa yang berkedip sangat cepat sedang mengarah kepada dirinya.
"Sial kekuatan macam apa ini sungguh hebat...!" Long Yu menghindar sangat panik.
Pada saat itu.....
"Bomm!"
Bilah cahaya mengenai tanah hingga mengalami goncangan begitu hebat. Bahkan ledakan cahaya itu sungguh akan menerangi sebagian dunia Tongtian.
Pada akhirnya, semua murid dan Patriak Long, Long Yu terhempas seperti layang layang karena gelombang kejut yang amat hebat.
Di sisi Bai An akhirnya panik dia lupa tak mengendalikan kapak ini, dia ingat bahwa kata Long Fai kapak ini bisa menghancurkan pelanet.
Namun dia yang sedang terbang melihat kawah besar dan tidak menimbulkan kerusakan planet akhirnya lega.
__ADS_1